Perwakilan mahasiswa Bengkayang berfoto dengan perwakilan Dinas Pendidikan Benkayang dan UKSW Salatiga, Kamis (5/9/2019). (Semarangpos.com-UKSW Salatiga)

Solopos.com, SEMARANG — Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga menerima 112 mahasiswa penerima beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada tahun akademi 2019/2020.

Ke-112 mahasiswa ini akan menjalani studi di lima program studi (prodi) yakni Biologi, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Inggris, Ilmu Perpustakaan, serta Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK).

Sekretaris Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkayang, Gustian Andiwinata, mengatakan 112 mahasiwa asal Bengkayang itu penerima program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) yang telah lolos seleksi, 13-14 Agustus lalu. Proses seleksi diikuti lebih dari 350 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Bengkayang.

Gustian berpesan kepada 112 penerima BUD yang saat ini telah resmi menjadi mahasiswa UKSW untuk dapat lulus tepat waktu. Dirinya juga menyebut, bagi mahasiswa yang dapat lulus kurang dari empat tahun dan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang baik akan langsung ditempatkan bekerja di sejumlah dinas di Pemkab Bengkayang.

“Selama berkuliah di UKSW, jangan hanya pasif tapi harus kreatif, produktif dan inovatif. Manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan intelektual sehingga bisa jadi SDM berdayaguna. Kami dari Pemda akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala,” tegas Gustian saat menyerahkan 112 mahasiswa asal Bengkayang kepada Pembantu Rektor III UKSW Salatiga, Andeka Rocky Tanaamah di Recita Hall, Kamis (5/9/2019).

Sementara itu, Andeka mengaku senang mendapat kepercayaan mendidik dan mempersiapkan generasi muda Bengkayang menjadi sarjana yang berdaya cipta.

“Kita memperoleh kepercayaan dari Pemda Bengkayang sejak tahun 2010 untuk membimbing mahasiswa sehingga nantinya dapat mengisi kebutuhan SDM pada sejumlah kedinasan. Selain pendidikan akademik, UKSW juga akan memberikan pendampingan berupa pembinaan luar kuliah dibawah koordinasi salah seorang dosen,” ujarnya.

Pembinaan di luar perkuliahan yang dimaksud Rocky antara lain interaksi dengan lingkungan, sikap menghadapi perbedaan, kepemimpinan, analisis sosial, pelatihan komputer dan peningkatan soft skill.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten