Tutup Iklan

Ultah Terakhir Putri Mako Sebagai Anggota Kekaisaran Jepang

Putri Mako merayakan ulang tahunnya yang ke-30 pada hari Sabtu (23/10), menandai ulang tahun terakhir yang dia miliki sebagai anggota keluarga kekaisaran Jepang.

 Putri Mako dari Kekaisaran Jepang. (bbc)

SOLOPOS.COM - Putri Mako dari Kekaisaran Jepang. (bbc)

Solopos.com, JAKARTA — Putri Mako merayakan ulang tahunnya yang ke-30 pada hari Sabtu (23/10/2021), menandai ulang tahun terakhir yang dia miliki sebagai anggota keluarga kekaisaran Jepang sebelum dia menikahi kekasihnya pada pekan depan.

Mengutip Reuters seperti dilansir Antara, Minggu (24/10/2021), pernikahannya dengan warga biasa yaitu Kei Komuro pada hari Selasa mendatang, akan berarti dia menjadi orang biasa sesuai dengan hukum yang mengatakan anggota perempuan dari keluarga kekaisaran tidak dapat mempertahankan status kerajaan mereka setelah menikah.

Foto Mako berjalan-jalan di halaman kekaisaran dengan adik perempuannya dirilis oleh Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang, tetapi tidak ada komentar yang diberikan oleh sang putri untuk menandai hari ulang tahunnya.

Tiga tahun pertunangan antara Putri Mako dan Komuro ditandai dengan skandal dan kontroversi, yang dimulai ketika sebuah tabloid melaporkan bahwa Komuro terlibat dalam skandal keuangan.

Baca Juga: Lindungi Kawannya, Gajah di Afsel Injak Pemburu Liar hingga Meninggal

Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang mengatakan dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada awal Oktober bahwa Putri Mako mendapati gangguan stres pasca-trauma (PTSD) dari pengawasan media yang ketat terhadap pertunangannya.

Belum lama ini, menurut Kantor Berita Kyodo, melaporkan keponakan Kaisar Jepang Naruhito, Putri Mako, dan kekasihnya Kei Komuro akan mendaftarkan pernikahan mereka pada Oktober

Setelah menyerahkan surat-surat hukum, putri berusia 29 tahun itu dilaporkan akan meninggalkan kediaman kekaisarannya dan bersiap untuk memulai kehidupan baru di Amerika Serikat, di mana Komuro, 29, saat ini tinggal dan akan mulai bekerja di sebuah firma hukum.

Pasangan ini berusia 30 tahun pada Oktober ini. Pernikahan antara anggota kekaisaran dengan rakyat biasa di Jepang pun tak sesederhana kedengarannya.

Baca Juga: Kudeta Militer, Perdana Menteri Sudan Diculik ke Tempat Rahasia

Upacara Ritual

Secara tradisional, terdapat upacara ritual hingga pemenuhan syarat yang harus dilakukan. Upacara ritual yang biasa terkait dengan pernikahan semacam itu, disebut tidak mungkin diadakan.

Pihak terkait sedang mempertimbangkan untuk membatalkan sejumlah upacara, seperti upacara pertunangan resmi yang disebut “Nosai no Gi,” di mana keluarga dari para tunangan bertukar hadiah, dan upacara “Choken no Gi” untuk bertemu secara resmi dengan kaisar dan permaisuri sebelum menikah.

Masih mungkin bahwa Komuro akan melakukan kunjungan perpisahan pribadi ke kaisar dan Permaisuri Masako, serta mantan Kaisar Akihito dan mantan Permaisuri Michiko.

Di bawah aturan saat ini, anggota keluarga kekaisaran wanita kehilangan status kerajaan mereka setelah menikahi rakyat biasa.

Karena anggota keluarga kekaisaran Jepang tidak memiliki paspor, sang putri harus terlebih dahulu membuat daftar keluarga dengan Komuro sebagai warga negara biasa sebelum mengajukan paspornya.

Baca Juga: Eks Intel Arab Saudi Sebut Pangeran MBS Ingin Racuni Raja Abdullah

Sementara Badan Rumah Tangga Kekaisaran mengatur untuk mendaftarkan pernikahan mereka pada bulan Oktober, hal itu dapat ditunda hingga sekitar bulan November tergantung pada faktor-faktor seperti situasi virus corona, menurut seorang sumber.

Serangkaian prosedur yang diperlukan terkait pernikahan mereka diharapkan akan diselesaikan melalui konferensi pers untuk menandai ulang tahun Putra Mahkota Fumihito, ayah dari Putri Mako dan adik laki-laki kaisar, pada 30 November.

Badan Rumah Tangga Kekaisaran sedang mempelajari kemungkinan mempersiapkan kesempatan bagi pasangan untuk menjelaskan perasaan mereka tentang pernikahan.

Komuro dan Putri Mako bertemu pada 2012 sebagai mahasiswa di Universitas Kristen Internasional di Tokyo dan secara tidak resmi bertunangan pada September 2017.

Namun, pihak terkait mengumumkan penundaan upacara ritual terkait pernikahan mereka pada Februari 2018 menyusul laporan media tentang perselisihan uang yang terkait dengan ibu Komuro.


Berita Terkait

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler: Asale Sangiran hingga Parkiran Mewah di WGM

Ulasan tentang asal mula Sangiran dan parkiran mewah di Waduk Gajah Mungkur (WGM) menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Senin (29/11/2021).

Solopos Hari Ini: Menanti Larangan Bisnis Daging Anjing

Desakan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menerbitkan larangan konsumsi daging anjing kembali menyeruak. Solo dinilai lamban menindak praktik perdagangan daging anjing yang identik dengan penyiksaan.

Kejari Papua Dilaporkan ke Bareskrim Atas Tuduhan Pemalsuan Data

Menurut dia, dokumen yang diduga dipalsukan itu digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengeksekusi mantan Wakil Bupati Yalimo 2020, Erdi Dabi.

Pembunuhan Bekasi, Dari Pertemanan Erat Berakhir dengan Mutilasi

Polisi mengungkap motif di balik kasus mutilasi di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tindakan para tersangka lantaran sakit hati terhadap korban RS.

Kakek-Kakek Lawan Arus di Tol, Polisi: Pikun, Bukan Karena Narkoba

Menurut polisi, kejadian itu terjadi karena MSD terindikasi mengalami demensia atau penurunan daya ingat.

Polemik Muktamar NU, Dimajukan Atau Dimundurkan?

Menurut pimpinan Pondok Pesantren Darussa'adah ini, Muktamar ke-34 NU diundur agar pelaksanaannya nanti bisa lebih optimal.

Sejarah Hari Ini : 29 November 1899, FC Barcelona Berdiri di Spanyol

Berdirinya FC Barcelona merupakan satu dan sekian banyak peristiwa yang terjadi pada 29 November seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Pemerintah Untuk Sementara Tutup Pintu Masuk Indonesia

Peraturan ini dikecualikan kepada pemegang visa diplomatik dan dinas, pejabat asing setingkat menteri ke atas, beserta rombongan yang melakukan kunjungan resmi.

Dihantui Varian Omicron, Israel Ngotot Gelar Miss Universe

Peserta Miss Universe akan diberikan keringanan dengan kemungkinan menjalani tes usap PCR setiap 48 jam dan tindakan pencegahan lainnya.

Direvisi Luhut, Ini 11 Negara yang Warganya Dilarang Berkunjung

Tak berapa lama setelah pengumuman Ditjen Imigrasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan jumpa pers merevisi jumlah negara yang warganya dilarang berkunjung ke Indonesia.

Dukung Anies Capres 2024, Emak-Emak Sumut Gerilya via Medsos

Emak-emak Sumatra Utara itu gencar menyosialisasikan Anies Baswedan melalui berbagai media sosial (medsos).

Lolos Ujian, Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Banser

Tak berbeda dengan calon anggota lain, Erick Thohir juga menjalani sejumlah ujian yang cukup berat untuk menjadi anggota.

Pria di Bukittinggi Habisi Nyawa Selingkuhan Istri

Kapolresta Bukittinggi mengatakan pelaku mendapati istrinya berselingkuh dengan korban ketika pulang ke rumah.

Satu dari 15 Perempuan Usia 15 Tahun ke Atas Jadi Korban Kekerasan

Pemilihan rentang waktu tersebut untuk menghubungkan secara simbolis kekerasan terhadap perempuan dan hak asasi manusia. Kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran hak asasi perempuan.

Nekat, Pria Guatemala Menyusup di Roda Pesawat Hingga ke AS

Seorang penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat American Airlines yang terbang ke Miami, Florida, Amerika Serikat.