Tragedi Kanjuruhan: Polri Kirim Tim DVI & Dokter RS Bhayangkara ke Malang

Kapolri memberangkatkan Tim DVI Mabes Polri dan dokter RS Bhayangkara Malang, Kediri, dan Surabaya ke Malang guna mempercepat identifikasi korban dan pelayanan kesehatan kepada korban luka.

 Seorang warga melintas di samping mobil yang terbakar pasca kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022). Polda Jatim mencatat data sementara korban jiwa dalam kejadian tersebut berjumlah 127 orang dan 13 kendaraan rusak. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

SOLOPOS.COM - Seorang warga melintas di samping mobil yang terbakar pasca kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022). Polda Jatim mencatat data sementara korban jiwa dalam kejadian tersebut berjumlah 127 orang dan 13 kendaraan rusak. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc.

Solopos.com, JAKARTA — Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, bertolak ke Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk memantau langsung penanganan tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan dan melakukan evaluasi dengan aparat serta pemerintah daerah setempat.

“Sesuai dengan perintah Bapak Presiden. Hari ini, Kapolri dan Menpora berangkat ke Malang,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dedi Prasetyo, di Jakarta, Minggu (2/10/2022).

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Dedi mengatakan Polri bergerak cepat menangani kerusuhan pendukung pertandingan sepak bola antara Arema Malang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Kapolri akan melaksanakan rapat dengan Menpora dan pemerintah daerah setempat. Hasilnya akan dievaluasi terlebih dahulu. Nanti akan disampaikan ke rekan-rekan media,” tuturnya.

Menurut jenderal bintang dua itu, Kapolri telah memberangkatkan Tim DVI Mabes Polri ke Malang.

Baca Juga : Bertambah! Total Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Malang Jadi 130 Orang

Kemudian, Polri mengerahkan seluruh tim dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara Malang, RS Bhayangkara Kediri, dan RS Bhayangkara Surabaya guna mempercepat proses identifikasi korban dan memberikan pelayanan kesehatan kepada korban luka.

Dedi menuturkan fokus Polri saat ini ada dua, yaitu kerja sama dengan tim medis setempat memberikan pelayanan medis yang terbaik agar jumlah korban tidak bertambah.

“Yang kedua dengan jumlah korban begitu banyak maka Tim DVI bekerja keras untuk segera identifikasi korban meninggal dunia dengan cepat agar korban dapat dikembalikan kepada keluarga masing-masing,” jelasnya.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendi, menyatakan akan segera melakukan investigasi tragedi yang hingga saat ini merenggut 130 nyawa akibat kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya, kericuhan terjadi usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Baca Juga : Perawatan Korban Kerusuhan Dipusatkan di RSUD Kanjuruhan & Saiful Anwar Malang

Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke area lapangan. Kerusuhan tersebut semakin membesar di mana sejumlah flare dilemparkan, termasuk benda-benda lain.

Petugas keamanan gabungan kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut. Petugas pengamanan melakukan upaya pencegahan dengan mengalihkan agar suporter tidak masuk ke lapangan dan mengejar pemain.

Petugas melakukan tembakan gas air mata karena para pendukung tim berjuluk Singo Edan yang tidak puas dan turun ke lapangan itu diduga telah melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan pemain dan ofisial.

Baca Juga : Lima Warga Blitar Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Malang, Ini Identitasnya

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Bangunan 31 Ponpes NU Roboh akibat Gempa Cianjur, 30 Santri Wafat

      Rata-rata pondok pesantren dibangun menggunakan skema swadaya atau gotong royong santri atau alumni sehingga konstruksi bangunan tidak sesuai dengan spesifikasi dan rawan terhadap gempa bumi.

      Polisi Terduga Penganiaya Selebgram Farah Diba Ditahan Polda Kalsel

      Selebgram Farah Diba mengaku ditampar, ditendang hingga dijambak bahkan diancam untuk dibunuh ketika bertengkar dengan oknum polisi berinisial DM.

      Sembilan Gempa Guncang Indonesia Hari Ini, Termasuk Cianjur dan Sukabumi

      Sembilan kali peristiwa alam itu bisa dirasakan guncangannya oleh masyarakat yang tinggal di lokasi sekitar titik gempa.

      Menolak Dipayungi, Mensos Risma Hujan-hujanan di Lokasi Pengungsian Cianjur

      Mensos Risma menolak saat hendak dipayungi oleh seorang pengungsi ketika hujan mulai turun.

      Sebut Pemimpin Berambut Putih, Jokowi Dinilai Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar

      Jokowi dianggap ingin menduetkan Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto.

      Situs Purba Gunung Padang Selamat dari Gempa Cianjur

      Juru Pelihara (Jupel) Menghalit Gunung Padang, Nanang Sukamana, memastikan tidak ada kerusakan di situs tertua di dunia yang terletak di Kecamatan Campaka itu.

      Tragedi Berdarah Enam Karyawan di Virginia Dipicu Aksi Perundungan

      Berdasarkan analisis forensik karyawan Walmart, Bing yang berusia 31 tahun itu mengeluh rekan kerja mengucilkan dan memusuhinya, bahkan menertawakannya.

      Mengenal SATU Indonesia Awards, Tema Tulisan Anugerah Pewarta Astra 2022

      Tulisan jurnalis diharapkan mengisahkan harapan, optimisme, dan ajakan untuk bangkit bersama-sama dari 493 penerima SATU Indonesia Awards.

      Basarnas Evakuasi Jenazah WNA asal Inggris di Hutan Ternate

      Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) mengevakuasi sesosok mayat warga negara asing (WNA) asal Inggris ditemukan di hutan Kastela dan Jambula, Kota Ternate.

      Dosen Farmasi UNS Beberkan 4 Cara Mudah Memastikan Keamanan Obat

      Jika obat dalam kondisi tidak baik atau rusak, sebaiknya tidak digunakan atau minta diganti.

      4 Jenazah Kembali Ditemukan, Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Jadi 314

      Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan mengevakuasi empat jenazah korban gempa bumi di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (26/11/2022).

      Kasus Suap Rektor Unila, KPK Dalami Keterlibatan Politikus PDIP Utut Adianto

      KPK mendalami praktik penitipan calon mahasiswa baru di Universitas Negeri Lampung (Unila). Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi PDIP Utut Adianto turut diperiksa penyidik terkait dugaan penitipan calon mahasiswa baru.

      Solopos Hari Ini: Bebannya Besar Gajinya Kecil

      Masalah kesejahteraan guru termasuk kepastian status mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN) masih membayangi peringatan Hari Guru Nasional tahun ini.

      Di Hadapan Relawan, Jokowi Singgung Pemimpin Rambut Putih yang Pikirkan Rakyat

      Di hadapan relawannya, Presiden Jokowi menyinggung soal pemimpin berambut putih yang memandakan pemimpin memikirkan rakyat.

      4 Alasan Bali Cocok Jadi Lokasi Event Internasional Menurut Pakar Wisata UNS

      Pakar Pariwisata Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Dr. Deria Adi Wijaya, S.ST.Par., membeberkan faktor-faktor yang membuat Bali cocok dijadikan lokasi acara tingkat internasional.