Tripartit Yusuf Mansur Berlanjut 25 Mei, Karyawan Tuntut Gaji Dibayar

PT VSI melalui kuasa hukumnya, Carlos menyatakan perusahaan milik Yusuf Mansur itu tidak punya dana cukup untuk membayar karyawan.

 RUPSLB mengangkat Tarmizi As Shidiq menggantikan almarhum Hari Prabowo sebagai Direktur Utama sedangkan Wirda Mansur mengisi posisi Direktur Inovasi dan Pengembangan. (paytren.co.id)

SOLOPOS.COM - RUPSLB mengangkat Tarmizi As Shidiq menggantikan almarhum Hari Prabowo sebagai Direktur Utama sedangkan Wirda Mansur mengisi posisi Direktur Inovasi dan Pengembangan. (paytren.co.id)

Solopos.com, BANDUNG – Perundingan tripartit antara perusahaan milik Yusuf Mansur yakni PT Veritra Sentosa Internasional/VSI (Paytren) dan karyawan yang menggugat karena belum digaji 20 bulan akan dilanjutkan pada 25 Mei 2022.

Karyawan yang menggugat Yusuf Mansur sudah menyiapkan tuntutan nominal yang akan mereka ajukan dalam pertemuan kedua perundingan tripartit.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Dalam pertemuan pertama, PT VSI melalui kuasa hukumnya, Carlos menyatakan perusahaan milik Yusuf Mansur itu tidak punya dana cukup untuk membayar karyawan.

karyawan Paytren gugat Yusuf Mansur
Pengacara Bogor, Zaini Mustofa, (tengah) bersama beberapa mantan karyawan Paytren di Bandung. (Istimewa/ Sudarso Arief Bakuama)

“Karyawan minta hak-hak mereka sesuai undang-undang, perusahaan mengatakan sedang sulit keuangan. Kami tidak bisa menerima alasan itu karena karyawan itu sudah bekerja, mereka berhak mendapatkan hasil keringat mereka,” tutur kuasa hukum karyawan Paytren, Zaini Mustofa, kepada Solopos.com, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Ini Tahapan Perundingan Tripartit Kasus Paytren Yusuf Mansur

Zaini mengatakan, pada perundingan pertama pada 12 Mei 2022 lalu mediator dari Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bandung baru sebatas memeriksa berkas.

Namun dalam kesempatan itu, kuasa hukum PT VSI (Paytren) sudah sempat menyatakan bahwa perusahaan milik Yusuf Mansur itu tidak punya dana.

Zaini Mustofa, kuasa hukum 14 karyawan Paytren berpose di Kantor Disnaker Bandung, Jumat (22/4/2022). (Istimewa)

“Mediasi tripartit oleh Disnaker Kota Bandung. Karyawan diwakili saya dan Sudariyanto dari Law Office Zaini Mustofa dan karyawan yang datang Muhammad Syafei, Ali Apip dan Kiki Jatnika sedangkan pengusaha diwakili oleh kuasa hukumnya Carlos dan asistennya. Dari Disnaker Bandung dihadiri Asep Rahayu Mardiana. Agendanya baru verifikasi surat kuasa dan legalitasnya, sidang dilanjutkan tanggal 25 Mei 2022, agenda profosal penyelesaian dari pegawai/karyawan yang kami wakili,” katanya.

Baca Juga: Prihatin Karyawan Yusuf Mansur, Disnaker Panggil Pimpinan Paytren

Dalam kesempatan sebelumnya, Direktur Inovasi & Pengembangan PT VSI Wirda Salamah Ulya (Wirda Mansur) menyatakan kondisi perusahaan milik ayahnya tersebut baik-baik saja.

Bahkan, Paytren sempat ditawar Rp4 triliun oleh seorang pengusaha dari luar negeri.

Melalui unggahannya di Instagram Story, Wirda menceritakan penawaran itu terjadi pada tahun 2018.

“Investor ini GEDE BANGET, salah satu pioner aplikasi transportasi yang kalo disebut mereknya kalian taulah pasti siapa. Dengan tema pembicaraan: Paytren yang dibeli sahamnya sekian persen dengan angka Rp4 triliun, dengan valuasi Paytren di tahun tersebut,” jelas Wirda, belum lama ini.

Baca Juga: Bukan Paytren Yusuf Mansur, Elon Musk Tertarik Beli Coca-Cola

Wirda juga mengatakan bahwa ayahnya sempat merasa galau untuk menjual atau tidaknya bisnis Paytren tersebut.

“Gue yang saat itu ngotot banget buat ‘JANGAN DIJUAL PAH’ dan i would say, gue seumur-umur gak pernah menyesal, tapi untuk kali ini gue akui gue menyesal. Bokap termasuk yang kekeh untuk gak jual biar umat yang bener bener punya,” tambahnya.

Untuk membuktikan omongannya tersebut, putri sulung Yusuf Mansyur tersebut bersumpah, bahwa memang ada seseorang yang ingin membeli Paytren.

Yusuf Mansur takkan berhenti mengajarkan bisnis
Ustaz Yusuf Mansur saat menerima kedatangan puluhan leader Paytren di Tangerang, Minggu (16/1/2022). (IG anwarsani_daqu)

“Ini real omongan, demi Allah, bukan ngada-ngada, ini bulan puasa juga,” ucapnya.

Baca Juga: Derita 14 Karyawan Paytren 3 Kali Lebaran Tanpa Gaji dan THR

Yusuf Mansyur menjelaskan bahwa uang yang dibutuhkan untuk menjaga bisnis Paytren ini yaitu di angka Rp200 Triliun per bulan.

“Salah itu, 200T. Itu 1T mah contoh doang. Jangan sampe salah jalan. Butuh ya butuh. Tapi kalo salah jalan, tar malah ribet. Sip dah. Jadi bukan 1T, 200 T per bulan,” ujar Ustaz Yusuf Mansur dalam tangkapan layar pada percakapan yang diunggah di Instagram.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Generasi Z Indonesia Paling Stres

+ PLUS Generasi Z Indonesia Paling Stres

Generasi Z di Indonesia menjadi generasi yang mudah cemas dan mudah mendapat tekanan batin atau stres. Tingkat kecemasan generasi kelahiran 1997-2012 ini paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Berita Terkini

Generasi Z Indonesia Paling Stres

Generasi Z di Indonesia menjadi generasi yang mudah cemas dan mudah mendapat tekanan batin atau stres. Tingkat kecemasan generasi kelahiran 1997-2012 ini paling tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Anak Kiai Jombang DPO Kasus Dugaan Pencabulan, Begini Kronologinya

Polda Jawa Timur menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO) kepada MSA, anak seorang kiai ternama di Jombang yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati.

Pembatasan Lalu Lintas dan Cap and Tax Jadi Andalan Turunkan Emisi GRK

Sebanyak 47% emisi gas rumah kaca (GRK) di DKI Jakarta berasal dari sektor transportasi. Hal itu melatarbelakangi perlunya pembatasan lalu lintas kendaraan di Ibu Kota.

Pengelola Mal Keluhkan Jastip, Begini Alasannya

pembatasan barang impor dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kelangkaan persediaan barang di banyak toko di pusat perbelanjaan (mal).

Bareskrim Sebut Petinggi ACT Pernah Dilaporkan Terkait Penipuan

Presiden ACT, Ibnu Khajar, dan eks petinggi ACT, Ahyudin, pernah dilaporkan ke Bareskrim dengan dugaan penipuan.

Kementerian Sosial Cabut Izin ACT, Ini Alasannya

Kementerian Sosial mencabut izin penyelenggaraan pengumpulan uang dan barang (PUB) yayasan filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) tahun 2022.

Australia Tawarkan Kerja Sama Pembangunan IKN Ramah Lingkungan di Sini

Pemerintah Australia menawarkan kerja sama dalam proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Kalimantan Timur.

Presiden Jokowi Berkunjung ke Nias Hari Ini, Cek Agendanya

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nias hari ini, Rabu (6/7/2022).

10 Berita Terpopuler: Indonesia vs Thailand Hari Ini & Kabar Soloraya

Ulasan laga timnas Indonesia akan berhadapan dengan Thailand pada Rabu (6/7/2022) pukul 20.00 WIB di ajang Piala AFF U-19 & kabar Soloraya menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Rabu (6/7/2022).

Sejarah Hari Ini: 6 Juli 1957 John Lennon Bertemu Paul MC Cartney

Beragam peristiwa penting dan bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 6 Juli.

Prasangka dan Sentimen Pendorong Kerusuhan Massal di Kawasan Multietnis

Tawuran di Kawasan Babarsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (4/7/2022), tak lepas dari situasi sosial masyarakat wilayah itu yang multietnis atau heterogen.

Agustus 2022, Raja-Raja Sedunia Bakal Bertemu di Bali

Diperkirakan, pertemuan itu bakal diikuti raja-raja dari 206 kerajaan di seluruh Indonesia dan 30 kerajaan dunia.

Ingatkan Kader, Puan: Jangan Berantem, Menangkan PDIP!

Peringatan agar kader memenangkan PDIP itu disampaikan Puan Maharani saat berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Tanpa Pendamping, Jemaah Haji Tua Batam Meninggal di Mekkah

Nursiah Darwis Cimpin meninggal dunia pada pukul 09.45 waktu Arab Saudi karena diabetes melitus dan jantung.

Dua Bocah Tenggelam saat Bermain di Sungai Cimanis

Pencarian yang dilakukan Tim SAR terhadap korban tenggelam dihentikan karena hari telah larut malam.