SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Karanganyar (Espos)–Hasil Ujian Nasional (UN) Ulang 16 siswa SMA/MA di Kabupaten Karanganyar yang dinyatakan tidak lulus dicurigai bermasalah. Hal itu karena nilai ujian mata pelajaran (Mapel) yang diikuti mereka sama persis dengan hasil UN utama.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sugiyarto, kepada wartawan menyebutkan secara keseluruhan hasil UN yang bermasalah semula sebanyak 186 siswa. Namun setelah dikonfirmasikan ke Dinas Pendidikan Jateng, hasil UN 170 siswa lainnya yang dipastikan mengalami kekeliruan telah direvisi.

Promosi Selamat! Direktur Utama Pegadaian Raih Penghargaan Best 50 CEO 2024

“Kasus hasil UN ulang sama persis dengan UN utama sebenarnya terjadi pada 94 siswa. Selain itu hasil ujian 92 siswa tidak muncul nama dan nilai Mapel yang diikuti. Tetapi setelah diklarifikasi, tinggal 16 siswa yang hasilnya UN-nya tetap identik,” ungkapnya di Kantor Disdikpora, Jumat (4/6).

Sugiyarto mengatakan, Disdikpora Kabupaten Karanganyar akan kembali mengklarifikasi hasil UN ulang ke-16 siswa SMA/MA itu guna mengetahui kepastian masalah tersebut. Upaya itu dipandang perlu mengingat kasus serupa yang menimpa 94 siswa dan sebagian besar akhirnya dinyatakan lulus.

Pada bagian lain Kepala Bidang Dikmen menyampaikan, dari 817 siswa SMA/MA/SMK peserta UN ulang di Karanganyar, sebanyak 788 di antaranya dipastikan berhasil meraih kelulusan. Angka kelulusan masih dimungkinkan untuk bertambah karena dari 29 siswa yang saat ini dinyatakan tidak lulus, 16 siswa masih harus menunggu hasil konfirmasi ulang ke Dinas Pendidikan Jateng.

try

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya