UMK 2022 Diusulkan Naik Rp10.000, Ini Reaksi KSPN Boyolali

Ketua DPD KSPN Boyolali, Wahono, mengatakan nilai UMK 2022 yang didasarkan pada PP Nomor 36 Tahun 2021 belum memenuhi asas keadilan bagi para buruh.

 Ilustrasi demo UMK (JIBI/Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi demo UMK (JIBI/Solopos/Dok)

Solopos.com, BOYOLALI – Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Boyolali menolak nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali senilai Rp2.010.299,30 atau naik sekitar Rp10.000. KSPN Boyolali mengusulkan nilai UMK 2020 seharusnya Rp2,4 juta.

Ketua DPD KSPN Boyolali, Wahono, mengatakan nilai UMK 2022 yang didasarkan pada PP Nomor 36 Tahun 2021 belum memenuhi asas keadilan bagi para buruh. Nilai juga itu sesuai dengan kondisi riil para buruh.

PromosiCerita tentang Bandit Jawa dan Praktik Kecu Masa Kolonial di Soloraya

KSPN Boyolali mengusulkan nilai UMK 2022 yakni Rp2,4 juta. Angka ini merupakan hasil survei kondisi buruh. Upah seharusnya bisa memenuhi penghidupan yang layak baik sandang, papan, pangan, kesehatan, dan pendidikan.

Baca juga: UMK Boyolali Diusulkan Naik Sekitar Rp10.000

“Kami menolak penghitungan upah berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021. PP ini kan turunan dari UU Cipta Kerja. Kami menolak UU Cipta Kerja. Kami konsisten akan hal ini,” kata dia, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (23/11/2021).

Menurut dia, penghitungan upah harus berdasarkan pada UUD 1945 pasal 27 ayat 2 yakni warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak. Nilai UMK Boyolali yang rendah ini akan berdampak pada produktivitas pekerja.

“KSPN tetap menolak. Kami akan menggelar aksi di Gubernuran pada Kamis mendatang,” ujar dia.

Baca juga: UMP Jateng 2022 Cuma Naik Rp13.000, Pengusaha: Tidak Usah Demo Lagi

Sebelumnya, diberitakan Kepala Dinas Koperasi dan Ketenagakerjaan (Diskopnaker) Boyolali, Arief Wardiyanta, mengatakan Pemkab Boyolali mengusulkan nilai UMK 2022 kepada Gubernur Jateng senilai Rp2.010.299,30. Nilai ini naik sekitar Rp10.000 dibanding UMK Boyolali tahun lalu.

Arief menyebutkan nilai ini sudah disepakati dalam rapat yang digelar Dewan Pengupahan. Usulan ini disetujui oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dan dua serikat pekerja serta unsur pemerintah.

“Datanya dari pusat. KSPN [Konfederasi Serikat Pekerja Nasional] tidak menyetujui dengan angka ini. Dia punya hitungan sendiri dan mengusulkan angka Rp2,4 juta,” kata Arief, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (23/11).

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

+ PLUS 10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

Sepuluh orang prajurit TNI ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan dan penyiksaan penghuni kerangkeng manusia di rumah Bupai Langkat nonaktif, Provinsi Sumatra Utara, Terbit Rencana Peranginangin.

Berita Terkini

Wanita Katolik RI Karanganyar Tambah 4 Ranting Baru

WKRI DPC Karanganyar membuka empat ranting baru yakni di Jenawi, Kebakkramat, Tasikmadu, dan Mojogedang.

Pemotor Knalpot Brong Diserang, Polisi Solo: Jangan Main Hakim Sendiri

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengingatkan masyarakat untuk tidak main hakim sendiri terkait ulah pemotor pengguna knalpot brong yang meresahkan.

Masuk 100 Besar SMA Terbaik Nasional, Ini Tanggapan SMAN 1 Klaten

SMAN 1 Klaten masuk dalam 100 SMA terbaik tingkat nasional.

Cek Lur, Diskumindag Sediakan Toko Online Khusus UMKM Sragen

Diskumindag Sragen meluncurkan toko online yang khusus diperuntukkan bagi pelaku UMKM lokal Sragen menjual produknya. Nama toko online tersebut adalah tukonisragen.com.

13 Sapi Terinfeksi PMK, Pasar Hewan di Wonogiri Ini Ditutup Sementara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menutup Pasar Pracimantoro selama dua pekan terhitung sejak, Selasa (24/5/2022).

Kisah Perjuangan Pengikut Diponegoro di Sejarah Waduk Mulur Sukoharjo

Waduk Mulur pernah direnovasi pada 1998, namun hal itu tak menghilangkan kesan produk kolonial Belanda dan masih tetap terjaga bentuk aslinya.

48 Los Untuk Pedagang Mebel Solo di Pasar Darurat, Ini Pembagiannya

Para pedagang mebel pindahan dari Gilingan menempati 48 los yang terbagi di dua lokasi di Jl DI Panjaitan dekat Pasar Legi Solo.

Gara-Gara Stiker Di Helm, Puluhan Pemuda Serang Muda-Mudi Di Solo

Puluhan pemuda diduga serang sepasang muda-mudi di Jl Ir Juanda, Jebres, Solo, beberapa waktu lalu, tiga pelaku tertangkap.

Pandemi Bikin Sejumlah Perpusdes di Wonogiri Semakin Sepi

Minat masyarakat Wonogiri berkunjung ke perpustakaan menurun drastis selama Pandemi-19.

Cegah Kecelakaan, Polres Karanganyar akan Ramp Check Sebulan Sekali

Satlantas Polres Karanganya akan melakukan ramp check sebulan sekali terhadap armada angkutan umum. Ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat kondisi armada yang tak laik jalan.

Sambut HUT ke-25, Solopos Salurkan Bantuan ke 15 Panti Asuhan

Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Solopos menggelar sejumlah rangkaian kegiatan salah satunya bakti sosial.

Semrawut, Arus Lalu Lintas di Alun-Alun Karanganyar akan Diubah

Dishub Karanganyar akan mengubah arus lalu lintas di kawasan Alun-alun Karanganyar khusus Sabtu dan Minggu agar tak semrawut.

Pukuli Orang, 14 Anggota Perguruan Bela Diri di Solo Diciduk Polisi

Sebanyak 14 orang anggota perguruan bela diri di Solo diciduk aparat kepolisian karena melakukan tindak kekerasan secara bersama-sama terhadap satu orang di Joyosuran, Solo.

TPA Sukosari Ditutup, Ini Lokasi Baru Pengolahan Sampah di Karanganyar

Pemkab Karanganyar sejatinya memiliki mesin pengolah sampah hibah dari Pemerintah China. Namun mesin itu membutuhkan lahan dan operator.

Sukoharjo Hari Ini: 23 Mei 2016, Siswi Bakar Ruang Kelas Gara-gara Ini

Enam tahun lalu, tepatnya pada 23 Mei 2016, Satreskrim Polres Sukoharjo mengamankan terduga pelaku yang membakar ruang kelas salah satu sekolah di Kabupaten Sukoharjo pada Senin (23/5/2016).

Walah, Pasar Mebel Bong Mojo Solo Ternyata Baru Dibangun Tahun Depan

Dinas Pedagangan Kota Solo menyebut pembangunan pasar mebel di eks lahan Bong Mojo, Jebres, baru bisa dimulai pada Februari 2023.