Uji Swab di Wonogiri Terus Digencarkan, Ini Sasarannya

Pemkab Wonogiri menggencarkan uji swab.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pengambilan spesimen virus corona. (Reuters/Edgar Su)

Solopos.com, WONOGIRI -- Pelaksanaan tes atau uji swab di Wonogiri akan terus digencarkan. Hal itu merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Wonogiri dalam melakukan deteksi dini terhadap Covid-19.

Plt Bupati Wonogiri, Edy Santosa, mengaku pihaknya telah menentukan sasaran dari uji swab yang direncanakan tersebut. Selain orang yang melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid-19, golongan yang mempunyai resiko terpapar tinggi menjadi sasaran utama tes swab.

Golongan beresiko tinggi yakni para ibu hamil dan orang lanjut usia (Lansia). "Ibu hamil yang sudah memasuki tri semester ketiga atau menjelang kelahiran akan terus kami pantau. Mereka wajib melakukan tes swab. Sementara itu, lansia yang mempunyai penyakit penyerta atau komorbid akan jadi sasaran juga," kata dia kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (16/10/2020).

Draf Raperda Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Dikebut Pemkab Sukoharjo

Selain itu, pelaku perjalanan juga akan menjadi target utama. Karena saat ini kasus Covid-19 di Wonogiri didominasi oleh klaster perjalanan. "Kemarin ada permintaan tes swab dari perusahaan otobus dan agen bus. Nanti segera kami tindak lanjuti. Kami harap masyarakat juga pro-aktif," ungkap dia.

Edy berharap masyarakat tidak takut dengan adanya tes swab tersebut. "Dengan adanya deteksi dini itu, justru terpapar tidaknya seseorang bisa diketahui lebih cepat. Semakin cepat terdeteksi, semakin cepat dalam memutus rantai persebaran," ujar dia.

Pada pekan ini, menurut dia, sudah 800 orang yang sudah melakukan tes swab. "Kemarin kami mengirimkan 222 spesimen, hasilnya dua positif, sisanya negatif. Upaya untuk melakukan deteksi dini akan terus dilakukan," kata dia.

Pasien Sembuh

Pada Jumat, menurut Edy, sebanyak lima pasien positif Covid-19 di Wonogiri telah sembuh. Dua pasien berasal dari Kecamatan Wonogri, dua pasien berasal dari Kecamatan Jatiroto dan satu pasien berasal dari Kecamatan Girimarto.

"Hari ini kelimanya dipulangkan dari RSUD. Dijemput masing-masing Puskesmas. Ini penambahan baru, data belum muncul di website," ujar dia.

Potensi Persebaran Virus Covid-19 ada di Restoran, Hindari dengan Cara Ini

Edy berpesan, para pasien yang sudah sembuh harus tetap menerapkan protokol kesehatan. "Harus memakai masker, rajin mencuci tangan dan juga jaga jarak. Asupan gizi dan nutrisinya harus dijaga," kata Edy.

Hingga Kamis (15/10/2020) pukul 21.00 WIB, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri sebanyak 295 orang. Rinciannya 13 orang di rumah sakit, lima orang karantina mandiri, 18 orang meninggal dunia dan 259 orang telah sembuh.

Berita Terbaru

Update Covid-19 Solo: Sebulan Tambah 1.000-an Kasus, Total Meninggal 100 Orang

Solopos.com, SOLO — Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menyebut tambahan kasus hingga 1.000-an orang tercapai hanya dalam waktu kurang...

3T Terus Digiatkan di Boyolali, Dukungan Masyararakat Dibutuhkan

Solopos.com, BOYOLALI -- Penanganan Covid-19 di Boyolali terus dilakukan melalui program 3T, yakni testing, tracing dan treatment. Dinas Kesehatan...

Pemkab Karanganyar Hidupkan Lagi Asar dan Jumatan Keliling, Kali Ini Dengan Protokol Kesehatan

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemkab Karanganyar menghidupkan kembali program Karanganyar Bertakwa. Salah satunya kegiatannya adalah melakukan Salat Asar dan Jumatan...

Ponpes di Sragen Wajib Miliki Surat Keterangan Aman dari Covid-19

Solopos.com, SRAGEN — Penerapan protokol kesehatan pada 155 pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Sragen mendapat pengawasan ketat mengingat Sragen...

Cat Jaga Jarak Pudar, Pengendara Motor Berhenti Sembarangan Hingga Berkerumun

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pudarnya markah penanda jaga jarak antarpengendara sepeda motor di traffic light memudarkan kesadaran pengendara motor untuk tetap...

Tiga Hari Kasus Covid-19 di Solo Melonjak 118 Orang, Pengetatan Diperpanjang

Solopos.com, SOLO—Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menyebut Surat Edaran (SE) terkait pembatasan anak di bawah usia 15 tahun...

Protokol Kesehatan di Lokasi Pelipatan Surat Suara Pilkada Boyolali

Solopos.com, BOYOLALI -- KPU Boyolali memastikan proses pelipatan surat suara Pilkada 2020 Kabupaten Boyolali, sesuai protokol kesehatan. Sejumlah warga...

Pemdes Sendang Wonogiri Hanya Layani Warga Bermasker

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Desa (Pemdes) Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri memberlakukan protokol pencegahan penularan Covid-19 dengan ketat kepada...

Libur Panjang Akhir Tahun, Wali Kota Solo Minta Warga Tak Mudik Dulu

Solopos.com, SOLO — Libur panjang akhir tahun dikhawatirkan bakal berdampak pada kenaikan persebaran virus SARS CoV-2. Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Inspiratif! Warga Tangen Sragen Gotong Royong Bantu Keluarga yang Positif Covid-19

Solopos.com, SRAGEN — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah melakukan gerakan satu...