Trans Studio Solo Utara Kandas? Ini Rencana Cawali Gibran Untuk Pengembangan Mojosongo
Seorang warga Bonorejo, Nusukan, Banjarsari, Solo, berdiskusi dengan cawali Solo, Gibran Rakabuming Raka, 33, melalui virtual campaigne box, Sabtu (26/9/2020) sore. (Solopos.com/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO -- Calon wali kota atau cawali Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyampaikan gagasan tentang pengembangan kawasan Mojosongo, Jebres, Solo,  jika terpilih pada Pilkada 2020 nanti.

Ia berencana mengembangkan Mojosongo dan Solo utara menjadi kawasan pusat perdagangan dan perkantoran seperti Solo Baru, Sukoharjo, dan Colomadu, Karanganyar.

Sebab, wilayah kelurahan itu berada kawasan perbatasan dan dekat dengan akses jalan tol. Calon wali Kota Solo dari PDIP itu menyampaikan gagasan tersebut saat berbicara dalam Webinar Nasional Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2020).

Begini Alur Pemungutan Suara di TPS Pilkada Solo 2020 dengan Protokol Kesehatan

“Bila saya diberi amanah, wilayah Solo utara khususnya Mojosongo akan saya kembangkan menjadi kawasan perkantoran dan perdagangan. Karena lebih dekat dengan perbatasan kabupaten sekitar. Untuk menarik kegiatan dari pusat kota ke utara. Mojosongo harus bisa berkembang seperti Palur, Kartasura, Colomadu atau Solo Baru,” tuturnya pada webinar bertajuk Pemuda Garda Pemulihan Ekonomi di Masa dan Pascapandemi Covid-19 itu.

Namun untuk mewujudkan konsep pengembangan kawasan Mojosongo, Solo, tersebut, Gibran mengakui masih banyak hal yang perlu didongkrak. Hal itu utamanya kondisi infrastruktur, sarana, dan prasarana lain.

Ayah dari Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah ini mengatakan sering mendapat keluhan warga ihwal sejumlah kekurangan itu selama blusukan perkampungan.

Video Viral Pengendara Motor Bawa Jenazah Di Jalanan Boyolali, Ternyata Begini Ceritanya

Ketersediaan Air Bersih

“Tentu saja perbaikan infrastruktur paling jadi prioritas. Saya sering mendapatkan keluhan warga Mojosongo ihwal ketersediaan air bersih, infrastruktur jalan, jaringan listrik dan sanitasi. Sehingga Solo utara bisa lebih menarik bagi para investor. Juga kerja sama dengan kabupaten-kabupaten lain di Soloraya perlu terus ditingkatkan,” imbuhnya.

Kerja sama dalam pengembangan kawasan Mojosongo, Solo, yang Gibran maksudkan yakni bisa dalam bidang usaha, sumber daya alam, pemanfaatan lahan dan sektor lainnya. Gibran mencontohkan kerja sama pengembangan SPAM Regional Wosusokas yang melibatkan wilayah Wonogiri, Sukoharjo, Solo dan Karanganyar.

Tayang Di Youtube Sabtu Sore, Kodim Solo Gandeng Anak Muda Gelar Creavest 2020

Program tersebut ia harapkan memenuhi kebutuhan air bersih. “Program penyediaan air bersih Wosusokas itu reservoirnya di Plesungan [Karanganyar]. Mudah-mudahan bisa menjadi jawaban untuk warga Mojosongo yang air PDAM-nya sering keruh dan tidak lancar,” paparnya.

Sedangkan mengenai rencana investasi Trans Studio di Solo utara, setahu Gibran sudah tidak ada kelanjutan dari pihak investor.

"Sebenarnya dari pihak investor, setahu saya, sudah tidak melanjutkan lagi untuk proyek Trans Studio di Solo utara," katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom