Tutup Iklan
Ilustrasi Karnaval Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) UKSW Salatiga. (Semarangpos.com-Antara/Aloysius Jarot)

Solopos.com, SEMARANG — Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar agenda tahunan, Karnaval Orientasi Mahasiswa Baru (OMB). Karnaval yang menampilkan aneka budaya dari para mahasiswa baru UKSW itu digelar, Sabtu (14/9/2019) mulai pukul 10.00 WIB.

Karnaval tersebut akan dimulai dari pintu keluar kampus UKSW dan melewati rute Jalan Diponegoro – Bundaran Kota Salatiga – jalan samping Hotel Wahid - Jalan Langensuko – Jalan Kartini - Jalan Monginsidi dan berakhir di Kampus UKSW Salatiga.

Tahun ini, karnaval bertema  “Lead to Serve, Inspire, and Change the World” ini akan dimeriahkan dengan penampilan Calon Sarjana MarchingBlek, barisan kostum superhero Indonesia dan barisan bendera. Selain itu karnaval tahun ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan drumblek Gadalisa, drumblek Pancuran dan drumblek Tegalrejo.

“Untuk karnaval tahun ini, mahasiswa baru membuat kostum superhero Indonesia seperti Gatotkaca, Gundala Putra Petir, Wiro Sableng, Angling Darma, Caroq, Aquanus, Saras 008 dan lainnya. Pastinya CS MarchingBlek akan menghibur masyarakat Salatiga dan sekitarnya lewat lagu-lagu yang sudah diaransemen. Tidak lupa mahasiswa baru juga dilibatkan dalam barisan ‘sapu jagad’ untuk menjaga kebersihan Kota Salatiga selesai karnaval,” terang ketua panitia OMB 2019, Michael Bezaleel Wenas, Jumat (13/9/2019).

Rangkaian OMB 2019 tidak berhenti di karnaval. Pada Senin-Rabu (16-18/9/2019) akan diadakan Pagelaran Budaya Indonesia di halaman Kantor Wali Kota Salatiga, mulai pukul 16.00 WIB – selesai.

“Pagelaran Budaya Indonesia akan dilaksanakan selama tiga hari dengan konsep besar, yakni Museum Negeri Pahlawan. Gambaran tentang Museum Negeri Pahlawan ditampilkan melalui dekorasi dan konten yang ada di dalam stan etnik. Secara histori Museum Negeri Pahlawan ini akan dibawakan dalam bentuk kesenian musik, tarian dan teatrikal kolaborasi etnik,” imbuh Michael.

Acara Pagelaran Budaya Indonesia terbuka untuk masyarakat umum dan gratis. Berbagai stan seperti kegiatan belajar batik Selotigo, stan tato tradisional, kuliner dan lain-lain.

">KLIK dan ">LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten