Tragedi Kanjuruhan, Kompolnas Sebut Tak Ada Perintah Tembakkan Gas Air Mata

Kompolnas menyatakan bahwa Kapolres Malang nonaktif, AKBP Ferli Hidayat, tidak memerintah anggotanya yang bertugas untuk melepaskan tembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.

 Tragedi yang terjadi pada pertandingan Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jatim, Sabtu (1/10/2022). (Antara)

SOLOPOS.COM - Tragedi yang terjadi pada pertandingan Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jatim, Sabtu (1/10/2022). (Antara)

Solopos.com, MALANG — Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan bahwa Kapolres Malang nonaktif, AKBP Ferli Hidayat, tidak memerintah anggotanya yang bertugas untuk melepaskan tembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada Kapolres Malang nonaktif terkait penggunaan gas air mata untuk mengurai massa.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Tidak ada perintah dari Kapolres untuk melakukan penguraian massa dengan tindakan excessive dengan gas air mata. Tidak ada,” ucap Wahyu, sapaan akrab Albertus Wahyurudhanto.

Wahyu menjelaskan Kapolres Malang nonaktif telah menjalankan tugasnya secara prosedural. Menurutnya sudah ada tindakan antisipasi dengan memberikan arahan langsung kepada personel yang bertugas saat apel sebelum pertandingan.

Tindakan pencegahan itu sudah disiapkan Kapolres Malang nonaktif sebelum laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang dilaksanakan.

Baca Juga : Tragedi Kanjuruhan, Kompolnas: Tidak Ada Perintah Kunci Pintu Stadion

“Sudah disampaikan pada saat apel lima jam sebelumnya. Jadi ini memang kami melihat ada tindakan preventif yang sudah dilakukan dari internal kepolisian. Kapolres melihat secara prosedural sudah dijalankan,” ujarnya.

Selain tidak ada perintah melepaskan tembakan gas air mata untuk mengurai massa, lanjutnya, Kapolres Malang nonaktif juga tidak menutup serta mengunci pintu keluar Stadion Kanjuruhan.

Korban Jiwa

“Sudah kami konfirmasi Kapolres. Tidak ada perintah menutup pintu. Harapannya memang 15 menit [sebelum pertandingan usai] itu dibuka. Tetapi, tidak diketahui mengapa ada pintu terkunci,” ungkapnya.

Selain itu, Polres Malang telah menyiapkan dua kendaraan Barakuda milik Brimob Polda Jawa Timur untuk tim tamu saat datang maupun meninggalkan Stadion Kanjuruhan. Kendaraan itu disiapkan untuk pengamanan pemain dan ofisial Persebaya.

Baca Juga : Ini Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

“Tetapi dalam pelaksanaannya, Barakuda tidak bisa keluar karena massa di luar sangat banyak. Kejadian pertama, mobil tidak bisa keluar dan kedua di dalam juga ramai,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, terjadi kerusuhan seusai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022).

Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke area lapangan. Kerusuhan tersebut membesar. Flare dan benda-benda lain dilemparkan. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau suporter. Hingga akhirnya menggunakan gas air mata.

Berdasarkan data terakhir, korban meninggal akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur sebanyak 125 orang. Selain itu, 323 orang mengalami luka-luka.

Baca Juga : Jadi Yatim Piatu, Alfiansyah Kehilangan Kedua Orang Tua di Tragedi Kanjuruhan

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Polisi Temukan Motif dan Penyebab Keluarga di Kalideres Meninggal

      Polisi kantongi penyebab keluarga di Kalideres meninggal setelah menyelidiki hampir sebulan dari awal penemuan mayat yang mengering pada 10 November 2022.

      3 Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS Solo Juara Lomba Creative Idea Fest 2022

      Tiga mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNS Solo meraih juara 3 lomba marketing communication dalam Creative Idea Fest 2022 pada September 2022.

      KPU Telah Tetapkan Jadwal dan Tahapan Pemilu 2024, Berikut Perinciannya

      Jadwal dan Tahapan Pemilu 2024 sudah diatur melalui PKPU No. No. 3/2022 dan sudah berjalan beberapa tahapan Pemilu 2024.

      Eliezer 2,5 Jam Buka Skenario Sambo Bunuh Yosua, Panen Doa dari Warganet

      Warganet mendukung Richard karena meyakini anggota Polri berpangkat paling rendah itu berkata jujur.

      Jawab Tantangan Digitalisasi Media, UNS TV Hadirkan Beragam Program Baru

      UNS TV sebagai televisi kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo hadirkan wajah baru dengan sejumlah program-program menarik.

      Pelatih Panjat Tebing Dianiaya Murid, Polisi Jaktim Turun Tangan

      Video penganiayaan pelatih panjat tebing oleh anak didiknya itu beredar di internet sejak Senin (26/11/2022) lalu.

      BMKG Prakirakan Sebagian Kota Besar Cerah Berawan Selasa, 6 Desember 2022

      Kota besar yang diperkirakan cerah berawan yakni Denpasar, Jakarta Pusat, Gorontalo, Surabaya, Tarakan, Ambon, Kupang, Manokwari, Pekanbaru, Makassar, Yogyakarta, Jambi, Samarinda, Bandar Lampung, Jayapura, Kendari, Manado, Padang, dan Palembang.

      Kasus Dugaan Suap Restitusi Proyek Tol Solo-Kertosono segera Disidangkan

      Penyidik KPK menyerahkan barang bukti dan dua tersangka dalam kasus dugaan suap restitusi pajak proyek pembangunan Jalan Tol Solo-Kertosono ke pengadilan.

      Jimly Asshiddiqie: Penulis Buku Terbanyak soal Hukum, Demokrasi dan Sosial

      Jimly Asshiddiqie dianugerahi rekor dari Leprid sebagai tokoh Indonesia pertama di dunia yang menjadi penulis buku tentang hukum, demokrasi, dan sosial terbanyak.

      Misteri 4 Jasad Mengering di Kalideres Diungkap Pekan Ini

      Hasil penyelidikan penemuan empat jasad mengering di Kalideres, Jakarta Barat akan diumumkan pekan ini.

      KPK Surati Panglima TNI, Eks KSAU Tetap Mangkir dari Sidang Korupsi Helikopter

      Meski surat sudah dikirimkan KPK kepada Panglima TNI namun hingga kini eks KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna tidak juga memenuhi panggilan untuk hadir sebagai saksi.

      Rekomendasi Hak Justice Collaborator Bharada E, Kejagung: Bisa Diajukan 3 Tahap

      Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, menyebut rekomendasi hak justice collaborator Bharada E yang diajukan LPSK bisa diajukan dalam tiga tahap.

      Penipu Berkedok Tarik Uang Gaib, Korban Pingsan setelah Minum Ramuan Khusus

      Korban yang telah menyetor uang diberi minuman khusus hingga pingsan lalu ditinggal pergi para pelaku.

      Dugaan Kebohongan Ricky Rizal: Tak Dengar Perintah Sambo untuk Tembak Yosua

      Ricky Rizal mengaku tidak mendengar saat Sambo memerintahkan agar Richard Eliezer menembak Yosua.

      Sidang Kasus Lin Che Wei Cs, Saksi Ahli: Masalahnya Distribusi Minyak Goreng

      Saksi Ahli Tata Niaga Minyak Goreng dan Industri Sawit, Wiko Saputra, mengungkapkan penyebab kelangkaan minyak goreng pada periode Januari-Maret 2022 lantaran masalah distribusi.

      Ricky Rizal Tutupi Kasus Sambo, Hakim: Kasihan Anak Istrimu di Rumah

      Hakim Wahyu meminta Ricky Rizal agar memikirkan nasib anak istrinya di rumah kelak jika ia masih terus berbohong menutupi kasus Ferdy Sambo.