Madiunppos.com, JEMBER -- Ada tempat fotokopi unik di Jember. Anda bisa membayar biaya fotokopi dengan sampah di tempat ini. Yup, Anda tidak salah baca, sampah!

Tempat fotokopi ini ada di Jl. Kalimantan 5 Nomor 2A, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Jember. Pemilik tempat fotokopi ini menerima pembayaran tidak hanya dengan uang, tapi juga sampah dalam rangka mengampanyekan kesadaran cinta lingkungan.

"Tidak sembarang sampah yang kami terima untuk pembayaran, tapi sampah-sampah yang punya nilai ekonomis," kata karyawan fotokopi, Meliana, Kamis (14/11/2019), seperti dikutip dari detik.com.

Menurut Meliana, jasa fotokopi berbayar sampah ini sudah berjalan sekitar 6 bulan. Ide ini ditelurkan oleh sang pemilik jasa fotokopi.

"Pemilik tempat fotokopi ini, Bu Dina, guru di SMA Kristen Santo Paulus, memang juga peduli akan lingkungan. Awalnya mengedukasi masyarakat agar mau peduli dengan lingkungan dan memanfaatkan sampah dengan baik," jelasnya.

Lalu, disosialisasikan ke masyarakat mengenai fotokopi tersebut yang menerima pembayaran menggunakan sampah. Responsnya pun cukup bagus.

Setiap sampah yang dibawa ke tempat fotokopi, ditimbang, lalu dinilai sesuai harga dengan yang sudah ditentukan.

"Harganya macam-macam. Kertas dihargai Rp1.500, botol bekas berlabel Rp3.000 dan tidak berlabel bisa mencapai Rp6.000 per kilogramnya," ungkapnya.

Selanjutnya, tinggal disesuaikan, berapa biaya fotokopi dari pembawa sampah tadi. Jika kurang, maka tinggal menambah dengan membayar uang. Jika perolehan sampah melebihi biaya fotokopi, maka akan mendapat pengembalian uang.

Karena lokasinya yang dekat dengan kawasan kampus, sebagian besar pelanggan jasa fotokopi ini merupakan mahasiswa. Setiap hari tempat ini ramai dikunjungi.

"Sebab selain untuk membayar jasa fotokopi, kami juga menerima warga yang menjadikan sampah ini sebagai tabungan seperti bank sampah. Bahkan yang minta dibayar kontan juga kita layani," terang Meliana.

Jadi, selain bisa ditukar dengan jasa pembayaran fotokopi, hasil sampah jika ditotal juga bisa dirupiahkan. "Sehingga bisa memberikan manfaat ekonomi," tandasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten