Tim gabungan dan warga mengevakuasi mayat bayi yang ditemukan di tepi Bengawan Solo, tepatnya Dukuh Karangasem, Gentanbanran, Plupuh, Sragen, Selasa (21/1/2020) malam. (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN — Warga Dukuh Karangasem, Desa Getanbanaran, Plupuh, Sragen, digegerkan penemuan mayat bayi perempuan di Sungai Bengawan Solo, Selasa (21/1/2020) pukul 17.15 WIB. Jasad bayi itu sudah membusuk dan tali pusarnya belum terpotong.

Bayi itu diduga sudah mengapung di Sungai Bengawan Solo selama lebih dari tiga hari. Kapolres Sragen AKBP Rafhael Sandhy Cahya Priambodo melalui Kapolsek Plupuh Sragen AKP Sunarso saat dihubungi Solopos.com, Selasa malam, mengatakan peristiwa itu bermula saat Sugino, 68, warga Karangasem RT 007B, Getanbanaran, pergi ke tepi Bengawan Solo untuk memancing ikan sekitar pukul 17.15 WIB.

Saat itu, Sugino dikagetkan dengan sosok bayi yang mengapung di sungai. Sunarso menjelaskan jasad bayi itu diketahui Sugino tersangkut di bebatuan pinggir sungai.

“Sugino kemudian menghubungi Ikhwan Yulianto, 35, seorang perangkat Desa Getanbanaran yang tinggal di Dukuh Bandung RT 016, Getanbanaran. Berdasarkan laporan itu, Ikhwan melapor ke Polsek Plupuh. Dari laporan itu, tim Polsek mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Sragen dan Puskesmas Plupuh untuk proses evakuasi,” ujarnya.

Sunarso melanjutkan dari hasil pemeriksaan jenazah bayi itu berjenis kelamin perempuan dan sudah membusuk. Dia mengatakan ada bau tidak sedap muncul dari jasad bayi itu. Tali pusar bayi juga terlihat masih menempel sepanjang sekitar 10 cm.

“Kemungkinan, jenazah bayi itu sudah mengapung lebih dari tiga hari. Kami masih menyelidiki kasus tersebut. Dugaannya bayi dibuang ke sungai oleh orang yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya.

Kasus temuan mayat bayi itu pernah terjadi di wilayah hukum Polsek Sragen Kota, tepatnya di Dukuh Prayunan, Desa Kedungupit, Sragen Kota, pada 22 Februari 2019 lalu. Bayi laki-laki tersebut juga ditemukan di tepi Bengawan Solo dan hingga kini belum terungkap pelaku dugaan pembuangan bayi ke sungai itu.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten