Ujian Semester Sekolah di Jateng Juga Dihapus, Ini Penggantinya
Siswa SMKN 1 Miri, Sragen, menjawab soal Ujian Akhir Semester di sekolah setempat, Senin (25/11/2019). (Solopos-Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SEMARANG -- Selain Ujian Nasional (UN) 2020, pelaksanaan ujian semester atau penilaian akhir semestar (PAS) di sekolah juga dihapus. Keputusan penghapusan ujian semester di sekolah ini juga disebabkan pandemi virus corona (Covid-19) yang belum terkendali.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah telah menyiapkan pengganti ujian semester yang tidak bisa dilakukan di sekolah. Pihak sekolah dilarang untuk menyelenggarakan ujian secara langsung di gedung sekolah di tengah pandemi virus corona.

Salah satunya, sekolah diminta menyelenggarakan ujian semester secara online. "Sedangkan untuk indikator kenaikan kelas, Disdikbud meminta sekolah untuk menyelenggarakan ujian semester secara online," kata Kepala Disdikbud Jawa Tengah, Jumeri, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (24/3/2020).

Krisis Corona, Prabowo Minta Sritex Produksi APD Massal

Namun Jumeri menyadari tidak semua sekolah di Jateng bisa menyelenggarakan ujian secara online sebagai pengganti ujian semester sekolah yang dihapus. Apabila tidak bisa menggelar ujian online, sekolah tetap tidak diizinkan menyelenggarakan ujian di sekolah karena berisiko di tengah pandemi Covid-19.

Dalam kondisi demikian, kata Jumeri, sekolah bisa menggunakan nilai semester sebelumnya sebagai dasar penentuan kenaikan kelas. Artinya, ujian semester bisa tidak dilakukan sama sekali jika terpaksa.

UN 2020 Dihapus, Mayoritas Siswa SMK Sudah Mangkir Ujian Pekan Lalu

"Kalau kenaikan kelas 1-2, kalau memungkinkan, dilakukan tes secara daring atau online. Kalau tidak memunhkinkan, tidak boleh mendatangkan siswa ke sekolah. Sehingga untuk kenaokan kelas tahun ini untuk sekolah yang tidak bisa melakukan daring, dia menggunakan nlai-nilai semester sebelumnya. [ini] Untuk dasar menaikkan atau tidak menaikkan murid tersebut."

UN 2020 Dihapus

Dengan demikian, seluruh ujian baik Ujian Nasional 2020 dan ujian semester dihapuskan atau ditiadakan. Bahkan berdasarkan pelaksanaan UN SMK pekan lalu, siswa yang ikut hanya kurang dari 50% lantaran banyak yang enggan datang ke sekolah.

Kemendikbud & DPR Sepakat Hapus UN karena Corona

"Ya semua, seluruh Indonesia sejak SD sampai SMA akan dihapus. Karena UN juga tidak menetukan kelulusan. Kedua, kita tidak mungkin menghadirkan siswa ke sekolah dalam kondisi seperti ini," kata Jumeri, kepada Solopos.com, Selasa (24/3/2020).

Jumeri menyebut saat ini tidak mungkin mendatangkan siswa ke sekolah untuk mengikuti ujian. Dia menggambarkan sulitnya menghadirkan siswa saat pelaksanaan UN SMK 2020 pekan lalu hanya diikuti sedikit siswa.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho