Universitas Slamet Riyadi Tak Naikkan Uang Kuliah

Universitas Slamet Riyadi alias Unisri Solo tak menaikkan uang kuliah untuk tahun ajaran 2021/2020 di tengah deraan pandemi Covid-19.

SOLOPOS.COM - Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo (lokanesia.com)

Solopos.com, SOLO — Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo tak menaikkan biaya kuliah di tengah deraan pandemi virus corona jenis baru pemicu Covid-19. Ketetapan sikap itu diterapkan untuk tahun ajaran 2021/2020.

Penetapan uang kuliah Universitas Slamet Riyadi tersebut sengaja diterapkan pimpinan perguruan tinggi swasta ini dengan didasari situasi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih berimbas terhadap ekonomi masyarakat. Dengan kata lain, biaya tersebut sama dengan tahun sebelumnya.

Pahami Fengsui Arah Rumah Ini!

Di antara komponen biaya itu adalah uang SPP tetap senilai Rp2.250.000 per semester, biaya per SKS sama Rp85.000 (reguler) dan Rp100.000 (malam).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Sutoyo mengatakan kebijakan tersebut bagian dari kepedulian kampus terhadap situasi saat ini. “Berdasarkan rapat dengan pihak terkait di internal kami, biaya kuliah untuk tahun ajaran 2021/2020 tidak ada kenaikan, mengingat kondisi ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 yang belum membaik,” ujarnya kepada wartawan di Kampus Unisri, Rabu (30/12/2020).

Tetap Tersedia Beasiswa

Selain itu, calon mahasiswa yang menginginkan keringanan  biaya lebih lanjut dapat memanfaatkan jalur beasiswa yang disediakan oleh yayasan maupun pihak luar dengan memenuhi persyaratan yang ditentukan. Beasiswa tersebut antara lain melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, beasiswa mahasiswa berprestasi, Bank Indonesia, olah raga dan seni, BUMN atau perusahaan swasta nasional.

“Kuota KIP tahun ini 139 orang. Kami juga mengajukan lagi tambahan kuota, semoga disetujui pemerintah,” imbuhnya didampingi Kepala UPT Humas, Suharno.

Ini Alasan Hukum Gisel Jadi Tersangka

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Sutoyo juga menyampaikan beberapa poin terkait penerimaan mahasiswa baru (PMB) SI 2021/2022.  Di antaranya PMB gelombang dini Unisri dibuka 4 Januari 2021-14 April, gelombang I 26 April-24 Juli, gelombang II 26 Juli-31 Agustus. Periode pendaftaran ini juga membedakan nilai biaya sumbangan pengembangan kampus.

“Uang sumbangan pengembangan kampus pada pendaftaran gelombang dini Rp3.500.000, gelombang I Rp4.500.000, dan gelombang II Rp5.500.000. PMB dilakukan dengan cara online dan on desk [datang langsung] ke kampus di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo,” kata Sutoyo. Sementara itu, target jumlah pendaftar 2.000 orang dengan target registrasi 1.500 orang.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

17 Wastafel Berpedal Jadi Sarana Penegakan Protokol Kesehatan di SMPN 1 Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Sebuah wastafel yang berfungsi jika penggunanya menginjak pedal yang berada di bagian bawah terpasang di depan...

Bantu Nakes Lacak Kontak Erat, 177 Bhabinkamtibmas Ikuti Pelatihan 3T

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 177 orang bhabinkamtibmas Polres Karanganyar mendapatkan pelatihan sebagai pelacak Covid-19. Dalam waktu dekat, mereka akan...

PMI Solo Jadikan Rumah Sakit Institusi Pertama Jaring Donor Plasma

Solopos.com, SOLO — Masih ada antrean pasien yang membutuhkan plasma konvalesen dari PMI Kota Solo. Semua pihak berkepentingan berkomitmen...

Dinkes Jateng: Vaksin Untuk Pelaku Ekonomi Ditarget April

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mulai melaksanakan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi petugas pelayanan publik mulai Rabu (24/2/2021). Sementara...

Inspiratif, 20 Perempuan Donor Plasma Konvalesen

Solopos.com, SOLO--Tangan kanan Erlyn Tusara, 23, meremas bola karet sekitar satu jam untuk menyumbangkan  komponen darah pada alat di...

Kuatkan Daya Tubuh Anak di Masa Pandemi, Polres Wonogiri Beri Ratusan Paket Susu

Solopos.com,WONOGIRI -- Polres Wonogiri membagikan ratusan paket susu di Kampung Siaga Candi Covid-29, Selasa (23/2/2021). Susu itu selanjutkan didistribusikan...

Pangdam & Kapolda ke Boyolali demi Dukung PPKM Mikro

Solopos.com, BOYOLALI — Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, dan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi,...

Di Klaten, Pasien Tanpa Gejala Pilih Isolasi di Rumah

Solopos.com, KLATEN — Sejumlah desa dan kecamatan di Klaten jauh hari sudah menyiapkan tempat isolasi terpusat. Nyatanya, warga yang...

Satgas Sukoharjo Optimalkan Posko Covid-19 di Desa

Solopos.com, SUKOHARJO – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo mengoptimalkan posko Covid-19 di setiap desa/kelurahan. Hal ini untuk pencegahan,...

Kasus Covid-19 di Wonogiri Cenderung Turun, Ini Penjelasan Pemkab 

Solopos.com, WONOGIRI—Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengklaim tren penambahan kasus terkonfirmasi positif, Februari ini, menurun dibanding dua bulan sebelumnya. Pada sisi...