Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang yang baru mulai dioperasikan di Koridor II, Kamis (8/2/2018). (JIBI/Semarangpos.com/Istimewa-BLU BRT TRans Semarang)

Solopos.com, SEMARANG — Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Trans Semarang mengumumkan rencana pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang Koridor 8.

BRT Trans Semarang Koridor 8 itu bakal melayani rute Kecamatan Ngaliyan, Gunungpati, Mijen, dan Semarang Barat. Bus yang kini menjadi tulang punggung tramsportasi Kota Semarang itu direncanakan beroperasi mulai 6 Desember 2019.

Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan, menjelaskan BRT Trans Semarang Koridor 8 ini sejalan dengan pengembangan jalur wisata Kota Semarang. Rutenya akan melewati berbagai lokasi objek wisata, seperti Waduk Jatibarang, Goa Kreo, Plaza Kandri dan Museum Ronggowarsito.

“Kami menerima banyak masukan terkait penambahan pembangunan halte. Saat ini, total 42 halte telah disiapkan. Ada sekolah yang akan dilewati jalur Koridor 8 dan meminta didirikan halte. Tujuannya mengurangi penggunaan kendaraan pada anak usia remaja yang tidak memiliki surat izin mengemudi [SIM],” ujarnya, Kamis (21/11/2019).

Menurutnya, BRT Trans Semarang Koridor 8 direncanakan menggunakan armada 18 unit bus sedang. Dengan dua armada sebagai cadangan. Sedangkan waktu pelayanan untuk koridor 8 ini dimulai pukul 05.30 WIB-17.45 WIB setiap harinya dengan jarak tempuh 59 km.

Ade berharap dengan hadirnya rute BRT Trans Semarang Koridor 8 yang melewati tempat wisata itu perekonomian masyarakat ikut berkembang. Hal tersebut, katanya, sejalan dengan program Walikota Semarang untuk aktif dalam mengembangkan ekonomi setempat.

Saat ini Trans Semarang telah memiliki tujuh koridor, yakni Koridor 1 Mangkang-Penggaron, Koridor 2 Ungaran-Padi Raya, Koridor 3 Pelabuhan-Elizabeth, Koridor 4 Terminal Cangkiran-Stasiun Tawang, Koridor 5 Meteseh-Marina, Koridor 6 Undip-Unnes, dan Koridor 7 Genuk-USM-Balaikota.

“Total delapan koridor dan empat rute feeder telah kami siapkan untuk dioperasionalkan hingga 2021. Dibukanya Koridor 8 dengan rute tersebut sesuai dengan harapan masyarakat Kota Semarang agar transportasi massal Trans Semarang dapat menjangkau hingga ke daerah pinggir Kota Semarang,” jelasnya.

Sebagai informasi, Peraturan Wali Kota Semarang No. 54/2019 tentang Bus Rapid Transit Trans Semarang bekum lama ini menambahkan ketentuan terkait warga lansia dan veteran. Tarif untuk umum ditetapkan Rp3.500, sedangkan warga lanjut usia, veteran, mahasiswa, pelajar, pengguna KIA dan anak di bawah umur lima tahun hanya Rp1.000.

Persyaratan untuk tarif khusus warga lansia dan veteran itu adalah menunjukkan KTP dengan usia minimal 60 tahun. Sedangkan untuk tarif veteran adalah dapat menunjukkan Kartu Identitas Veteran.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Bisnis


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten