Totalitas Yasmin Si Penggemar Warna Pink, Luar Biasa!
Yasmin Charlotte, Guru Terobsesi Warna Pink (instagram.com/yasi_pinkarella)

Solopos.com, SOLO -- Kesukaan pada warna tertentu hal yang biasa. Hanya sedikit orang yang benar-benar total dalam menyukai warna favoritnya. Seperti perempuan penggemar warna pink bernama Yasmin Charlotte.

Sebagai penyuka warna pink, Yasmin benar-benar luar biasa. Karena tidak hanya pakaian, tetapi rumahnya juga dipenuhi barang-barang warna itu.

Melansir The Sun, Yasmin Charlotte, 32, seorang guru,  sudah menyukai warna pink sejak masih kecil. Namun, wanita asal Swiss ini baru bisa berfokus pada obsesinya sejak punya flat sendiri.

"Pulang ke flat serba pink membuatku merasa tenang setelah melalui hari yang stres. Ini seperti selimut yang nyaman bagiku," ujar Yasmin dilansir dari Suara.com.

"Ketika aku tinggal dengan pasanganku, hanya separuh flat yang berwarna pink. Saat itu aku masih mahasiswa, dan aku membuat banyak baju (pink) di rumah saat punya waktu luang."

Cara Membuat Masker Lidah Buaya yang Jadi Rahasia Awet Muda Yuni Shara

Begitu pindah ke flat miliknya sendiri, Yasmin memutuskan untuk totalitas. Dia mengecat dinding flatnya berwarna pink, kemudian memenuhinya dengan barang-barang dengan warna serupa.

Yasmin Charlotte, Guru Terobsesi Warna Pink (instagram.com/yasi_pinkarella)

Bahkan, jika Yasmin menemukan barang yang dia sukai tapi memiliki warna lain, barang itu akan dicat warna yang senada. Isi lemari Yasmin juga tidak jauh dari aneka macam warna kesukaannya. Wanita ini punya 100 sepatu berwarna pink yang memenuhi raknya.

Yasmin juga pernah belajar untuk menjadi penjahit. Karena itulah, Yasmin bisa membuat aneka macam baju dengan warna favoritnya.

"Aku tidak diminta memakai seragam ke tempat kerja dan aku tidak akan pernah memilih pekerjaan di mana aku tidak bisa memakai warna kesukaanku," ungkap Yasmin.

Viral Video Tiktok Orang Iseng Ganti Label Harga di Minimarket, Netizen Geram

Sejak Usia 16 Tahun

"Selama 13 tahun terakhir, aku tidak memakai warna apa pun kecuali pink. Jika aku harus pergi ke pemakaman atau sesuatu seperti itu, aku meminjam baju," tambahnya.

Guru 32 tahun ini menyebut bahwa warna pink meninggalkan kesan feminim, lembut, cerah, dan bahagia. Namun, sewaktu kecil, Yasmin ternyata pernah menganggap warna tersebut kekanak-kanakan.

Barulah di umur 16 tahun, wanita ini kembali jatuh cinta dengan warna tersebut dan terus memakainya hingga kini. Sekitar tiga tahun setelahnya, dia mulai membuang baju-bajunya yang bukan pink.

Mengejutkan, Nella Kharisma dan Dory Harsa Ungkap Pernikahan Mereka di Acara Ini

Yasmin Charlotte, Guru Terobsesi Warna Pink (instagram.com/yasi_pinkarella)

Mayoritas waktu, Yasmin menarik perhatian dan mendapat pujian untuk penampilannya. Namun, ada kalanya Yasmin diejek karena hanya memakai satu warna. Di sisi lain, siswa-siswa Yasmin menyebutnya sebagai Miss Pink dan sering bertanya kenapa Yasmin selalu berpenampilan seperti Barbie.

"Ada banyak orang yang berkata, 'Kau hebat karena memakai apa yang ingin kau pakai, itu menakjubkan' dan aku selalu bilang mereka juga bisa melakukan ini."

"Aku akan senang melihat orang-orang memiliki rasa percaya diri sebagai individu, meski itu hanya berupa memiliki potongan rambut berbeda. Lakukan apa yang membuatmu bahagia," tambahnya.

 

Sumber: Suara.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom