Tol Solo-Jogja Jamin Tak Ganggu Jalan Kabupaten dan Saluran Irigasi

Pelaksana konstruksi proyek tol Solo-Jogja menjamin ada rekayasa teknis yang dilakukan pada perpotongan jalan tol dengan jalan kabupaten serta saluran irigasi.

 Proyek fisik yakni membuat jalan poros dan saluran irigasi yang dilintasi jalan tol Solo-Jogja mulai dilakukan di beberapa wilayah di Klaten. Pelaksana proyek jalan tol memastikan kawasan yang terdapat yoni tak bakal digusur maupun diuruk demi pembangunan jalan tol. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

SOLOPOS.COM - Proyek fisik yakni membuat jalan poros dan saluran irigasi yang dilintasi jalan tol Solo-Jogja mulai dilakukan di beberapa wilayah di Klaten. Pelaksana proyek jalan tol memastikan kawasan yang terdapat yoni tak bakal digusur maupun diuruk demi pembangunan jalan tol. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN—Tim pengadaan konstruksi memastikan proyek jalan tol Solo-Jogja tak bakal mengganggu jalan kabupaten maupun saluran irigasi. Pelaksana konstruksi proyek strategis nasional itu menjamin ada rekayasa teknis yang dilakukan pada perpotongan jalan tol dengan jalan kabupaten serta saluran irigasi.

Tim pengadaan konstruksi merupakan tim terdiri dari perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dibentuk Pemkab Klaten untuk mengawal proyek konstruksi jalan tol Solo-Jogja. Pemkab juga membentuk tim pengadaan lahan yang mengawal proses pembebasan lahan untuk jalan tol.

Promosi24 Tahun Kerusuhan Mei 1998 di Solo, Bermula dari Demo Mahasiswa

Sekretaris Tim Pengadaan Konstruksi, Fadzar Indriawan, mengatakan tidak ada satupun jalan kabupaten yang bakal terganggu proyek jalan tol Solo-Jogja. Begitu pula dengan saluran irigasi.

Baca Juga: Selalu Gembira, Resep Mbah Gandung Tetap Sehat di Usia Senja

“Semua dipastikan aman. Sudah dijamin JMM [PT Jogjasolo Marga Makmur, pengembang jalan tol Solo-Jogja-Kulonprogo]. Tidak ada satu pun yang ditutup,” kata Fadzar saat ditemui di Pemkab Klaten pekan lalu.

Fadzar mengatakan rekayasa yang dilakukan untuk jalan kabupaten yakni akses tetap dipertahankan dengan konstruksi berupa jembatan maupun box culvert. Sementara, saluran irigasi bakal dibuatkan terowongan menggunakan box culvert dengan ketentuan tinggi minimal 2 meter.

“Tinggi saluran irigasi minimal 2 meter tujuannya agar orang bisa masuk untuk maintenance. Sementara, lebar saluran irigasi disesuaikan dengan saluran existing [yang sudah ada],” kata Fadzar yang menjabat Kabag Pembangunan Setda Klaten tersebut.

Baca Juga: Hanya 120 Penyandang Disabilitas di Boyolali Bekerja di Perusahaan

Terkait jalan desa, Fadzar menjelaskan ada beberapa jalan desa yang bersimpangan dengan jalan tol bakal dialihkan ke ruas lain. “Tetapi akses masih ada,” urai dia.

Disinggung ruas jalan kabupaten maupun saluran irigasi ketika pembangunan berlangsung, Fadzar juga menjelaskan tak bakal terganggu. Dia menjelaskan tim kabupaten bakal terus mengawal proses konstruksi jalan tol Solo-Jogja.

“Di satu sisi jalan tol itu PSN [proyek strategis nasional]. Tetapi di sisi lain jangan sampai dengan jalan tol ini nanti masyarakat terganggu dan mendapatkan dampak negatif. Itu yang kami antisipasi. Oleh karena itu, kenapa kami membuat tim ini juga untuk mengantisipasi itu,” kata dia.

Baca Juga: Tutup Tebing Longsor, Warga Tegalmulyo Dibantu SAR Klaten

 

Dikebut

Sementara itu, pekan lalu tim Pemkab menggelar rapat koordinasi dengan tim dari JMM. Rapat tersebut digelar untuk membahas rencana konstruksi ruas jalan tol Solo-Jogja seksi 1.2 dengan trase di wilayah Klaten sebagian Kecamatan Ngawen hingga Prambanan. Dalam rapat itu, ada 10 jalan kabupaten yang bakal bersimpangan dengan jalan tol.

“Dalam rapat ini dibahas terkait lintasan. Ada yang sebagian berupa jembatan dan ada satu yang berupa box culvert,” kata dia.

Soal proyek konstruksi ruas jalan tol antara Ngawen hingga Prambanan, Fadzar menjelaskan menanti proses pengadaan lahan untuk tol rampung. Saat ini, proses pengadaan lahan baru memasuki wilayah Ngawen. Ditargetkan, proses pengadaan lahan terutama di wilayah Klaten dikebut pada 2022.

Baca Juga: Kunker ke Jatim, DPRD Wonogiri Tak Banyak Dapat Ilmu

Soal konstruksi jalan tol wilayah Klaten yang masuk seksi 1.1 antara Kecamatan Polanharjo dan sebagian Ngawen, Fadzar menuturkan sudah dimulai di beberapa lokasi.  Disinggung jumlah total ruas jalan kabupaten yang bersimpangan dengan jalan tol, Fadzar menjelaskan cukup banyak. Dia memperkirakan ada sekitar 20 jalan kabupaten.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jumlah total jalan kabupaten yang bersimpangan dengan jalan tol ada 19 ruas mulai dari wilayah Kecamatan Polanharjo hingga Manisrenggo/Prambanan. Sebelumnya, Pemkab sudah mengusulkan agar jalan kabupaten tak diubah.

Selain itu, pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) merekomendasikan agar konstruksi bangunan persimpangan antara jalan tol dengan jalan kabupaten berupa konstruksi jembatan.

Baca Juga: Unik, Seluruh Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Ini Menghadap Selatan

Pertimbangan meminta konstruksi bangunan berupa jembatan bukan box culvert agar pandangan pengguna jalan yang melintasi jalan kabupaten yang bersimpangan dengan jalan tol tetap luas.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pemilihan Presiden 2024, Elektabilitas Lebih Penting daripada Platform

+ PLUS Pemilihan Presiden 2024, Elektabilitas Lebih Penting daripada Platform

Platform atau program kerja kandidat presiden tampak tidak begitu penting menuju pemilihan presiden 2024. Prioritas menuju pemilihan presiden 2024 adalah elektabilitas kandidat setinggi-tingginya.

Berita Terkini

Pura-Pura Mau Beli, Warga Karangnongko Klaten Gondol Motor Showroom

Pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor di showroom yang berada di Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten, Klaten, Jawa Tengah, akhirnya ditangkap polisi.

Joss! Pelajar SMA di Teras Boyolali Diterima di 7 Kampus Luar Negeri

Kisah inspiratif kali ini tentang seorang pelajar SMA asal Teras, Boyolali, diterima di tujuh kampus luar negeri.

Misteri Jembatan Jurug Solo: Bunga Tabur, Onggo-Inggi & Gundul Pringis

Jembatan Jurug Lama di Kota Solo konon menyimpan segudang kisah misteri.

Waduh! Pemuda Wonogiri Emoh Jadi Petani

Generasi muda di Wonogiri, Jawa Tengah, enggan belajar di bidang pertanian.

Sekolah di Sragen Siap PTM 100%,

Sekolah di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, sudah siap menggelar PTM secara penuh.

Ini Alasan Kemenparekraf Bangun Kampus Rp400 Miliar di Gemolong Sragen

Keberadaan kampus Politeknik Pariwisata senilai Rp400 miliar yang akan dibangun Kemenparekraf di Gemolong, Sragen, diyakini akan membawa multiplier effects bagi warga setempat.

Wah! TPA Sampah Putri Cempo Solo Disiapkan Jadi Tempat Wisata Edukasi

Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Sampah Putri Cempo di Mojosongo, Solo, diproyeksikan menjadi tempat wisata edukasi.

Curhatan Ibu-Ibu Solo Pengguna Sepur Kelinci: Dulu Senang, Kini Waswas

Sejumlah ibu-ibu yang kerap naik sepur kelinci untuk hiburan bersama anak-anak mereka di wilayah Solo mengaku kini takut naik kendaraan tersebut setelah peristiwa kecelakaan di Boyolali.

Tak Hanya Ganjar dan Rudy, Gibran Juga Absen Halalbihalal PDIP Jateng

Selain Ganjar Pranowo yang tak diundang, FX Hadi Rudyatmo dan Gibran Rakabuming Raka yang diundang juga tak menghadiri halalbihalal DPD PDIP Jateng.

TPA Putri Cempo Solo Bakal Impor Sampah, Dari Mana?

TPA Putri Cempo di Mojosongo, Solo, akan impor sampah untuk memenuhi kebutuhan operasional PLTSa beberapa tahun ke depan.

Kereta Kelinci di Klaten hanya Diperbolehkan Beroperasi di Area Wisata

Jajaran Polres Klaten mengimbau ke pemilik/pengelola kereta kelinci tidak mengoperasikan kendaraan tersebut di jalan raya di Kabupaten Bersinar.

Dulu Penuh Sampah, Lahan di Mojayan Klaten Kini Jadi Tempat Berkuda

Ada tempat berkuda yang terhitung baru di Klaten. Namanya de Christo Equine Park.

Agrowisata Tani Manunggal Selogiri Wonogiri Ajak Anak Muda Bertani

Agrowisata Barro Tani Manunggal berdiri di Desa Jaten, Kecamatan Selogiri. Agrowisata tersebut menjadi tempat bagi siapa pun yang ingin belajar bercocok tanam dengan benar.

Wow! Politeknik Pariwisata Sragen Dilengkapi Hotel Internasional Lur

Kampus Politeknik Pariwisata yang akan dibangun Kemenparekraf di Gemolong, Sragen, akan dilengkapi sejumlah fasilitas pembelajaran mewah hotel berkelas internasional.

Basarnas Pos SAR Surakarta Bertemu Perwakilan Sukarelawan se-Soloraya

Basarnas Pos SAR Surakarta menyelenggarakan halalbihalal di kantor Basarnas Pos SAR Surakarta Jl. Tentara Pelajar, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada Sabtu (14/5/2022).