Tren Coworking Space Merambah Kota Madiun
Suasana coworking space Offis di Jl. Serayu Timur V, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin (24/9/2018). (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Madiunpos.com, MADIUN -- Ruang kerja bersama atau yang ngetren disebut coworking space menjamur di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan lainnya. Ruang kerja bersama menjadi solusi kebutuhan tempat kerja bagi orang yang sedang merintis usaha atau starup.

Pengusaha baru atau starup yang baru merintis usahanya biasanya membutuhkan kantor sebagai tempat bekerja. Namun, mahalnya harga properti maupun tanah di pusat kota menjadikan para pengusaha starup kesulitan. Sehingga muncullah ide pembuatan tempat kerja bersama supaya para perintis usaha itu bisa bekerja lebih nyaman tanpa dipusingkan dengan biaya membuat kantor.

Di Kota Madiun, menyediakan coworking place menjadi bisnis baru. Salah satu pengusaha yang mencoba peruntungan di usaha coworking space di Kota Madiun adalah Andro Rohman. Dia mengaku optimistis terhadap pasar coworking space di Kota Madiun.

Andro yang juga Ketua Hipmi Kota Madiun menuturkan selama ini dirinya kerap mendengar keluhan dari para pengusaha muda yang kesulitan mencari kantor dengan harga yang terjangkau. Padahal, ruang kerja ini penting untuk mendukung kinerja usaha pemula tersebut.

"Banyak pengusaha pemula atau starup yang menginginkan tempat usaha tanpa harus sewa ruko yang harganya hingga puluhan juta rupiah. Saya ingin menjawab keluhan itu dengan mendirikan coworking space ini," kata Andro di coworking space miliknya yang diberi nama Offis di Jl. Serayu Timur V, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Senin (24/9/2018).

Dia mengaku optimistis Offis menjadi tempat baru yang bisa memunculkan pengusaha-pengusaha baru. Karena di coworking space, ungkap Andro, para pengusaha baru dapat bertemu dengan orang-orang yang sedang mengembangkan usahanya. Mereka bisa saling bertukar informasi dan saling memberi pengetahuan tentang bisnis.

"Tempat ini akan menciptakan ekosisten usaha yang baik. Dan akan menjadi tempat tumbuh kembang usaha di Madiun. Saya melihat saat ini banyak pengusaha muda yang muncul di Madiun," terang Andro.

Lebih lanjut, dia menyampaikan coworking space bisa disewa per jam, harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. Pengguna dikenai tarif Rp15.000 per jam.

"Untuk fasilitas yang didapatkan yaitu ada internet dengan kecepatan 100 mbps, kopi gratis, dan tempat nyaman ber-AC," ujar dia.

Founder of KayuApi, Arya Gumilar, mengatakan Indonesia memiliki potensi luar biasa di bidang sumber daya manusia. Potensi ini bisa menjadi kekuatan bangsa saat setiap orang produktif dan kreatif sehingga produk-produk yang dihasilkan akan menjadi kekuatan perekonomian bangsa.

"Saat ini di Indonesia sedang mendukung untuk mengembangkan digital marketing. Setelah internet masuk memungkinkan anak-anak muda membuka usaha," ujar dia sebelum memberikan materi tentang Digital Marketing di coworking space Offis.

Arya menuturkan coworking space menjadi tempat yang baik untuk mengembangkan usaha-usaha rintisan. Karena di coworking space banyak orang yang berkumpul dan melakukan pekerjaan kreatif. Kondisi ini memungkinkan anak muda untuk tumbuh lebih kreatif dan tidak perlu bingung tempat bekerja.

Di kota-kota besar, kata Arya, sudah banyak pengusaha-pengusaha baru atau starup yang muncul dari pertemuan di coworking space. Di tempat kerja bersama itu, mereka saling bertukar gagasan dan ide untuk mengembangkan usaha baru. Diharapkan starup baru juga bisa muncul di Madiun melalui coworking space

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom