UJIAN NASIONAL: 44 Siswa di Klaten Tak Ikut UN
ILUSTRASI (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS)

KLATEN--Sebanyak 44 siswa SMA/MA dan SMK di Kabupaten Klaten tidak mengikuti ujian nasional (UN) perdana, Senin (16/4/2012).

Mereka yang tidak mengikuti UN itu terdiri dari 18 siswa SMA/MA dan 26 siswa SMK. Mereka tidak mengikuti ujian lantaran sakit serta ada sejumlah siswa yang keluar dari sekolah.

Ketua panitia UN Klaten, Wahono, mengatakan para siswa yang sakit dan belum bisa mengikuti UN pada hari pertama ini, diharapkan pada hari berikutnya bisa mengikuti UN. Bila sakitnya belum sembuh, maka pihaknya memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengikuti UN susulan yang digelar pada Senin-Kamis (23-26/4) mendatang.

“Data itu kami dapatkan dari berbagai sekolah yang siswanya mengikuti UN,” ujar Wahono kepada wartawan, Senin siang.

Jika memang benar-benar tidak bisa mengikuti UN maupun UN susulan, para siswa tersebut diharapkan bisa mengikuti paket C yang akan digelar setelah pengumuman UN. Pengumuman UN itu sendiri, sambung Wahono, akan digelar pada Juni mendatang.

Sementara itu, Bupati Klaten, Sunarna, pada hari yang sama melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah sekolah. Sidak tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung gelaran UN. Bupati serta rombongan antara lain menyaksikan pelaksanaan UN di SMAN 1 Klaten. Di sana ditemukan bahwa salah satu ruang kelas tampak kurang penerangan lantaran ada lampu yang padam.

Di sisi lain data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten menyebutkan, UN di Klaten diikuti oleh 12.978 siswa SMA/MA dan SMK baik negeri maupun swasta. Rinciannya, 4.825 siswa SMA/MA dan 8.133 siswa SMK negeri dan swasta.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom