Top! Taklukkan Persip, Persebi Boyolali Segel Tiket Semifinal Liga 3

Persebi Boyolali menyegel satu tiket ke babak semifinal Liga 3 Zona Jawa Tengah (Jateng).

 Tangkapan layar selebrasi pemain Persebi seusai mencetak gol ke gawan Persip Pati. (Instagram)

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar selebrasi pemain Persebi seusai mencetak gol ke gawan Persip Pati. (Instagram)

Solopos.com, PEKALONGAN — Persebi Boyolali memastikan satu tiket ke babak semifinal Liga 3 Zona Jawa Tengah (Jateng). Kepastian itu diperoleh Laskar Pandan Arang, julukan Persebi, setelah menundukkan tim tuan rumah, Persip Pekalongan, dengan skor 4-2 pada laga lanjutan Grup G Liga 3 Jateng di Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, Minggu (28/11/2021) sore.

Keempat gol Persebi masing-masing dilesakkan Ahnaf Al Kahfid pada menit ke-13, Eksan Pamungkas di menit ke-19, Iwan Febrianto pada menit ke-72, dan Joko Sasongko pada menit ke-78.

PromosiButuh Gerakan Reformasi Jilid Kedua

Sementara dua gol Persip Pekalongan masing-masing dicetak Nur Coyo pada menit ketiga, dan penalti Ripal Wahyudi pada menit ke-55.

Baca juga: Sempurna! Kalahkan PSISa, Persebi Belum Terkalahkan di Liga 3 Jateng

Dengan kemenangan ini, Persebi Boyolali pun melanjutkan rekor tak pernah kalah di kancah Liga 3 Jateng. Sejak babak penyisihan hingga tiga laga yang dilakoni di babak 10 besar, Persebi belum pernah sekali pun menelan kekalahan maupun hasil seri. Klub asal Kota Susu itu selalu meraih tiga poin, alias kemenangan.

Kemenangan ini juga membuat Persebi memuncaki klasemen sementara Grup G. Persebi mengemas sembilan poin hasil dari tiga kali kemenangan di babak 10 besar Grup G.

Poin Persebi itu sama dengan Persipa Pati, yang pada laga lebih telat mengalakan Persekap Kabupaten Pekalongan dengan skor tipis 1-0. Persipa saat ini juga mengemas poin sembilan, hasil dari tiga kali kemenangan. Meski demikian, Persipa harus puas di posisi kedua klasemen Grup G karena kalah agregat gol dari Persebi Boyolali.

Persebi masih menyisakan satu laga di babak 10 besar Grup G kontra Persipa Pati di Stadion Hoegeng, Selasa (30/11/2021) nanti. Meski demikian, laga ini sudah tidak berpengaruh karena kedua tim, baik Persebi Boyolali maupun Persipa Pati, sudah memastikan lolos ke babak semifinal Liga 3 Zona Jateng.

Baca juga: Kalah dari PSISa, Persika Tutup Asa ke Semifinal Liga 3 Jateng

Dua tim memastikan lolos ke semifinal dari Grup G MS Glow for Men Liga 3 Jawa Tengah 2021. Persebi Boyolali dan Persipa Pati, diantara kedua tim tinggal menentukan juara dan runner-up grup pada laga terakhir,” tulis akun @pssijateng di Instagram, Minggu.

Menghadapi Persip Pekalongan, Persebi Boyolali sebenarnya cukup kerepotan. Bahkan Persebi sempat dikejutkan gol cepat pemain Persip, Nur Coyo, pada menit ketiga.

Namun, Persebi mampu bangkit dan membalikkan keadaan melalui dua gol yang masing-masing dicetak Ahnaf dan Eksan pada menit ke-13 dan ke-19.

Seusai turun minum, Persip mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti Ripal Wahyudi di menit ke-55. Namun, Persebi kembali unggul lewat dua gol Iwan Febrianto pada menit ke-72, dan gol Joko Sasongko di menit ke-78.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

+ PLUS 10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

Sepuluh orang prajurit TNI ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan dan penyiksaan penghuni kerangkeng manusia di rumah Bupai Langkat nonaktif, Provinsi Sumatra Utara, Terbit Rencana Peranginangin.

Berita Terkini

Ini Tip Bagi Jemaah Haji Menghadapi Cuaca Ekstrem di Arab Saudi

Ada beberapa tips yang wajib dilakukan oleh jemaah haji agar tetap sehat saat melakukan ibadah haji,

Panglima TNI Temui Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bahas Apa?

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengunjungi Muhammadiyah untuk membicarakan masalah-masalah kebangsaan.

Cuaca Arab Saudi Mulai Ekstrem, Saat Musim Haji 50 Derajat Celcius

Saat pelaksanaan ibadah hingga puncak haji diperkirakan bisa mencapai 50 derajat Celcius.

Aturan Baru Nama Minimal 2 Kata, Ini Penjelasan Dirjen Dukcapil

Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan A Fakrulloh, mengatakan aturan nama minimal dua kata di dokumen kependudukan hanya bersifat imbauan.

Pelat Nomor Kendaraan Warna Putih Berlaku Juni 2022, Ini Teknisnya

Proses pergantian pelat nomor dari warna hitam ke warna putih ini akan diberlakukan secara bertahap.

10 Prajurit TNI Membantu Local Strongman Mengelola Kerangkeng Manusia

Sepuluh orang prajurit TNI ditetapkan menjadi tersangka kasus penganiayaan dan penyiksaan penghuni kerangkeng manusia di rumah Bupai Langkat nonaktif, Provinsi Sumatra Utara, Terbit Rencana Peranginangin.

Mataram Geger, Pengguna Jalan Dipanah Orang Misterius

Seorang pengendara sepeda motor, ARH, dipanah orang misterius tanpa alasan, Sabtu (21/5/2022) malam.

Kapan Libur Panjang Kenaikan Sekolah? Simak Kalender Pendidikan 2022

Sedangkan bagi masyarakat, kalender pendidikan sekaligus untuk melihat kapan liburan sekolah tiba.

Tiga Pelaku Skimming ATM Dibekuk, Salah Satunya Berotot Bak Rambo

Salah satu pelaku skimming di Kepulauan Riau bertubuh berotot bak Rambo.

Biasa Sidangkan Kasus Narkoba, 2 Hakim Ditangkap karena Sabu-Sabu

Kedua hakim PN Rangkasbitung ditangkap beberapa hari lalu dengan barang bukti yang disita sabu-sabu seberat 20,634 gram.

Prasasti Talang dan Candi Borobudur Ungkap Makanan Pokok Asli Indonesia

Makanan pokok khas nenek moyang Indonesia bukanlah nasi. Hal itu terungkap dalam Prasasti Talang Tuwo dan relief Candi Borobudur yang masing-masing dibuat pada abad ke-7 dan ke-8.

Profil Fahmi Idris, Spesialis Menakertrans di Era Habibie dan SBY

Fahmi Idris pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) pada era B.J. Habibie dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Baru! Ini Aturan Lengkap Penulisan Nama di KTP

Kemendagri mengeluarkan tiga larangan terkait pencatatan nama pada dokumen kependudukan, seperti di KTP.

Pemerintah Larang Penggunaan Nama Hanya 1 Kata, Begini Penjelasannya

Dokumen kependudukan yang dimaksud meliputi biodata penduduk, keluarga, kartu identitas anak, kartu tanda penduduk elektronik, surat keterangan kependudukan, dan akta pencatatan sipil.

Fakta Tak Sehijau Kata-Kata, Greenwashing Jadi Arus Besar Perbankan

Lembaga keuangan nasional dan global masih berdiri dua kaki. Membiayai sektor energi kotor dan perusak lingkungan sekaligus membiayai sektor energi bersih. Komitmen green financing belum optimal, justru greenwashing yang menguat.