Tutup Iklan

UMK 2017 : Buruh Soloraya Temui Gubernur

UMK 2017 : Buruh Soloraya Temui Gubernur

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Burhan Aris Nugraha/JIBI/SOLOPOS)

UMK 2017, perwakilan buruh dari wilayah Soloraya akan menemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kamis (13/10/2016)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Perwakilan buruh se-Soloraya akan berangkat ke Semarang untuk menemui Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Kamis (13/10/2016). Mereka menuntut penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2017 mengacu pada struktur dan skala upah.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu (12/10/2016), setiap dewan pengupahan kabupaten/kota di Jawa Tengah telah mengajukan usulan nominal UMK 2017 ke Pemprov Jateng pada pekan lalu. Selanjutnya, Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Tengah bakal mengkaji usulan nominal UMK yang diajukan setiap kabupaten/kota. Baca juga: Ganjar Tak Persoalkan Formula Hitung UMK

Sesuai PP No. 78/2015 tentang Pengupahan, formulasi pengupahan berdasarkan pada Upah Minimum Provinsi (UMP) ditambah perhitungan inflasi dan produk domestik bruto (PDB) atau pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, belum semua perusahaan menerapkan struktur dan skala upah karyawannya.

Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 1992 Solo, Suharno, mengatakan Gubernur Jateng bakal menetapkan nominal UMK 2017 pada 20 Oktober 2016. Selama ini, jumlah perusahaan yang menerapkan struktur dan skala upah masih sedikit.

"Kami mendesak Gubernur menerbitkan surat edaran (SE) tentang penerapan struktur dan skala upah yang wajib dilaksanakan setiap perusahaan di Jawa Tengah,” kata dia, saat dihubungi Solopos.com, Rabu.

Sesuai UU No. 13/2013 tentang Ketenagakerjaan, perusahaan harus menyusun struktur dan skala upah dengan memerhatikan golongan jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi. Dengan struktur dan skala upah dapat diketahui susunan tingkat upah tertinggi hingga terendah atau sebaliknya.

Selain itu, kisaran nominal upah buruh berdasar jabatan dapat lebih detail dan terperinci. “Sanksi tegas harus ada. Hal ini yang kami perjuangkan untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh. Terlebih, Jawa Tengah belum punya Upah Minimum Provinsi (UMP) yang menjadi komponen dalam penghitungan UMK sesuai PP No. 78/2015,” terang dia.

Ketua SBSI 1992 Sukoharjo, Slamet Riyadi, mengatakan berdasar hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) di sejumlah pasar tradisional, UMK 2017 yang diusulkan harusnya kurang lebih Rp1.600.000. Sementara apabila menggunakan formulasi penghitungan upah sesuai PP No. 78/2015 hanya Rp1.550.000.

Sementara UMK Sukoharjo 2016 yang ditetapkan Gubernur Jateng senilai Rp1.396.000. Apabila penghitungan nominal UMK menggunakan metode struktur dan skala upah, upah yang diterima buruh bakal lebih besar.

“Harus ada petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) tentang struktur dan skala upah. Ini yang belum ada. Nah, juklak dan juknis itu menjadi acuan utama penerapan struktur dan skala upah,” papar dia.

Aspirasi para buruh se-Soloraya bakal disampaikan langsung saat bertemu Gubernur. Slamet dan para buruh lainnya berharap struktur dan skala upah menjadi refensi utama saat pembahasan UMK 2017 di setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah.  

Berita Terkait

Berita Terkini

Daihatsu Luncurkan Rocky 1.2L Terbaru di Indonesia

Daihatsu Rocky 1.2L merupakan hasil pengembangan putra-putri Indonesia melalui tim R&D PT.Astra Daihatsu Motor (ADM).

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.