Tragis, Petani Ponorogo Meninggal Akibat Jatuh dari Pohon Nangka
Polisi menunjukkan lokasi kejadian terjatuhnya petani dari pohon di Desa Bulu, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Kamis (29/10/2020). (Itribratanewsponorogo.com)

Solopos.com, PONOROGO -- Kisah tragis menimpa seorang petani lanjut usia yang meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon nangka di Desa Bulu, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Kamis (29/10/2020).

Petani lanjut usia yang jatuh dari pohon itu bernama Sakur Siswoyo, warga Desa Bulu, Kecamatan Sambit, Ponorogo.

Kanit Reskrim Polsek Sambit, Aipda Kudori, mengatakan diduga saat itu petani berusia 79 tahun tersebut terjatuh saat memanjat pohon nangka yang memiliki ketinggian sekitar 3,5 meter.

Pencairan Kedua Subsidi Gaji Pekerja Mulai November 2020

Karena jatuh itu korban mengalami benturan hingga menyebabkan luka terbuka di bagian kepala.

Kali pertama yang menemukan posisi korban terjatuh adalah istrinya yang saat itu sedang bekerja di kebun. Istri korban bernama Siti Anjariyah dan tetangganya bernama Saiful mendengar seperti suara dahan jatuh dari pohon.

“Keduanya kemudian mendatangi asal suara tersebut dan melihat korban sudah tergeletak di bawah pohon nangka dengan kondisi kepala terluka dan mengeluarkan darah,” jelas dia yang dikutip dari tribratanewsponorogo.com.

Kepala Mengucurkan Darah

Petani lansia itu kemudian dibawa ke rumah dengan kondisi kepala mengucurkan darah. Namun, sesampainya di rumah pria tersebut meninggal dunia.

Turun Lagi, Ini Daftar Harga Emas Antam Jumat (30/10/2020)

Pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Sambit menyebut korban meninggal dunia karena mengalami luka terbuka di kepala dengan ukuran 3 cm x 2 cm. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Keterangan dari istrinya, korban ini memang mau mencari pakan ternak di kebun,” ujarnya.

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Di Klaten, Pengawasan Hajatan Saat Pandemi Dilakukan Berjenjang



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom