Ugal-Ugalan di Klaten, 3 Pemotor di Klaten Ditilang Polisi

Satlantas Polres Klaten akhirnya memberikan surat tilang ke sejumlah pemuda yang nekat mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan

 Ilustrasi razia polisi. (Ahmad Mufid A./JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi razia polisi. (Ahmad Mufid A./JIBI/Solopos)

Solopos.com, KLATEN — Satlantas Polres Klaten akhirnya memberikan surat tilang ke sejumlah pemuda yang nekat mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan di traffic light PMI Klaten, Rabu (14/7/2021) sore. Sebanyal tiga pemuda yang terlibat dalam aksi itu diberi surat tilang oleh polisi.

Demikian penjelasan Kasatlantas Polres Klaten, AKP Abipraya Guntur Sulastiasto, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, kepada Solopos.com, Jumat (16/7/2021). Sebelum mengeluarkan surat tilang, polisi telah gerak cepat memburu para pemuda yang ugal-ugalan saat mengendarai sepeda motor di jalan protokol di Klaten.

Hasilnya, polisi memintai keterangan tiga pemuda. Masing-masing berinisial SO, NH, dan SS. Pelaku NH dan SS diketahui masih berada di bawah umur. Selain memintai keterangan para pelaku, polisi juga menyita dua sepeda motor.

“Kendaraan mereka kami sita. Mereka kami beri surat tilang. Mereka melanggar tiga pasal. Masing-masing, Pasal 297 ayat 1 jo 115 tentang Berbalapan di Jalan; Pasal 281 jo Pasal 77 ayat 1 karena tidak memiliki SIM; Pasal 291 ayat 1 jo Pasal 106 ayat 7 karena tidak memakai kelengkapan berkendara yaitu helm ketika mengendarai sepeda motor,” kata AKP Abipraya Guntur Sulastiasto.

Baca juga: Diapit Polisi dan TNI, Kades Jenar Sragen Akhirnya Minta Maaf

AKP Abipraya Guntur Sulastiasto mengatakan polisi juga memberikan pembinaan ke para pemuda tersebut. Hal itu juga diberikan pemahaman ke orangtua agar dapat mengawasi anak mereka dengan baik. “Yang dua orang kan belum cukup umur,” katanya.

Sebagaimana diketahui, aksi dua pemuda yang mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan mendadak viral di media sosial (medsos), Rabu (14/7/2021) sore. Polisi langsung gerak cepat dengan memburu para pelaku.

Alhasil, polisi menemukan tiga pemuda yang terlibat aksi ugal-ugalan di Klaten tersebut. Aksi ugal-ugalan itu dilakukan saat mobil ambulans sedang melintas.

Di sisi lain, tim gabungan telah menutup sejumlah ruas jalan di Klaten selama PPKM Darurat, 3-20 Juli 2021. Hal itu ditujukan guna mengurangi mobilitas warga di tengah PPKM Darurat.

Baca juga: Kritik Penutupan Flyover Palur Karanganyar, Wakil Rakyat: Malah Bikin Macet!

Di antara ruas jalan yang ditutup itu, seperti Jl. Veteran sampai Jl. Pemuda (simpang tiga Masjid Agung Al Aqsha-simpang tiga Tugu Adipura) mulai ditutup sejak pukul 16.00 WIB-05.00 WIB.

Sedangkan dua ruas jalan lainnya di tutup sejak pulul 20.00 WIB-05.00 WIB. Kedua ruas jalan yang lain tersebut, yakni Jl. Mayor Kusmanto (simpang empat Pandanrejo-simpang empat MAN 1 Klaten); Jl. Kopral Sayom (simpang tiga Las Kaka-simpang tiga Jetak).

Baca juga: Reuni Berujung Maut, Pria Salatiga Tusuk Teman Lama Hingga Meninggal Di Boyolali

Belakangan diketahui, penutupan Jl. Veteran-Jl. Pemuda diperluas hingga kawasan Tegalyoso. Penutupan jalan sesuai dengan sesuai Surat Instruksi Mendagri RI No.5/2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19.

“Jumlah kumulatif Covid-19 di Klaten hingga Kamis (15/7/2021) telah mencapai 22.804 kasus. Sebanyak 5.191 orang menjalani perawatan/isolasi mandiri. Sebanyak 16.225 orang dinyatakan sembuh. Sebanyak 1.388 orang telah meninggal dunia. Kami mengimbau ke masyarakat agar lebih disiplin menaati protokol kesehatan,” kata Koordinator Penanganan Kesehatan Satgas PP Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo.

Berita Terkait

Espos Premium

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Berita Terkini

Pencemaran Bengawan Solo, Pelaku Ngaku Buang Ribuan Liter Limbah Ciu Ke Sungai Samin Setiap Hari

Polres Sukoharjo menggelar perkara kasus buang limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo dengan peragaan oleh dua pelaku.

KKN UNS Tim 361 Edukasi Warga Ngargisari Sragen Hidup Sehat di Masa Pandemi

Tim 361 KKN UNS kemudian berinisiatif mengadakan sosialisasi pola hidup sehat di Desa Ngargosari, Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Kelola Sampah Organik dengan Maggot, Omah Limbah Gempol Klaten Wakili Jateng ke Tingkat Nasional

Omah Limbah Gempol mengelola sampah organik agar berdaya guna sebagai pakan utama maggot alias belatung dari lalat BSF.

Hati-Hati Lur! Jembatan Trobayan Sragen Retak-Retak, Rawan Ambles

Jembatan Trobayan di Kalijambe Sragen kembali rusak hingga mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan roda empat atau lebih.

Kisah Kades Gempol Klaten yang Diprimpeni Arwah Leluhur saat Jalani Isoman

Kepala Desa (Kades) Gempol, Kecamatan Karanganom, Edy Suryanta, merupakan salah seorang penyintas Covid-19 di desanya, Jumat (17/9/2021).

Ella Skin Care Menginspirasi melalui 1.000 Serum

Ella Skin Care dengan produknya Matcha Sebo Control Serum mengatasi masalah jerawat yanpa efek samping.

Tak Hanya White Tiger, Monstera Variegata Marble Juga Jadi Primadona, Harganya Rp3 Juta per Daun

Petani dan pedagang tanaman hias di lereng Gunung Lawu ini menyebut bukan hanya Monstera White Tiger yang sedang hits. Dia menyebut Monstera Variegata Marble juga menjadi primadona.

Tak Cuma Dapat Bantuan Uang Buat Ngontrak, Sekeluarga Tidur di Wedangan Kartasura Juga Dapat Motor

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, mendapat bantuan senilai Rp32.650.000. Bantuan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk motor, uang kontrakan, dan sebagainya.

Dapat Donasi Rp32 Juta, Sekeluarga yang Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Bakal Ngontrak

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, bakal dicarikan kontrakan setelah mendapat bantuan senmilai Rp32.650.000.

Wonogiri Kembali Masuk Zona Kuning Covid-19, Bupati Jekek: Ini Luar Biasa

Selama pandemi berlangsung, Wonogiri pernah masuk dalam zona hijau, kuning, oranye, dan merah.

Kronologi Penemuan Kerangka Manusia dan Tengkorak di Sambungmacan Sragen

Temuan kerangka manusia itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan Eko yang memiliki tinggi 168 dan berat badan 70 kg.

Bupati Pastikan Pelajar SMP Wonogiri Mulai Divaksin Covid-19 Pekan Depan

Jumlah pelajar SMP di Wonogiri, baik negeri maupun swasta, yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 berjumlah sekitar 80.000 lebih.

Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Warga Sragen Ternyata Sudah Hilang 2 Bulan

Kerangka manusia itu ditemukan secara tidak sengaja oleh warga pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Donasi untuk Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Terkumpul Rp32,6 Juta Sehari

Melalui kisah yang dibagikan kali pertama oleh Yayasan Kita Peduli di media sosial dan menjadi viral ini terhimpun donasi senilai Rp32.650.000.

Warga Sragen Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Tengkoraknya Hanyut 200 Meter

Selokan tak jauh dari lapangan voli di tanah kas desa itu sebelumnya memang jarang dijamah warga.