Unggah Foto di Bawah Baliho Puan, Ganjar Pranowo: PDIP Menang Hattrick

Ganjar Pranowo baru-baru ini mengunggah foto dirinya berpose di bawah baliho bergambar Puan Maharani.

 Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berfoto di bawah baliho Puan Maharani. (Instagram @ganjar_pranowo)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, berfoto di bawah baliho Puan Maharani. (Instagram @ganjar_pranowo)

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, baru-baru ini mengunggah foto dirinya yang tengah berpose di bawah baliho besar bergambar Puan Maharani di akun Instagram pribadinya, @ganjar_pranowo. Menurut Ganjar, foto itu rupanya memiliki makna yang mendalam. Apakah makna tersebut?

Dalam foto yang diunggah di akun Instagram pribadinya itu, Ganjar terlihat mengenakan pakaian olahraga dan juga topi. Ia juga berpose dengan mengangkat dua tangan sambil mengacungkan jempolnya.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Hingga saat ini, foto itu pun sudah mendapat respons dari ratusan ribu netizen. Tercatat hingga Selasa (4/10/2022), foto Ganjar di bawah baliho besar Puan Maharani itu telah mendapat like sekitar 182.000 dan sekitar 25.000 komentar.

Ganjar pun mengaku foto itu menunjukkan sikapnya sebagai kader yang akan memenangkan partainya, PDIP, dalam Pemilu 2024. “Ada dong [arti foto di bawah baliho]. PDI Perjuangan mesti menang hattrick,” ujar Ganjar sesuai menerima kunjungan Dubes Uni Eropa di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Selasa (4/10/2022).

Ganjar menyatakan makna dirinya berfoto di bawah baliho Puan Maharani itu tertuang jelas dalam baliho tersebut. Baliho bergambar Puan itu bertuliskan “2024 MENANG SPEKTAKULER HATTRICK!”

Baca juga: Diusung PSI Sebagai Capres 2024, Ganjar: Belum Ada Komunikasi

” Itu kan ada [tulisannya] DPD [Dewan Pimpinan Daerah] PDIP Jawa Tengah. Saya kan kader [PDIP]) to. Siap,” ujar Ganjar sambil menunjukkan gesture hormat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo)

Disinggung kaitan foto dirinya dengan keputusan Partai Nasdem yang mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024, Ganjar mengaku tidak ada. Ia bahkan tidak tahu menahu tentang keputusan Partai Nasdem yang mengumumkan akan mengusung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebagai capres 2024.

“Enggak lah, saya enggak tau kalau ada deklarasi [Nasdem]. Aku ra reti [enggak tahu] deklarasi-deklarasi apa,” tegasnya.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Nasdem Pilih Anies, bukan Ganjar dan Andika Perkasa

Diberitakan sebelumnya, Ganjar juga telah diusung Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai capres pada Pilpres 2024. Kendati demikian, Ganjar mengaku tidak tahu menahu dengan keputusan PSI tersebut karena selama ini juga tidak pernah melakukan komunikasi.

“[Ada komunikasi dengan PSI?] Enggak. Belum tahu [deklarasi itu],” kata Ganjar.

Ganjar bahkan mengaku tahu kalau dirinya diusung PSI sebagai capres 2024 dari pemberitaan di sejumlah media massa online. “Saya malah tahunya dari media [kabar deklarasi PSI]. Belum ada komunikasi [sebelumnya],” jelas Ganjar.

Ganjar diusung PSI bersama Zanuba Arifah Wahid alias Yenny Wahid sebagai cawapres 2024. PSI menilai pasangan Ganjar-Yenny merupakan kombinasi yang baik untuk melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo setelah 2024.

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jelang Tutup Tahun, DPRD Kota Semarang Desak Pemkot Kebut Proyek Infrastruktur

      DPRD Kota Semarang mendesak OPD Pemkot Semarang segera menyelesaikan rencana pembangunan infrastruktur menjelang berakhirnya tahun 2022.

      Komisaris KAI Dukung Penataan Stasiun Cepu yang Sudah Berusia 120 Tahun

      Penataan Stasiun Cepu menyasar perluasan lahan parkir, pembangunan shelter UMKM, dan fasilitas penunjang lainnya.

      Firasat Ayah Korban Kecelakaan Bus di Sarangan, Sempat Mimpi Dirikan Tenda

      Ayah korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus asal Semarang di Jalan Raya Sarangan sempat memiliki firasat buruk yang diperoleh dari mimpi.

      Salatiga Digoyang Gempa, BPBD: Ada 2 Sesar Aktif

      BPBD Kota Salatiga menyebutkan adanya dua sesar aktif yang bisa memicu terjadinya gempa di Kota Salatiga.

      Hadiri Kirab Pusaka HUT Blora, Mangkunagoro X Beri Tombak

      Selain menghadiri kirab, Mangkunagoro X juga menandatangani kerja sama dengan Pemkab Blora untuk pengembangan kebudayaan.

      Kesaksian Warga Manyaran Semarang Selamat dalam Kecelakaan Maut Bus di Sarangan

      Berikut kesaksian warga Manyaran Semarang yang selamat saat menumpang bus yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Sarangan.

      Pasutri Semarang Meninggal Kecelakaan Maut Bus di Sarangan, Anak Cucu Selamat

      Korban kecelakaan maut bus wisata di Sarangan di antaranya merupakan pasangan suami istri (pasutri) asal Manyaran, Semarang.

      Kota Salatiga Raih Penghargaan I-SIM for Cities

      Penghargaan ini bukan untuk personal melainkan untuk masyarakat Kota Salatiga dan seluruh perangkat Kota Salatiga, Sekda, OPD, camat, lurah dan unit terdekat di masyarakat

      Air Sumur Warga Salatiga Sempat Panas, Diduga Aliran Lahar Gunung Merbabu

      Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Salatiga, Roy Anjar, menyebut saat ini sumur sudah kembali dingin dan normal.

      Bejat! Guru Ngaji di Batang Cabuli Bocah Berusia 6 Tahun

      Seorang guru ngaji di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), ditangkap karena melakukan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 6 tahun.

      Festival Kampung Singkong Salatiga, Sebuah Mimpi Bahagia

      Ketua panitia Toni Anandya Wicaksono mengaku bahwa kegiatan diselenggarakan pada 3-4 Desember 2022 itu adalah sebuah mimpi.

      Iriban, Tradisi Warga Desa Kenteng Kabupaten Semarang Bersihkan Sendang Desa

      Tradisi yang disebut dengan iriban itu bertujuan menjaga kebersihan Sendang Tlogo dan sebagai ungkapan syukur.

      Pemkot Semarang Jamin Biaya Perawatan Korban Selamat Kecelakaan Bus Sarangan

      Pemkot Semarang menjamin biaya perawatan korban yang luka-luka akibat kecelakaan bus pariwisata di Sarangan.

      Tiba di Semarang, Jenazah Korban Kecelakaan Bus Sarangan Langsung Dimakamkan

      Tujuh jenazah korban kecelakaan maut bus pariwisata di Sarangan, Jawa Timur (Jatim), langsung dimakamkan begitu tiba di Semarang.

      Cerita Korban Selamat Bus Masuk Jurang di Sarangan

      Begini pengakuan rombongan wisatawan asal Semarang yang selamat dari kecelakaan bus di Jalan Raya Sarangan, Magetan, Jatim.