Unik! Nikah di KUA Karanganom Klaten, Pengantin Wajib Tebar Benih Ikan

Kepala KUA Karanganom, Muslih, mengatakan kewajiban itu dimaksudkan agar pengantin berjiwa ikhlas.

 Pengantin dan tamu undangan menebar benih saat launching Pengantin Karanganom Tebar Benih di KUA Karanganom, Kamis (27/1/2022). Penebaran benih ditujukan peduli lingkungan sekitar. (Solopos.com/Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Pengantin dan tamu undangan menebar benih saat launching Pengantin Karanganom Tebar Benih di KUA Karanganom, Kamis (27/1/2022). Penebaran benih ditujukan peduli lingkungan sekitar. (Solopos.com/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN—Kantor Urusan Agama (KUA) Karanganom meluncurkan program unik. Setiap pengantin wajib menebar benih di Sungai Karanganom yang berada di depan Kantor KUA Karanganom sejak Kamis (27/1/2022) pagi.

Pada kesempatan perdana, KUA Karanganom bersama pengantin dan berbagai instansi di wilayah tersebut menyebar 7.800 benih ikan.

PromosiSering Diburu, Burung Rentan Punah di Indonesia Paling Tinggi di Dunia

Berdasarkan pantauan Solopos.comlaunching pengantin tebar benih yang digagas KUA Karanganom itu memperoleh dukungan penuh dari dua pengantin. Masing-masing, pasangan Herlina Wulansari, 25, warga Pondok, Kecamatan Karanganom dengan Alek Yulianto, 28, warga Brangkal, Kecamatan Karanganom.

Baca Juga: Unik! Di Desa Jonggrangan Klaten Ada Puluhan Orang Kembar

Pasangan berikutnya, yakni Supriyani, 42, warga Pondok, Kecamatan Karanganom dengan Sigit Saputra, 42, warga Pondok, Kecamatan Karanganom. Di samping kedua pengantin itu, kegiatan tebar benih juga dilakukan KUA Karanganom, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Karanganom, instansi negeri dan swasta di kawasan Karanganom. Hal itu termasuk dari PT Tirta Investama Aqua.

Total ikan yang ditebar di kesempatan itu mencapai kurang lebih 7.800 benih ikan yang terdiri dari benih ikan lele, benih ikan nila, dan benih ikan kakap. Saat ikan sudah besar, warga dipersilakan mencari ikan dengan cara memancing.

Warga diimbau tidak mencari ikan dengan menyetrum. Dengan banyaknya ikan di Karanganom dan sekitarnya di waktu mendatang, KUA Karanganom juga mengajak masyarakat gemar makan ikan.

baca Juga: Unik! Kantor Desa Kranggan Klaten Dilengkapi Tampilan Besalen

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak pengantin berjiwa ikhlas. Di sini menebar ikan tapi tidak berharap memanen. Benih ikan yang ditebar di sini merupakan bibit unggul. Sehingga harapannya hasil pernikahan dapat memperoleh generasi dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul,” kata Kepala KUA Karanganom, Muslih, saat ditemui wartawan di sela-sela launching Pengantin Karanganom Tebar Benih di KUA setempat, Kamis (27/1/2022).

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

+ PLUS Pencapaian SDGs Desa Langkah Penting Mengatasi Kemiskinan Ekstrem

Pencapaian Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa menjadi bagian penting dari strategi mengatasi masalah kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Berita Terkini

Apa Itu Onggo-Inggi, Sosok yang Kerap Muncul di Jembatan Jurug Solo?

Apa sih itu Onggo-Inggi, sosok yang dikabarkan kerap muncul di Jembatan Jurug Lama Solo, Jawa Tengah?

Lahan 20,1 Hektare di Sragen Dihibahkan ke Kemenparekraf, Ini Lokasinya

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk pembangunan Poltekpar Negeri, lokasi lahan itu tersebar di tiga kelurahan.

Pemkab Klaten Kembali Mendapatkan Opini WTP, Ini Komentar Bupati

Pemerintah Kabupaten Klaten sukses mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun Anggaran 2021.

Pemkab Sragen Hibahkan Lahan 20,1 Hektare ke Kemenparekraf, Buat Apa?

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk lokasi pembangunan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri.

Kenapa Nama Sala Berubah Jadi Solo? Ternyata Ini Sejarahnya

Kira-kira kenapa nama Sala bisa berubah menjadi Solo, salah satu kota yang ada di Jawa Tengah? Ternyata begini sejarahnya.

Butuh 2 Crane Evakuasi 2 Truk Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Evakuasi kedua truk yang terlibat kecelakaan di Jl. Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) membutuhkan dua crane.

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Kecelakaan maut melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) diduga karena sopir mengantuk.

Dua Orang Meninggal Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Polisi menyebut dua orang meninggal dalam kecelakaan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Bluar! Dikira Truk BBM Terbakar di Jl. Solo-Semarang Boyolali, Ternyata

Salah seorang warga menyampaikan kesaksian saat kecelakaan melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Breaking News! Dua Truk Alami Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Dua unit truk terlibat kecelakaan di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (17/5/2022).

Mirip Punya Pemkot, Di Keraton Solo Juga Ada Wahana Kereta Listrik Lho

Di kawasan wisata Keraton Solo ada wahana baru kereta listrik yang bentuknya mirip kendaraan listrik wisata milik Pemkot Solo, mau coba?

Rudy Ikut Donor, DPC PDIP Solo Himpun 221 Kantong Darah

DPC PDIP Solo mengadakan aksi donor darah dan berhasil menghimpun 221 kantong dari pengurus dan kader. Aksi dipimpin langsung oleh FX Hadi Rudyatmo yang juga menjadi donor.

Libur Waisak Pasar Gede Solo Dipadati Pengunjung, Ini Yang Diburu

Pasar Gede Solo dipadati pengunjung dari luar kota yang ingin menikmati kuliner khas atau membeli oleh-oleh pada libur Hari Raya Waisak, Senin (16/5/2022).

Beredar Surat PLN Solo Tertibkan Pemakaian Daya, 450 VA Jadi 1.300 VA

Surat berisi pemberitahuan dari PLN kepada pelanggan mengenai penertiban daya listrik dari 450 VA menjadi 1.300 VA beredar di Solo.

Antisipasi PMK, Pedagang Dan Peternak Sapi di Solo Diminta Lakukan Ini

Tim gabungan DKPP dan Polresta Solo memberikan sejumlah arahan kepada pedagang dan peternak kambing serta sapi untuk antisipasi wabah PMK.