Uang Investasi Tak Jelas, TKW Sragen: Saya Kapok dengan Yusuf Mansur

TKW asal Sragen mengaku kapok berurusan dengan Ustaz Yusuf Mansur dan ingin uang investasinya senilai Rp10 juta dikembalikan. 

 Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah, Darni (kanan), menggugat Ustaz Yusuf Mansur karena berinvestasi Rp10 juta tahun 2014 namun tidak ada kejelasan hingga kini. (Thayyibah Channel)

SOLOPOS.COM - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah, Darni (kanan), menggugat Ustaz Yusuf Mansur karena berinvestasi Rp10 juta tahun 2014 namun tidak ada kejelasan hingga kini. (Thayyibah Channel)

Solopos.com, JAKARTA — Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Ngrampal, Sragen, Jawa Tengah, Darni, mengaku kapok berurusan dengan Ustaz Yusuf Mansur.

Ia berharap uang Rp10 juta yang ia investasikan kepada Yusuf Mansur dalam program nabung tanah dikembalikan. Uang tersebut ingin ia belikan sapi untuk dipelihara.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Kapok saya investasi (dengan Yusuf Mansur). Uang segitu dulu kalau dibelikan sapi sudah jadi berapa sekarang,” keluh Darni saat mengadukan nasibnya kepada pengurus Yayasan Pelita Lima Pilar, Sudarso Arief Bakuama, seperti dikutip Solopos.com dari kanal Youtube Thayyibah Channel, Selasa (24/5/2022).

Darni adalah salah satu investor nabung tanah yang digalang Yusuf Mansur pada tahun 2014 silam.

Baca Juga: Pulang dari Hong Kong, TKW Sragen Ini Langsung Menagih Yusuf Mansur

Sama dengan para investor lainnya, Darni juga tidak mendapat kejelasan terkait investasi membeli tanah dengan harga Rp2,4 juta per meter tersebut.

Darni meminta bantuan Yayasan Pelita Lima Pilar untuk menggugat Yusuf Mansur. Pelita Lima Pilar adalah yayasan yang diketuai pengurus PP Muhammadiyah, Ustaz Tabrani Syabirin, yang memberikan advokasi kepada orang-orang yang mengalami ketidakadilan hukum.

Kepada Sudarso Arief Bakuama, Darni yang sudah 12 tahun bekerja di Hong Kong itu mengaku berinvestasi Rp10 juta pada 2014 silam kepada Yusuf Mansur.

Baca Juga: Pebisnis Properti: Investasi Nabung Tanah Yusuf Mansur Fiktif

Harapannya, setelah sekian lama menanam uang dalam investasi Yusuf Mansur dirinya dapat menuai hasilnya saat pulang ke Tanah Air.

Selama 12 tahun bekerja di Hong Kong, Darni baru pulang dua kali.

investasi nabung tanah fiktif
Ustaz Yusuf Mansur bersama istrinya Siti Maimunah saat menawarkan investasi nabung tanah kepada komunitas TKW Hong Kong pada 2014 silam. (Istimewa)

“Saya pulang dari Hong Kong dua bulan lalu. Saya meminta bantuan Mas Darso untuk menagih. Dulu harapannya setelah tidak lagi menjadi TKW sudah punya tabungan investasi. Tapi saya tidak mendapat penjelasan sama sekali tentang investasi itu, di mana tanahnya saya juga tidak tahu. Tidak ada laporan, boro-boro bagi hasil,” ujar Darni yang didampingi rekannya sesama TKW, Helwa.

Baca Juga: Ditagih Eks TKW, Yusuf Mansur Beralasan Investasi Nabung Tanah Bangkrut

Darni mengaku delapan tahun silam dirinya berinvestasi empat meter tanah dalam investasi nabung tanah yang digalang Yusuf Mansur.

Ia menyerahkan uang tersebut kepada tim Yusuf Mansur yang bernama Ayu dan Kiki melalui transfer ke Koperasi Merah Putih milik dai kondang tersebut.

“Saya nabung tanah, harapannya nanti bisa dinikmati anak cucu saya. Bukti transfernya sudah hilang tapi saya masih menyimpan bukti keanggotaan di Koperasi Merah Putih. Dulu ada nomor hapenya tapi sudah tidak bisa dihubungi,” ujar perempuan yang telah memiliki seorang cucu itu.

Baca Juga: Investasi Tabung Tanah Yusuf Mansur Digugat TKW, Ini Ceritanya

Darni berharap Yusuf Mansur mengembalikan uang yang ia investasikan ditambah dengan bagi hasilnya.

“Tinggal dikalikan saja. Nilai uang segitu kalau sekarang sudah berapa. Nanti dihitung juga bagi hasilnya,” katanya.

Yusuf Mansur dicap halu
Ustaz Yusuf Mansur dan Wirda Mansur tampil bareng dalam podcast, 1 Mei 2022. (Youtube Wirda Mansur)

Hingga berita ini diturunkan, Solopos.com belum berhasil meminta konfirmasi dari Yusuf Mansur. Pertanyaan yang dikirim Solopos.com melalui Whatsapp belum direspons ustaz bernama asli Jam’an Nurchotib Mansur.

Baca Juga: Tanah Wakaf Dijual, Ibu Ini Berani Adu Doa dengan Ustaz Yusuf Mansur

Dalam kesempatan sebelumnya, kepada seorang investor bernama Siti, Yusuf Mansur mengaku investasi nabung tanah bangkrut tahun 2018.

“Dia bilang investasinya dari 2014-2018 sudah bangkrut. Dia lalu meminta nomor rekening saya dan beberapa hari setelahnya uang investasi saya ditransfer. Tapi hanya uang pokoknya saja, bagi hasilnya tidak. Padahal uang pokok itu kan kalau dinilai sekarang sudah beda,” ujar Siti yang mendapat pengembalian Rp6 juta.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

+ PLUS Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

Garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Tengah menyempit masuk lebih ke dalam membentuk lekukan (indentasi) dibandingkan dengan garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur diduga merupakan hasil pertemuan sepasang sesar mendatar besar yang saling berlawanan arah.

Berita Terkini

Seusai Bertemu Jokowi, Putin Janji Takkan Ganggu Ekspor Ukraina

Melunaknya Presiden Putin itu setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam suasana yang hangat di Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022).

AS Tuding Putin Masih Bernafsu Kuasai Ukraina, Perang Bakal Lama

Amerika Serikat menuding Presiden Rusia Vladimir Putin masih ingin merebut sebagian besar wilayah Ukraina.

Order Anjlok 30%, Ratusan Karyawan Sepatu Nike Kehilangan Pekerjaan

Perusahaan sepatu Nike yang berada di Tangerang, Banten memberhentikan ratusan pekerja karena terus mengalami penurunan order hingga 30%.

Berlangsung Hangat, Ini Hasil Pertemuan Presiden Jokowi-Putin

Putin menyanggupi untuk memberikan jaminan keamanan pasokan pangan dan pupuk baik dari Rusia maupun dari Ukraina untuk negara-negara berkembang, t

Kasus PMK Tinggi, PMI Grobogan Ajari Peternak Buat Eco Enzyme

Kasus penyakit mulut dan kuku di Grobogan mengundang kepedulian PMI Grobogan untuk mengajari peternak membuat Eco Enzyme.

Dipuji Zelenskyy, Jokowi Pemimpin Asia Pertama yang ke Ukraina

Zelenskyy mengapresiasi kedatangan Jokowi dan berharap konflik Rusia-Ukraina segera berakhir.

Duh, Ratusan Karyawan Sepatu Nike Kehilangan Pekerjaan

Sebanyak 297 karyawan sepatu Nike kehilangan pekerjaan setelah masa percobaan mereka tidak diperpanjang.

Banjir Ban dari China Ancam PHK Massal di Tanah Air

Ribuan pekerja terancam terkena PHK lantaran membeludaknya produk impor ban dari China.

Menjauh dari Kebangkrutan, Garuda Indonesia Juni 2022 Laba Rp119,2 M

Kinerja PT Garuda Indonesia membaik  dan pada Juni 2022 mencatatkan laba Rp119,2 miliar.

Kuliah Umum PSHE FH UKSW Bahas Peluang dan Tantangan G20

Kuliah umum FH UKSW ini menghadirkan Duta Besar Indonesia untuk Austria Dr. (iur). Damos Dumoli Agusman, S.H., M.A. sebagai narasumber tunggal.

Indonesia Resmi Punya 37 Provinsi Baru, Ini 3 Provinsi Barunya

Indonesia resmi memiliki 37 provinsi setelah DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) terkait tiga provinsi baru Papua atau daerah otonomi baru (DOB) Papua.

Ini 5 Kelompok Pelanggan PLN yang Terdampak Kenaikan Tarif Listrik

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan kenaikan tarif listrik ini akan berdampak pada 2,09 juta dari total 83,1 juta pelanggan PLN.

Jalan Tersendat Gugatan Investasi Tabung Tanah

Asfa Davy Bya, pengacara Sri Sukarsi dan Marsiti, Kamis (30/6/2022), menyatakan perkara tabung tanah tersebut belum selesai.

Kenaikan Tarif Listrik Jumat Besok Hanya Berdampak pada Orang Kaya

Tarif listrik yang naik adalah untuk pelanggan berdaya 3.500 VA ke atas yang jumlahnya hanya 2,5 persen dari total pelanggan PLN. 

3 Robot R2C Karya Mahasiswa UKSW Melenggang ke KRI Tingkat Nasional

Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara, S.E., M.Sc., Ph.D., mengatakan dengan lolosnya 3 robot R2C ke KRI tingkat nasional adalah hasil baik yang harus diapresiasi dan disyukuri.

Tarif Listrik Naik, Sebanyak 2,09 Juta Pelanggan PLN Kena Dampak

Kenaikan tarif listrik ini akan berdampak pada 2,09 juta dari total 83,1 juta pelanggan PLN.