TRANSPORTASI SEMARANG : BRT Bakal Gratis untuk Pelajar

TRANSPORTASI SEMARANG : BRT Bakal Gratis untuk Pelajar

SOLOPOS.COM - Penumpang berdesakan di dalam BRT Trans Semarang. (Instagram-@transsemarang)

Transportasi di Semarang, yakni Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang tidak akan memungut biaya pada pelajar.

Solopos.com, SEMARANG – Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang berencana untuk tidak memungut biaya sepeser pun pada para pelajar yang menggunakan sarana transportasi unggulan Kota Semarang itu.

Kebijakan ini diberikan BRT Trans Semarang sebagai upaya dalam mendukung kemajuan pendidikan di ibu kota Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tersebut.

Meski demikian, kebijakan menggratiskan pelajar itu baru diterapkan setelah Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menerima bantuan bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pada 2018 ini, Dishub Kota Semarang akan memperoleh 67 bus dari Kemenhub, di mana 20 di antaranya bakal digunakan sebagai bus sekolah.

“Kami akan memprioritaskan 20 bus itu untuk melayani seluruh sekolah yang selama ini belum terjangkau BRT. Kami juga akan tidak akan memasang tarif bagi para pelajar alias gratis. Rute bus nanti akan beriringan dengan rute Trans Semarang sehingga pelajar bisa beralih ke bus sekolah itu,” terang pelaksana tugas (Plt) Badan Layanan Umum (BLU) BRT Trans Semarang, Ade Bhakti, saat dihubungi Semarangpos.com, Kamis (1/2/2018).

Bus sekolah nanti, lanjut Ade, akan memiliki spesifikasi berbeda dengan BRT. Komposisi tempat duduk bus sekolah akan menghadap ke depan dengan kapasitas sekitar 40 penumpang.

Ade menambahkan berdasar data yang diperolehnya, jumlah penumpang BRT Trans Semarang mengalami peningkatan sekitar 13,41%. Jika pada 2016, jumlah penumpang BRT mencapai 7.725.490 orang maka pada 2017 mengalami peningkatan hingga 8.921.612.

“Dari jumlah itu sekitar 2.528.503 penumpang di antaranya merupakan pelajar. Berarti ada uang Rp2.528.503.000 yang diperoleh BLU UPTD Trans Semarang dari pelajar. Harapan kami dengan digratiskannya bus untuk pelajar bisa menekan pengeluaran para pelajar, terutama untuk transportasi,” beber Ade.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.