Tutup Iklan

UMK 2017 : UMK Boyolali Rp1.519.289 Diklaim Tetap Proinvestasi

 Ilustrasi uang tunai rupiah (JIBI/Solopos/Dok.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi uang tunai rupiah (JIBI/Solopos/Dok.)

UMK 2017 untuk Boyolali ditetapkan senilai Rp1.519.289.

Solopos.com, BOYOLALI — Kenaikan nilai upah minimum kabupaten (UMK) Boyolali tahun 2017 diklaim masih sesuai dengan koridor visi misi Boyolali proinvestasi.

Untuk diketahui, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menetapkan UMK untuk Boyolali senilai Rp1.519.289/bulan naik dari UMK tahun 2016 senilai Rp1.403.500/bulan. Nilai UMK ini tertinggi keempat di Soloraya setelah Karanganyar, Solo, dan Klaten.

Meski ada kenaikan lebih dari 8%, Pemkab Boyolali yakin kenaikan UMK ini tidak akan mengganggu visi misi proinvestasi.

“Yang utama untuk visi misi ini adalah kondusivitas. Saya yakin buruh bisa menerima penetapan UMK oleh gubernur, sedangkan perusahaan yang merasa keberatan mereka bisa mengajukan penangguhan sesuai mekanisme yang ditentukan,” kata Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Boyolali, Purwanto, Selasa (22/11/2016).

Ia memaklumi kalangan buruh menuntut upah tinggi. “Tapi kalau kemudian perusahaan ndak sanggup bayar, bagaimana? Dalam waktu dekat akan mulai kami sosialisasikan, penetapan UMK ini sudah sesuai dengan PP No.78 tahun 2015 tentang pengupahan,” ujar dia.

Ketua DPD Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Boyolali, Wahono, menerima penetapan UMK Boyolali senilai Rp1.519.289 yang masih jauh dari tuntutan buruh yakni Rp1,7 juta. Namun, FKSPN meminta Pemkab Boyolali membuat regulasi atau memfasilitasi terbitnya ketentuan yang mengatur struktur skala upah khususnya bagi buruh yang sudah bekerja lebih dari satu tahun.

“Oke kami menerima angka UMK itu. Namun, sebelum ada peraturan menteri tentang struktur skala upah lebih baik kabupaten/kota membuat peraturan daerah atau gubernur membuat peraturan gubernur tentang struktur skala upah,” kata Wahono.

Dia menekankan pemerintah daerah harus bertanggung jawab untuk mengawal kesejahteraan upah buruh yang sudah bekerja lebih dari satu tahun. Selama ini, buruh atau pekerja yang sudah bekerja lebih dari satu tahun mendapatkan upah rendah tanpa ada struktur skala yang jelas. Bahkan gaji mereka sama dengan UMK.

Wakil Bupati Boyolali, M.Said Hidayat, berharap kedua belah pihak yakni pengusaha dan buruh lebih dewasa menyikapi penetapan UMK oleh Gubernur Ganjar. “Kalangan buruh kami harapkan bisa menerima angka ini, dan bagi perusahaan juga harus lebih memperhatikan kesejahteraan pekerjanya,” ujar Said.

Dia berharap kedua belah pihak sama-sama mendukung visi misi Boyolali proinvestasi karena proinvestasi bukan berarti pemerintah tidak memperhatikan kesejahteraan buruh. “Semuanya harus memahami bahwa apa yang ditentukan melalui PP 78 itu adakah untuk kebaikan semua pihak. Seberapapun angkanya patut disyukuri,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Auuuuum...Warga Desa Guguk Tak Berani Lagi Berkebun

Auman harimau yang kerap terdengar membuat warga tak berani berkebun.

Tragis! Istri Dibunuh Suami Gara-Gara Sering Pergi Tanpa Pamit

Sering pergi dari rumah tanpa pamit, seorang istri meninggal dunia dianiaya sang suami.

Kapolri Ingin Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK jadi ASN Polri

Kapolri mengaku Jokowi mengabulkan permintaan agar 56 pegawai tak lolos TWK jadi ASN Polri.

Satgas Covid Persilakan Kampus Gelar PTM Terbatas

Pembelajaran tatap muka alias PTM terbatas diharapkan tidak hanya dilakukan oleh sekolah tingkat dasar hingga atas.

Per Oktober 2021, Aplikasi PeduliLindungi Bisa Diakses Melalui GoTo

Masyarakat bisa mengakses fitur aplikasi PeduliLindungi melalui platform digital lain

9 BUMD Sragen Diguyur Modal Rp25 Miliar Tahun Depan

Dari sembilan BUMD di Sragen, ada tiga BUMD berprestasi secara manajemen dengan mendapatkan penghargaan Top BUMD 2021 Bintang 4.

Realisasi Kegiatan di Grobogan Hingga Agustus Belum Capai Target

Realisasi kegiatan baik fisik maupun keuangan di Kabupaten Grobogan hingga Agustus 2021 belum sesuai target.

Duh..Dituding Bikin Sepi Dagangan, Vaksinasi Covid-19 Dibubarkan Massa

Massa marah karena dagangan mereka sepi dan vaksinasi Covid-19 dianggap sebagai penyebabnya.

Aneh! Anak di Madiun Melahirkan, Keluarga Sebut Dihamili Makhluk Halus

Aparat Polres Madiun menyelidiki dugaan kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang disebut melahirkan karena dihamili mahkluk halus.

Desa Sendang Wonogiri Terbaik Nasional, Ini Keunggulannya

Ada tiga hal yang dinilai pada ajang ini, yakni administrasi desa memiliki bobot 20, aktivasi dan akses masyarakat bobot 20, dan inovasi desa terkait pelayanan publik bobot 60.

Kisah Mobil Presiden Jokowi Dorong Mobil Mogok di Wilayah Banjir

Pria ini mengungkap kisah Presiden Joko Widodo pernah dorong mobil mogok saat tengok wilayah banjir.

Jumlah Sambungan Pelanggan Baru PLN di Boyolali Meningkat

Jumlah penyambungan ke pelanggan di Klaten dan Boyolali pada Agustus menyasar sekitar 5.000 pelanggan.

Kejar Herd Immunity, Kapolres Klaten Tinjau Vaksinasi di SMPN 2 Wedi

Peninjauan Kapolres Klaten ke SMPN 2 Wedi guna memastikan vaksinasi di sekolah setempat berlangsung lancar.

Belasan Manusia Silver Dirazia, 3 Jam Operasi Dapat Rp300.000

Kemudahan mendapatkan uang itu menjadikan aktivitas manusia silver itu ada setiap waktu.

BMKG Bakal Gunakan HT Untuk Peringatan Dini Gempa

Terobosan dilakukan BMKG yang bakal meluncurkan sistem informasi gempa berbasis frekuensi radio atau handy talky (HT)