TRENDING SOSMED : Jangan Sembarangan Upload Foto di How-old.net!

TRENDING SOSMED : Jangan Sembarangan Upload Foto di How-old.net!

SOLOPOS.COM - How-Old.net saat mendeteksi personel EXO (Istimewa)

Trending sosmed beberapa pekan terakhir menghadirkan situs pendeteksi usia, How-Old.net.

Solopos.com, SOLO -- Layanan menebak umum bikinan Microsoft, how-old.net sedang menjadi tren di kalangan pengguna media sosial. Meski menjadi trending sosmed, aplikasi ini ternyata juga banyak menuai masalah.

Masalah utamanya adalah soal privasi. Dilansir CBC, Kamis (14/5/2015), Microsoft telah menuliskan dalam ketentuan layanan ini bahwa pihaknya berhak mendistribusikan, menyalin, melakukan repoduksi, bahkan mengedit foto yang diunggah pengguna ke situsnya.

Dengan begini, Anda tak bisa menuntut Microsoft jika mereka menggunakan foto Anda untuk banyak hal. Padahal, ada saja pengguna yang mengunggah banyak foto hingga mereka merasa usia tebakan how-old.net sesuai atau lebih muda dari usia asli mereka demi pamer.
Untuk itu, disarankan untuk membaca dengan cermat syarat dan ketentuan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan suatu produk onlne.

Microsoft menciptakan situs how-old.net untuk memamerkan betapa Bing Image Search miliknya semakin pintar dan mampu menjadi mesin yang belajar sendiri.

Seperti diketahui, how-old.net, merupakan layanan untuk menebak umur seseorang dengan selembar foto. Baik di versi desktop ataupun aplikasi mobile, situs ini akan mendeteksi wajah seseorang yang ada di dalam foto dan kemudian menebak usianya.

Idealnya, how-old.net akan menebak jenis kelamin dan usia dari si objek yang ada di dalam foto tersebut.

Situs ini merupakan sebuah situs yang cukup sederhana dengan tampilan landing page kotak penelusuran “ Search Faces “. Cara menggunakan How-Old.net ini terbilang cukup mudah. Yang Anda lakukan adalah dengan cara memilih foto baik itu foto anda sendiri atau foto orang lain yang anda inginkan. Kemudian secara otomatis situs ini akan menganalisa berapa usia orang yang ada di foto tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini

Klaster Sangon Kulonprogo Tambah 45 Kasus Baru, Total Menjadi 107

Klaster sangon di Kabupaten Kulonprogo terus mengalami penambahan kasus positif. Ada tambahan 45 kasus baru sehingga total jadi 107 kasus.

DK PBB Segera Bahas Palestina, Indonesia Pesan ke 3 Negara

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengirimkan pesan kepada menlu tiga negara terkait Palestina menjelang rapat Dewan Keamanan PBB.

Kapolda Jateng: Balik Ke Jakarta Wajib Bawa Hasil Swab dan Surat Izin

Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Ahmad Luthfi meminta masyarakat yang hendak balik ke Jakarta membawa hasil uji swab dari fasilitas kesehatan lokal.

Israel Runtuhkan Kantor Al Jazeera & AP di Gaza

Gedung kantor media internasional Al Jazeera asal Qatar dan Associated Press asal Amerika Serikat di Jalur Gaza runtuh dibom Israel.

28 Pemudik ke Jateng Positif Covid-19

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mengimbau masyarakat Jateng di perantauan untuk tidak mudik Lebaran 2021 demi mencegah Covid-19.

1,5 Juta Orang Bakal Balik ke Jabodetabek

Sebanyak 1,5 juta orang diperkirakan bakal berkendara memasuki wilayah Jabodetabek selama periode arus balik mudik Lebaran 2021.

Kapal Penangkap Ikan Indonesia Kecelakaan di Samudera Hindia

Kementerian Luar Negeri menginformasikan adanya kapal penangkap ikan bernama KM Bandar Nelayan 188 yang kecelakaan mengalami kebocoran di Samudera Hindia.

Ini Nama-Nama Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali

Sebanyak sembilan orang menjadi korban perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali, Sabtu (15/5/2021) siang WIB. Sementara 11 orang lainnya dinyatakan selamat.

Mau Bikin Video Klip Tema Alam? Cek Dulu Sekipan

Mau bikin video klip tema alam? Anda bisa cek ke Sekipan, Tawangmangu.

Pemboman Israel Hancurkan Gedung Pusat Media di Gaza

Pesawat-pesawat tempur Israel pada Sabtu (15/5/2021) menghancurkan sebuah gedung tempat sejumlah media internasional seperti Aljazeera dan Associated Press berkantor.

Istri PB XII Tutup Usia, Saatnya Regenerasi Pengelolaan Keraton Solo?

Petugas Humas dari Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, K.G.P.H.P.A. Tedjowulan, K.P. Bambang Pradotonagoro, menilai sudah saatnya dilakukan persiapan regenerasi pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Kita Harus Menjadi Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Ardian Nur Rizki, guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri Johor Bahru, Malaysia.