Kategori: Tips

TUMBUH KEMBANG ANAK : Ingin Anak Tumbuh Optimal? Begini Caranya


Solopos.com/Anggi Oktarinda/JIBI/Bisnis

Solopos.com, JAKARTA -- Nutrisi, stimulasi, dan kehangatan keluarga ternyata merupakan hal yang paling penting diperhatikan jika ingin anak tumbuh secara optimal.

Hal itu mengemuka dalam diskusi Family Fun Day bertema "Stimulasi Kecerdasan Anak Sejak dalam Kandungan" yang digelar Brawijaya Women and Children Hospital di Kemang, Jakarta, Sabtu (22/2/2014).

Dokter Uf Bagazi, SpOG mengatakan bahwa asupan ibu hamil serta kehangatan keluarga merupakan hal yang paling memengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Saat hamil, ujarnya, asupan makanan sangat penting sehingga ibu harus berikir matang-matang saat akan makan.

"Saya tidak bosan untuk mengingatkan bahwa ada satu makanan yang sangat mudah didapat yang dapat membantu bayi menjadi sehat, cerdas, dan menjadi seperti yang diinginkan, yaitu asam folat. Kita sering tidak sadar asam folat itu dikonsumsi atau tidak, padahal itu sering dijumpai sehari-hari," katanya.

Di sisi lain, lanjutnya, hubungan keluarga yang harmonis juga ternyata dapat membantu perkembangan kesehatan janin di dalam rahim. "Hubungan harmonis di keluarga, antara ibu dan ayah, akan dirasakan janin," katanya.

Dokter Attilla Dewanti, SpA (K) Neurologi Anak menambahkan penanganan pasca melahirkan juga tidak kalah penting untuk membantu anak berkembang optimal dan menjadi pribadi yang diharapkan.

"Perlu diingat bahwa otak manusia mengalami pertumbuhan paling pesat pada usia 2 tahun pertama. Oleh karena itu fase ini sangat penting," katanya.

Dia mengingatkan selain nutrisi, stimulasi alami juga sangat diperlukan anak agar tumbuh optimal.

"Saya yakin banyak orang tua mungkin mengingat pentingnya nutrisi. Tapi jangan lupa selain nutrisi juga perlu stimulasi. Peluk anak. Ajak dia ngobrol. Ajak dia bermain. Oleh ibu juga ayah. Tak peduli meskipun kita capek habis pulang kerja," katanya.

Terakhir yang tidak kalah penting, lanjutnya, yaitu memberikan vaksinasi yang lengkap dan air susu ibu (ASI) ekslusif hingga usia 6 bulan.

Share