Tolong Ayahnya, Warga Nogosari Boyolali Meninggal Tenggelam di Waduk Cengklik
Tim SAR Gabungan berusaha mengevakuasi jenazah korban laka air Alfian Nurma Wibowo di Waduk Cengklik, Boyolali, Senin (3/8/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, BOYOLALI – Seorang warga Nogosari ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Waduk Cengklik, di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Senin (3/8/2020). Diduga korban kelelahan setelah sempat menolong ayahnya yang hampir tenggelam.

Kejadian tragis itu terjadi pada Senin siang sekitar pukul 10.30 WIB. Korban adalah Alfian Nurma Wibowo, 30, warga Bratan, Jeron, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali.

Menurut informasi yang dihimpun Solopos.com, pada hari itu korban bersama ayahnya, Tahwadi, datang ke Waduk Cengklik, Boyolali, untuk memancing. Mereka berdua memancing di tengah waduk naik perahu sewaan.

Putri Woelan Mantap, Purnomo Masih Ragu Berkoalisi Lawan Gibran di Pilkada Solo?

Sesampainya dilokasi yang diinginkan, sekitar 15 meter dari tepi waduk, keduanya turun dari perahu. Ada informasi yang menyebutkan keduanya sempat berenang setelah turun dari perahu.

Tiba-tiba Tahwadi memberi tahu anaknya jika sudah tidak kuat. Kemudian korban menghampiri ayahnya dan bermaksud menolongnya.

Kapolsek Ngemplak, AKP Muhammad Arifin Suryani, mengatakan beberapa saat setelah turun dari perahu terdengar suara minta tolong dari arah korban. Pengemudi perahu lantas datang menolong. Namun, hanya Tahwadi yang berhasil diselamatkan.

Sah! Gerindra Dukung Gibran-Teguh di Pilkada Solo, Siapa Selanjutnya?

Korban disebut sempat menolong ayahnya. Dia menggendong sang ayah sembari menunggu perahu datang ke tengah Waduk Cengklik, Boyolali.

"Jadi mereka turun dari perahu untuk nyobok [memancing]. Setelah mengantarkan keduanya, perahu menepi lagi. Belum lama ditinggal perahu, korban minta tolong dan berusaha menyelematkan bapaknya, korban sempat menggendong bapaknya, sambil menunggu kapal datang,” terang Kapolsek Ngemplak mewakili Kapolres Boyolali.

Korban Tenggelam

Korban pun akhirnya tenggelam diduga karena tidak kuat. Sementara ayah korban berhasil diselamatkan.

“Tapi korban tidak kuat lagi, seanjutnya justru bapaknya selamat, tapi anak tenggelam," sambung dia.

Asal-Usul Gunung Merapi, Kisah Pertempuran 2 Empu dan Dewa

Selanjutnya tim SAR gabungan dan sukarelawan melakukan pencarian terhadap korban di area Waduk Cengklik, Boyolali. Proses pencarian memakan waktu sekitar 1,5 jam sampai akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Proses pencarian sekitar 1,5 jam. Korban tidak bisa diselamatkan lagi. Kondisi berdasarkan tim kesehatan, tidak ditemukan unsur kekerasan, murni kecelakaan air. Saat ini langsung dibawa ke rumah duka," kata dia.

Salah satu personel dari Basarnas Pos SAR Solo, Gohan, mengatakan korban ditemukan di kedalaman dua hingga tiga meter. "Kemungkinan kehabisan tenaga," kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom