Tradisi Mandi Safar dan Rabu Wekasan di Hari Terakhir Bulan Safar

Rabu (21/9/2022) adalah Rabu terakhir di bulan Sapar atau Safar pada Kalender Jawa maupun Kalender Hijriyah, yang banyak diisi kegiatan tradisi seperti mandi safar di beberapa wilayah di Indonesia, utamanya di luar Pulau Jawa, dan selametan atau tahlilan di sebagian masyarakat Pulau Jawa.

 Perwakilan adat mengangkat menara adat yang disaksikan warga saat pelaksanaan Tradisi Mandi Safar 2022 di Pantai Babussalam, Tanjungjabung Timur, Jambi, Rabu (21/9/2022). Mandi Safar merupakan tradisi turun temurun masyarakat pesisir daerah itu yang dilaksanakan setiap hari Rabu terakhir di bulan Safar yaitu jatuh pada 21 September 2022. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym.

SOLOPOS.COM - Perwakilan adat mengangkat menara adat yang disaksikan warga saat pelaksanaan Tradisi Mandi Safar 2022 di Pantai Babussalam, Tanjungjabung Timur, Jambi, Rabu (21/9/2022). Mandi Safar merupakan tradisi turun temurun masyarakat pesisir daerah itu yang dilaksanakan setiap hari Rabu terakhir di bulan Safar yaitu jatuh pada 21 September 2022. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym.

Solopos.com, SOLO — Rabu (21/9/2022) adalah Rabu terakhir di bulan Sapar atau Safar pada Kalender Jawa maupun Kalender Hijriyah, yang banyak diisi kegiatan tradisi seperti mandi safar di beberapa wilayah di Indonesia, utamanya di luar Pulau Jawa, dan selametan atau tahlilan di sebagian masyarakat Pulau Jawa.

Ritual mandi Safar meski rutin digelar setiap tahun, menjadi kontroversi di kalangan masyarakat Islam. Mandi ini diawali dengan menulis tujuh ayat al-Qur’an yang berawal “Salamun”, kemudian dimasukkan ke dalam air yang akan dipergunakan untuk mandi.

Bahtiar L, Ayub Mursalim, dan Masburiyah dalam Akulturasi Islam dan Tradisi Lokal; Studi Kasus di Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur, (2008) menyebut mandi Safar diyakini sebagian masyarakat sebagai salah satu ritual yang dapat menghindarkan manusia dari berbagai rnacam bala, bencana, dan penyakit serta menyelamatkan manusia dari fitnah (siksa) Dajjal.

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Peradaban Kuno di Lembah Sungai Bengawan Solo

Lembah sungai terpanjang di Pulau Jawa, Bengawan Solo rekaman jejak peradaban kuno di lembahnya.

+ PLUS Ketika Jenama Tak Bisa Sembarangan Sebut Piala Dunia FIFA 2022

Jenama atau brand/merek tak bisa sembarangan menggunakan, menyebut, atau menulis Piala Dunia FIFA 2022 atau FIFA World Cup 2022 dalam setiap promosinya untuk tujuan komersial.

+ PLUS Kawin Kontrak di Balik Bisnis Mebel Jepara

Praktik kawin kontrak terjadi di Jepara antara wanita pribumi dengan pengusaha asing demi melanggengkan bisnis mebel.

+ PLUS Soloraya Layak Jadi Provinsi Baru

Soloraya dinilai sudah layak berdiri menjadi provinsi baru yang terpisah dari wilayah Jawa Tengah.

+ PLUS Warteg, Kedai Kuliner Cepat Saji Kearifan Lokal Cita Rasa Melegenda

Warteg adalah kedai kuliner dengan kearifan lokal tak lekang oleh waktu yang memiliki banyak makna filosofis, termasuk kesetaraan.

+ PLUS Gerakan Anti-Swapraja Pupus Mimpi Soloraya: Daerah Istimewa Surakarta (DIS)

Gerakan anti-swapraja mengubur mimpi Soloraya menjadi Daerah Istimewa Surakarta pada 1946.

+ PLUS Kecelakaan Mematikan di Jalan Tol Mayoritas Disebabkan Kesalahan Pengemudi

Sejumlah kecelakaan lalu lintas mematikan yang terjadi di jalan tol mayoritas penyebabnya adalah kesalahan pengemudi.

+ PLUS Denny Caknan dari Tukang Sapu Jadi Penyanyi Dangdut Koplo Paling Magis

Perjalanan karier Denny Caknan hingga menjadi penyanyi dangdut koplo paling magis saat ini penuh liku-liku, karena sebelumnya pernah menjadi tukang penyapu jalan.

+ PLUS Hampir 100 Tahun, Mahathir Mohamad Politikus Tertua dengan Harta Menggurita

Mahathir Mohamad, berusia 97 tahun akhirnya pensiun dari dunia politik dan disebut sebagai salah satu (mantan) kepala pemerintahan terkaya di dunia, dengan harta menggurita.

+ PLUS Indonesia Negeri Seribu Bencana

Indonesia disebut sebagai Negeri Seribu Bencana karena letak geografisnya di jalur pertemuan tiga lempeng, dikelilingi gunung berapi, dan berada tepat di garis khatulistiwa.

+ PLUS Asa Soloraya Jadi Provinsi Baru dari Pemekaran Wilayah Jawa Tengah

Harapan Soloraya menjadi provinsi baru dari pemekaran wilayah Jawa Tengah terus mengemuka, mengingat kawasan ini sudah cukup maju dalam berbagai bidang.

+ PLUS Sering Dibutuhkan, Kualitas Toilet Umum Belum Diperhatikan

Bukan hanya pemerintah, Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) juga memiliki standar kualitas yang harus dipenuhi oleh sebuah toilet umum.

+ PLUS Kisah Temuan Peripih Emas 18 Karat di Situs Ringinlarik Musuk Boyolali

Pekerja pembangunan proyek embung di Dukuh Kebon Luwak, Desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk, Boyolali menemukan peripih emas 18 karat.

+ PLUS Rumah Tradisional Tahan Gempa Dirancang Nenek Moyang Sejak Dulu Kala

Sejak zaman dahulu, nenek moyang telah mewariskan teknologi bangunan tahan gempa melalui konstruksi rumah tradisional, salah satunya berbentuk Joglo.

+ PLUS Film Erotis Semi-Porno Pernah Warnai Indonesia di Era 1990-an

Pada dekade 1980-an hingga 1990-an, masyarakat Indonesia disuguhi deretan film erotis semi-porno yang memasukkan adegan seks dalam skenario ceritanya.

+ PLUS Sesendok Makanan Dibuang, Gunungan Sampah Bermunculan

Indonesia menjadi salah satu negara penyumbang sampah makanan terbesar di dunia. Hal ini bisa ditekan dengan tidak malu membungkus sisa jajan di restoran atau mendaur ulang hasil masakan di rumah.

+ PLUS Mimpi Buruk Nelayan, Laut Nusantara Makin Tak Ramah

Kondisi laut Indonesia kini tidak lagi ramah bagi nelayan kecil karena tercemar limbah dan mereka harus bersaing dengan kapal besar.

+ PLUS Hikayat Musim Dingin & Bola Madiun pada Piala Dunia 2022 Qatar

Musim dingin dan bola pabrikan Madiun menjadi saksi kompetisi sepak bola bergengsi Piala Dunia 2022 di Qatar.

+ PLUS Yang Hilang Kembali Mengancam, KLB Polio Setelah 8 Tahun Bebas Polio

Setelah 8 tahun dinyatakan bebas polio pada 2014 oleh World Health Organization (WHO), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio.

+ PLUS Narimo ing Pandum, Filosofi Menerima Masyarakat Jawa

Masyarakat Jawa memiliki filosofi narimo ing pandum dalam menjalani kehidupan.