Ujung Tanduk Nasib Piala Dunia U-20 setelah Tragedi Kanjuruhan

Nasib sepak bola Indonesia berada di ujung tanduk. Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 153 orang berpotensi mengganjal Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2023. Indonesia pun terancam mendapat sanksi berat lainnya dari FIFA.

 Seorang warga melintas di samping mobil yang terbakar pasca kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022). Polda Jatim mencatat data sementara korban jiwa dalam kejadian tersebut berjumlah 127 orang dan 13 kendaraan rusak.  ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

SOLOPOS.COM - Seorang warga melintas di samping mobil yang terbakar pasca kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022). Polda Jatim mencatat data sementara korban jiwa dalam kejadian tersebut berjumlah 127 orang dan 13 kendaraan rusak. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

Solopos.com, MALANG — Nasib sepak bola Indonesia berada di ujung tanduk. Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 153 orang berpotensi mengganjal Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2023. Indonesia pun terancam mendapat sanksi berat lainnya dari FIFA.

Sebagai pembanding, akibat tragedi Heysel yang menewaskan 39 orang pada 1985, semua klub sepak bola Inggris dilarang bermain di kompetisi Eropa selama lima tahun berturut-turut. Mengingat jumlah korban dalam tragedi Kanjuruhan jauh lebih banyak yakni 153 orang, bukan tidak mungkin sanksi dari FIFA yang diberikan kepada Indonesia lebih berat.

Sepak bola Indonesia berduka. Di tengah performa apik skuat Timnas Indonesia, kompetisi Liga 1 justru berubah jadi tragedi. Ini setelah 153 nyawa melayang setelah Arema FC menelan kekalahan di kandang kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022). Sepak bola Indonesia pun terancam sanksi berat dari FIFA.

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Soloraya Layak Jadi Provinsi Baru

Soloraya dinilai sudah layak berdiri menjadi provinsi baru yang terpisah dari wilayah Jawa Tengah.

+ PLUS Warteg, Kedai Kuliner Cepat Saji Kearifan Lokal Cita Rasa Melegenda

Warteg adalah kedai kuliner dengan kearifan lokal tak lekang oleh waktu yang memiliki banyak makna filosofis, termasuk kesetaraan.

+ PLUS Gerakan Anti-Swapraja Pupus Mimpi Soloraya: Daerah Istimewa Surakarta (DIS)

Gerakan anti-swapraja mengubur mimpi Soloraya menjadi Daerah Istimewa Surakarta pada 1946.

+ PLUS Kecelakaan Mematikan di Jalan Tol Mayoritas Disebabkan Kesalahan Pengemudi

Sejumlah kecelakaan lalu lintas mematikan yang terjadi di jalan tol mayoritas penyebabnya adalah kesalahan pengemudi.

+ PLUS Denny Caknan dari Tukang Sapu Jadi Penyanyi Dangdut Koplo Paling Magis

Perjalanan karier Denny Caknan hingga menjadi penyanyi dangdut koplo paling magis saat ini penuh liku-liku, karena sebelumnya pernah menjadi tukang penyapu jalan.

+ PLUS Hampir 100 Tahun, Mahathir Mohamad Politikus Tertua dengan Harta Menggurita

Mahathir Mohamad, berusia 97 tahun akhirnya pensiun dari dunia politik dan disebut sebagai salah satu (mantan) kepala pemerintahan terkaya di dunia, dengan harta menggurita.

+ PLUS Indonesia Negeri Seribu Bencana

Indonesia disebut sebagai Negeri Seribu Bencana karena letak geografisnya di jalur pertemuan tiga lempeng, dikelilingi gunung berapi, dan berada tepat di garis khatulistiwa.

+ PLUS Asa Soloraya Jadi Provinsi Baru dari Pemekaran Wilayah Jawa Tengah

Harapan Soloraya menjadi provinsi baru dari pemekaran wilayah Jawa Tengah terus mengemuka, mengingat kawasan ini sudah cukup maju dalam berbagai bidang.

+ PLUS Sering Dibutuhkan, Kualitas Toilet Umum Belum Diperhatikan

Bukan hanya pemerintah, Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) juga memiliki standar kualitas yang harus dipenuhi oleh sebuah toilet umum.

+ PLUS Kisah Temuan Peripih Emas 18 Karat di Situs Ringinlarik Musuk Boyolali

Pekerja pembangunan proyek embung di Dukuh Kebon Luwak, Desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk, Boyolali menemukan peripih emas 18 karat.

+ PLUS Rumah Tradisional Tahan Gempa Dirancang Nenek Moyang Sejak Dulu Kala

Sejak zaman dahulu, nenek moyang telah mewariskan teknologi bangunan tahan gempa melalui konstruksi rumah tradisional, salah satunya berbentuk Joglo.

+ PLUS Film Erotis Semi-Porno Pernah Warnai Indonesia di Era 1990-an

Pada dekade 1980-an hingga 1990-an, masyarakat Indonesia disuguhi deretan film erotis semi-porno yang memasukkan adegan seks dalam skenario ceritanya.

+ PLUS Sesendok Makanan Dibuang, Gunungan Sampah Bermunculan

Indonesia menjadi salah satu negara penyumbang sampah makanan terbesar di dunia. Hal ini bisa ditekan dengan tidak malu membungkus sisa jajan di restoran atau mendaur ulang hasil masakan di rumah.

+ PLUS Mimpi Buruk Nelayan, Laut Nusantara Makin Tak Ramah

Kondisi laut Indonesia kini tidak lagi ramah bagi nelayan kecil karena tercemar limbah dan mereka harus bersaing dengan kapal besar.

+ PLUS Hikayat Musim Dingin & Bola Madiun pada Piala Dunia 2022 Qatar

Musim dingin dan bola pabrikan Madiun menjadi saksi kompetisi sepak bola bergengsi Piala Dunia 2022 di Qatar.

+ PLUS Yang Hilang Kembali Mengancam, KLB Polio Setelah 8 Tahun Bebas Polio

Setelah 8 tahun dinyatakan bebas polio pada 2014 oleh World Health Organization (WHO), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio.

+ PLUS Narimo ing Pandum, Filosofi Menerima Masyarakat Jawa

Masyarakat Jawa memiliki filosofi narimo ing pandum dalam menjalani kehidupan.

+ PLUS Gempa Tidak Membunuh, Rumah Roboh yang Merenggut Nyawa Manusia

Gempa Bumi adalah fenomena alam yang biasa terjadi dan menimbulkan dampak bencana. Walaupun pada dasarnya bukan gempa yang membunuh, tetapi bangunan roboh yang merenggut nyawa manusia.

+ PLUS Cerita Rakyat Gunung Pegat Wonogiri dan Jejak Gunung Api Purba Selatan Jawa

Gunung Pegat di Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, merupakan bagian dari gugusan gunung api purba Pulau Jawa bagian selatan yang dibelah karena pembangunan jalan. 

+ PLUS Simalakama Harta Karun Langka dan Racun Berbahaya di Muntahan Lumpur Lapindo

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan potensi harta karun langka di lumpur Lapindo Sidoarjo, Jawa Timur, sementara, menurut Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jatim, temuan tersebut merupakan racun berbahaya