Truk Tabrak Puskesmas di Mojosongo Boyolali, Pegawai Trauma

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, BOYOLALI — Pascakecelakaan truk trailer menabrak Puskesmas Mojosongo, Kamis (25/7/2019) karyawan dan pegawai puskesmas setempat masih mengalami trauma. Sementara itu, muncul usulan relokasi puskesmas ke tempat lain yang akan dilakukan setelah reakreditasi pada 2020.

Puskesmas Mojosongo ini bukan kali pertama menjadi sasaran kendaraan yang mengalami kecelakaan. Pada 2016, truk tronton nyelonong hingga masuk pagar puskesmas. Pada 2018, sebuah bus kembali nyelonong menabrak Isuzu Panter dari lawan arah dan musala puskesmas turut terimbas dan mengalami kerusakan. Paling akhir, Kamis (25/7/2019) truk kontainer nyelonong masuk ke halaman dan menabrak beberapa bangunan, satu orang meninggal.

Kepala Puskesmas Mojosongo Nur Indah Ekowati mengatakan, saat ini karyawan masih merasa takut melintas atau melihat lokasi bangunan puskesmas yang tertabrak truk. Selain itu, mereka juga merasa takut jika mendengar suara truk di Jalan Solo Semarang yang berada di depan puskesmas, terutama suara guncangan kontainer ketika melintasi pita kejut di jalan raya. Sebab suara seperti ini terdengar sesaat sebelum kecelakaan terjadi.

“Kami semua masih trauma. Pada saat kami melihat gedung yang rusak tertabrak truk kami takut. Apalagi kalau melihat truk lewat atau mendengar guncangan kontainer di jalan. Bagaimana pun peristiwa [kecelakaan] itu sangat mengerikan bagi kami, terlebih ada anggota keluarga kami yang menjadi korban,” ujarnya kepada Solopos.com, Sabtu (27/7/2019).

Sementara itu, sebagai upaya penghapusan trauma, karyawan dan pegawai akan mendapat trauma healing dari tim Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSUDPA) Boyolali. “Kami mendapat atensi berupa trauma healing dari tim rumah sakit. Rencananya mulai Selasa [30/7/2019] kami akan diberi motivasi untuk menghilangkan trauma kami,” imbuh Indah.

Di sisi lain, Indah mengungkapkan adanya masukan dari kalangan internal, pasien, dan masyarakat agar puskesmas direlokasi ke tempat lain agar terhindar dari bahaya kecelakaan yang kerap terjadi. “Memang banyak masukan agar pueskesmas ini dipindah demi keamanan dan keselamatan kami dan pasien. Dan masukan ini sudah saya sampaikan kepada kepala dinas [Kepala Dinas Kesehatan Ratri S Survivalina],” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini relokasi puskesmas belum bisa dilakukan karena pada 2020 akan ada reakreditasi dari Kementerian Kesehatan terkait mutu pelayanan. “Jadi kemungkinan setelah 2020 baru akan dibicarakan lagi mengenai relokasi puskesmas ini.

Sementara itu, Ratri belum dapat dimintai informasi Solopos.com mengenai usulan relokasi tersebut. Saat dihubungi nomornya, telepon tidak diangkat.

Di sisi lain, pelayanan pukesmas sudah dibuka kembali sejak Jumat (26/7/2019) atau sehari setelah ditutup akibat kecelakaan. Namun jumlah pasien yang berkunjung menurun drastis. Sebelum kecelakaan, rata-rata jumlah pengunjung 70 orang, sedangkan pada Jumat sekitar 19 orang saja, itu pun sebagian besar pasien yang meminta surat rujukan. 

Berita Terkait

Berita Terkini

BP Jamsostek Cabang Surakarta Bayar Klaim JHT 22.310 Peserta

Sebanyak 22.310 orang telah melakukan pencairan klaim JHT pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Kantor Cabang Surakarta.

Bangkitkan Gairah Persis Solo Juara Liga, Banner Dukungan Bertebaran

Kompetisi Liga 2 Indonesia yang kembali bergulir membuat para pendukung Persis Solo bergerak menyuarakan dukungan dengan berbagai ekspresi.

Selain Bhre-Paundra, Sosok Ini Dinilai Layak Pimpin Mangkunegaran Solo

Selain Bhre dan Paundra yang merupakan putra Mangkunagoro IX, ada sosok lain yang dianggap layak memimpin Pura Mangkunegaran Solo.

Berada di Grup Neraka, Hizbul Wathan Waspadai Persis Solo

Persis Solo sebagai tuan rumah dinilai menjadi tim paling diwaspadai oleh Hizbul Wathan FC dan dinilai sebagai tim terkuat.

6 Jenis Permainan di Squid Game Ini Dijamin Bikin Jantung Berdebar

Para peserta diharuskan lolos melewati 6 jenis permainan di Squid Game ini, jika tak lolos maka nyawa taruhannya.

Kata Rossi Soal Balapan di Mandalika: Jika Panas, Bisa Terjun ke Laut!

Indonesia dikabarkan akan menjadi salah satu tuan rumah Moto GP pada musim depan. Gelaran itu akan dilangsungkan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Agrowisata Desa Pasung Klaten Punya Koleksi 1.000 Lebih Tanaman Buah

Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Klaten mengembangkan agrowisata, sejak empat tahun terakhir. Hingga sekarang, Desa Pasung telah memiliki lebih dari 1.000 tanaman buah.

Ngeri! Ratusan Sarang Tawon Vespa Diamankan Damkar Wonogiri

Ratusan sarang tawon vespa di Wonogiri telah dievakuasi anggota damkar dalam kurun waktu Januari hingga September 2021.

Solo Tuan Rumah Liga 2, Ini Pesan Gibran untuk Suporter

Pasoepati dan warga Solo, diminta menjadi tuan rumah yang baik terkait penyelenggaraan pertandingan Grup C Liga 2 tahun 2021 di Stadion Manahan.

Setia Mendampingi Sang Ayah, Ini Sosok Putra Tukul yang Jadi Polisi

Ega Prayudhi memang selalu setia mendampingi sang ayah yang sedang terbaring sakit. Pria gagah tersebut merupakan anggota kepolisian.

Jahanam! Ustaz di Trenggalek Cabuli 34 Santriwati Pakai Dalil Ini

Seorang ustaz di Trenggalek cabuli 34 santriwati dengan dalil murid harus menurut kepada guru.

Jangan Kelewatan! Persis Solo Vs AHHA PS Pati Disiarkan Indosiar

Pertandingan pembuka Liga 2 Indonesia musim ini antara Persis Solo melawan AHHA PS Pati akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi Indosiar.

Bupati Wonogiri Beri Sinyal Siswa Boleh Naik Angkot Saat PTM

Saat pembelajaran tatap muka (PTM) nanti berlangsung, siswa di Wonogiri akan diperkenankan naik transportasi umum.

Akibat Korsleting Listrik, Kandang Kambing di Sambirejo Sragen Hangus

Kebakaran menghanguskan kandang kambing milik, Pranoto, 45, warga Jatirejo RT 004, Blimbing, Sambirejo, Sragen.

Hasil Liga 1 2021-2022: PSIS Semarang Tahan Imbang Arema FC 0-0

Arema FC harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang PSIS Semarang

Berat Badan Tentukan Risiko Terkena Flu, Ini Penjelasannya

Sebenarnya, orang-orang dari semua kelompok umur sama-sama punya risiko terkena flu.