Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (JIBI/Solopos/Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Solopos.com, KLATEN -- Satu orang meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari di jalan raya Karangwuni-Pedan, Desa Kurung, Kecamatan Ceper, Kamis (3/10/2019) malam.

Korban meninggal tersebut bernama Samuel, 23, warga Desa Keden, Kecamatan Pedan. Saat kejadian, Samuel berboncengan dengan temannya, Yosefinna, 23, warga Desa Kalangan, Kecamatan Pedan, naik sepeda motor Yamaha Mio bernopol AD 5569 AFC.

Sepeda motor melaju dari arah Karangwuni menuju Pedan sekitar pukul 22.30 WIB. Saat melintas di wilayah Desa Kurung, ada kendaraan yang diperkirakan berjenis truk melaju dari arah berlawanan atau Pedan menuju Karangwuni.

Diduga kendaraan tersebut mendahului sepeda motor yang melaju di depannya. Lantaran terlalu ke kanan, truk itu menabrak sepeda motor yang dikendarai Samuel dan Yosefinna.

Baca juga: Bawa Kursi Pakai Motor, Warga Klaten Tewas Kecelakaan di Flyover Manahan

Akibatnya, Samuel dan Yosefinna jatuh dari sepeda motor. Samuel yang mengendarai sepeda motor tak sadarkan diri dengan luka pada bagian pelipis serta hidung mengeluarkan darah.

Pria tersebut meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara Yosefinna dalam kondisi sadar dengan luka lecet pada tangan dan kaki. Yosefinna saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Klaten.

Di sisi lain, pengemudi truk yang menabrak mereka melarikan diri setelah kejadian tersebut. Kasatlantas Polres Klaten, AKP Bobby Anugrah Rachman, melalui Kanitlaka Polres Klaten, Ipda Panut Haryono, mengatakan polisi masih mendalami kasus tersebut termasuk mencari keberadaan pengendara yang terlibat kecelakaan.

Baca juga: Kecelakaan di Jalan Solo-Klaten, Pelajar Bersepeda Meninggal

Dia belum bisa memastikan soal jenis kendaraan yang terlibat pada kecelakaan tersebut. “Dari keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, kendaraan yang diduga menabrak sepeda motor berjenis truk. Namun, jenis kendaraan ini masih terus kami dalami,” kata dia saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (4/10/2019).

Kanitlaka mengatakan selain meminta keterangan warga yang mengetahui kecelakaan tersebut, polisi juga menelusuri rekaman kamera CCTV di sepanjang jalan raya itu. Kanitlaka mengatakan kondisi di sekitar lokasi gelap.

“Imbauan kami, kepada pengemudi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar segera melapor ke kantor polisi terdekat,” jelas dia.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten