Petugas mengevakuasi jenazah Darwin Susanto yang ditemukan meninggal di dalam ruko di Jl. Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu (11/8/2019). (Istimewa-Polres Madiun)

Solopos.com, MADIUN -- Aparat Polres Madiun masih berupaya memecahkan misteri pembunuhan seorang pria Darwin Susanto, 35, di ruko di Jl. Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Minggu (11/8/2019) malam.

Salah satu orang yang dicari-cari polisi yakni istri korban bernama Meri Hepi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Darwin Susanto ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di ruko miliknya di Jl. Panglima Sudirman, Minggu malam. Saat ditemukan, tidak ada orang lain selain mayat penuh luka tergeletak di tempat tidur itu.

Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, mengatakan selama ini korban bersama satu anak dan istrinya tinggal di ruko tersebut. Selain dijadikan tempat tinggal, ruko tersebut juga digunakan untuk berjualan pakaian.

Berdasarkan keterangan adik ipar korban, Susilo, baik korban maupun istrinya masih terlihat di ruko tersebut pada Sabtu (10/8/2019) atau satu hari sebelum kejadian tragis itu terjadi. Namun, saat Susilo menemukan mayat kakak iparnya itu, tidak ada orang lain di ruko itu termasuk Meri Hepi.

"Saat ini kami sedang mencari istri korban. Kemarin kata adiknya korban bersama istrinya masih di situ," jelas Ruruh.

Kapolres menuturkan saat kejadian terjadi anak korban yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak dititipkan di rumah neneknya. Sedangkan istrinya tidak diketahui perginya.

Polisi belum mengetahui korban dibunuh dengan menggunakan apa. Motif pembunuhan tersebut juga belum diketahui.

Saat ini polisi masih menunggu hasil autopsi mayat pria yang juga bekerja sebagai ojek online dari tim medis RSUD dr. Soedono. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten