Tradisi Selasa Wage, Hari Bebas Berjalan Kaki di Kawasan Malioboro

Momen Selasa Wage ini berlangsung setiap 35 hari sekali. Setiap momen itu, Jalan Marlioboro disulap menjadi kawasan bebas bermotor

 Suasana Jalan Marlioboro saat Selasa Wage (Instagram/@putupari_puji)

SOLOPOS.COM - Suasana Jalan Marlioboro saat Selasa Wage (Instagram/@putupari_puji)

Solopos.com, KOTA JOGJA — Masih ingatkah dengan suasana Selasa Wage di Jalan Malioboro saat pagi hari? Momen penanggalan Jawa ini diterapkan oleh Pemkot Yogyakarta  dengan memberikan akses para pejalan kali untuk leluasa berjalan di jalan utama Kota Gudeg tersebut tanpa khawatir mengganggu para pengendara bermotor yang lewat karena saat Selasa Wage tiba, Jalan Marlioboro ditutup untuk segala macam jenis kendaraan bermotor.

Berdasarkan pantauan Solopos di laman Instagram @jogja24jam, Rabu (28/7/2021), terdapat unggahan yang mengingatkan netizen soal Selasa Wage di Jalan Malioboro.  Dalam unggahan video tersebut memperlihatkan warga Kota Gudeg yang dengan leluasa beraktivitas dan berjalan kaki di sepanjang jalan yang sering dikunjungi para wisatawan tersebut untuk berbelanja batik dan segala pernak pernik khas Kota Gudeg.

Bahkan dalam video itu juga ada sekelompok pemuda yang membuat tenda sambil menerbangkan drone kameranya. Namun sayangnya, sejak pandemi merebak, kegiatan Selasa Wage ini tidak bisa seleluasa sebelumnya dalam upaya memutus penularan Covid-19 yang kian masif hingga saat ini.

Suasana Selasa Wage di Jalan Marlioboro Kota Yogyakarta (1)
Suasana Selasa Wage di Jalan Marlioboro Kota Yogyakarta (Instagram/@jogja24jam)

Baca Jugab : Pasangan Turis Ini Tertangkap Kamera Tak Berhelm Saat Naik Motor

Mengutip Detik,com, Kepala Bagian Humas Biro Umum dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, momen Selasa Wage ini berlangsung setiap 35 hari sekali. Setiap momen itu, Jalan Malioboro disulap menjadi kawasan bebas bermotor, hanya kendaraan non motor saja, seperti andong, becak dan sepeda yang diperbolehkan lewat. Namun kendaraan bermotor tetap ada yang diperbolehkan lewat, yaitu Bus Trans Jogja dan kendaraan dinas serta mobil patroli.

Biasanya dalam momen Selasa Wage di Jalan Malioboro ini juga akan ditampilkan sejumlah pentas kesenian dan kebudayaan yang dikoordinasi oleh Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata DIY. Pementasan tersebut disuguhkan di 11 titik yang ada di Jalan Malioboro.

11 Titik yang menjadi tempat pementasan kesenian dan kebudayaan di antaranya Inna Garuda, eks Kantor Dinas Pariwisata DIY, depan DPRD DIY, Pasar Beringharjo, Gerbang Ketandan, Plaza SO 1 Maret dan Gerbang Barat Kepatihan. Namun semenjak pandemi, pertunjukan ini dihentikan sementara agar tidak menimbulkan kerumunan.

Baca Juga : UMKM Kuliner Ini Cari Cara Bertahan Selama PPKM

Selain kendaraan umum bermotor, selama momen Selasa Wage, pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Malioboro juga dilarang beroperasi. Hal ini dikarenakan asal usul Selasa Wage sangat penting bagi pelaku usaha di kawasan Jalan Malioboro untuk ‘bernapas’ dan ‘membersihkan diri’ dengan libur berjualan selama satu hari saja dan mengganti aktivitas berdagangnya dengan membersihkan lingkungan Jalan Malioboro yang dikenal dengan istilah reresik.

Tradisi reresik pada momen Selasa Wage di jalan Marlioboro
Tradisi reresik pada momen Selasa Wage di jalan Marlioboro (Instagram/@uptcagarbudaya)

Wali Kota Yogyakarta Heroe Purwadi mengatakan bahwa Selasa Wage itu adalah hari lahir dan pasaran Ngarso Dalem, Sri Sultan Hemengku Buwono X. Perhitungan ini berdasakan hari pasaran dalam kalender Jawa dan perhitungan  kalender seperti itu biasa disebut sebagai selapan yang jatuhnya setiap 35 hari sekali.

Tradisi ini sudah dimulai sejak September 2017 silam, bertepatan dengan Hari Jadi ke-261 Kota Yogyakarta dan biasanya dimulai dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Selama durasi waktu tersebut, tidak ada kendaraan bermotor umum yang lewat dan juga aktivitas perdagangan.

Berita Terkait

Espos Premium

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Kemarin Delta Bikin Heboh, Sekarang Covid-19 Ada Varian Mu, Harus Bagaimana?

Pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan ke Indonesia di bandara dan pelabuhan internasional guna mencegah varian Mu dari virus penyebab Covid-19 masuk ke Tanah Air. Kemunculan varian Mu mendorong pemerintah memperketat pengawasan dan karantina pelaku perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia.

Berita Terkini

Pemkab Bantul Ajukan Pantai Parangtritis untuk Dibuka

Pemkab Bantul mengajukan Pantai Parangtritis untuk melakukan uji coba operasional selama PPKM

15.000 Dosis Vaksin Moderna Mulai Disalurkan Kepada Warga Kulonprogo

Pemberian vaksin Moderna untuk warga Kulonprogo telah dimulai sejak Sabtu (18/9/2021). Jumlah vaksin Moderna yang tersedia sebanyak 15.000 dosis.

Pengelola Objek Wisata di Jogja Keberatan Aturan Ganjil Genap

Pengelola objek wisata di Kota Jogja keberatan apabila aturan ganjil genap jadi diberlakukan. Pasalnya, tanpa aturan itu pun, jumlah pengunjung yang bisa masuk sangat sedikit.

Deretan Orang Kaya dari Jogja, Ada Nama Artis Ibu Kota

Ini dia deretan orang kaya atau konglomerat dari Jogja, DI Yogyakarta, yang salah satunya berasal dari dunia hiburan Tanah Air.

Indahnya Tempat Wisata Tersembunyi di Bantul Ini, Jalannya Menantang Hlo

Tempat wisata kali ini begitu menantang medan jalan yang ditempuh dan hanya bisa dilalui sepeda motor. Pengunjung harus berhati-hari karena jalannya yang setapak dan sampingnya terdapat sungai.

Puluhan Kendaraan Menuju ke Hutan Pinus Mangunan Diminta Putar Balik

Puluhan kendaraan yang menuju ke Hutan Pinus di Mangunan, Dlingo, Bantul, DIY, diminta putar balik karena pemberlakuan penyekatan.

Sepuluh Persen SMP di Bantul Jalani Uji Coba PTM

Senin Depan, sejumlah SMP sederajat di Bantul menjalani uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Ganjil Genap Diberlakukan ke Tebing Breksi, 72 Kendaraan Diputar Balik

Sebanyak 164 kendaraan dizinkan naik ke Tebing Breksi selama pemberlakukan ganjil genap.

Dampak PPKM, Kualitas Udara Kota Jogja Kian Membaik

Penerapan PPKM yang berlangsung sejak Juli lalu disebut berdampak pada kualitas udara di Kota Jogja.

Aturan Ganjil Genap ke Tebing Breksi Diberlakukan, Puluhan Kendaraan Diputar Balik

Banyak wisatawan yang tak tahu aturan ganjil genap saat hendak berwisata ke Tebing Breksi, Sleman, sehingga harus rela dibupatr balik petugas.

Jelang Uji Coba PTM, Vaksinasi Pelajar SMP Terus Dikebut

Vaksinasi pelajar adalah salah satu upaya Pemkab Bantul untuk mendukung uji coba tatap muka sekolah agar orang tua siswa nyaman dan tenang.

Setelah Breksi, Giliran Candi Prambanan Gelar Uji Coba Buka

Candi Prambanan diizinkan melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Antisipasi Lonjakan Kasus Akhir Pekan, Pemkot Jogja Siapkan Isoter

Penyiagaan isoter itu sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kasus di akhir pekan saat mobilitas masyarakat meningkat.

Tsunami akibat Gempa Megathrust Mengancam, 7 dari 8 EWS di Kulonprogo Malah Rusak

Tujuh dari delapan sistem peringatan dini di pantai selatan Kulonprogo rusak. Padahal ancaman gempa megathrust yang berpotensi tsunami membayangi.