Uang Asing Palsu Senilai Rp2,8 Triliun Disita Polresta Banyuwangi, Wow...
Uang asing palsu yang disita dari 10 pengedarnya (Detik.com)

Solopos.com, BANYUWANGI -- Uang asing palsu senilai 2,8 triliun diamankan Polresta Banyuwangi bersama dengan tertangkapnya 10 tersangka sindikat pengedarnya.Diduga uang palsu tersebut hendak diedarkan di lima kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Barat.

Dugaan tersebut menurut Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin karena para tersangka berdomisili di Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Barat (Jabar). Sehingga peredaran mata uang asing palsu itu masih di lingkup Pulau Jawa.

"Untuk [diedarkan] ke Bali masih kita selidiki. Tapi kalau di Jawa iya. Kita temukan di Jabar," ujarnya kepada Detik.com, Jumat (26/2/2021).

Baca jugaPropam Polri Pastikan Proses Hukum Bripka CS yang Tembak Mati 3 Orang akan Transparan

Untuk peredaran uang asing palsu di wilayah Jatim berada di Jombang, Ponorogo, Tulungagung, Kediri dan Surabaya. Sementara di Jawa Barat, berada di Kabupaten Bandung.

"Karena kita tangkap beberapa orang yang ada di wilayah itu. Kita masih kembangkan di mana saja mereka menyebarkan upal itu," tambahnya.

Kasus ini bermula ketika 6 dari 10 tersangka uang asli palsu tertangkap di Banyuwangi pada 5 Februari. Saat itu para tersangka ditangkap di tempat parkir salah satu hotel berbintang.

Baca jugaCulik Bocah 9 Tahun di Klaten, Ibu dan Anak Asal Lampung Dibekuk Polisi

"Sekitar pukul 16.30 WIB, [penangkapan] awal Februari di parkiran salah satu hotel. Polresta Banyuwangi berhasil mengamankan 6 pelaku awalnya. Penyidikan berlanjut, kemudian pelaku lainnya bertambah," kata Arman.

Dari hasil pengembangan inilah selanjutnya polisi menangkap 4 tersangka peredaran uang asing palsu lainnya. Para tersangka ini ditangkap di sejumlah tempat yang berbeda. Yakni di Tulungagung, Kediri, Jombang, dan Ponorogo.

Baca jugaKuasa Hukum Ungkap Bocah 9 Tahun di Sragen Diperkosa Oknum Pesilat di Hadapan Orang Lain

Sumber: Detik.com



Berita Terkini Lainnya








Kolom