Tol Solo-Jogja Dibangun Mulai Agustus 2020, Klaten Kena 28 Km
Ilustrasi tol. (Reuters-David McNew)

Solopos.com, KLATEN – Pembangunan konstruksi Tol Solo-Jogja diperkirakan dimulai Agustus 2020. Sementara penetapan lokasi (penlok) Tol Solo-Jogja paling cepat dilakukan April 2020.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, PT Adhi Karya selaku pelaksana proyek pembangunan Tol Solo-Jogja dan konsultan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) menggelar konsultasi publik Amdal di Hotel Tjokro Klaten, Rabu (5/2/2020).

Bertahan di China Demi Garap Skripsi, 9 Mahasiwa Boyolali Segera Pulang

Dalam diskusi itu dibahas panjang jalan Tol Solo-Jogja mencapai 93 kilometer. Sekitar 35,6 kilometer berada di Jawa Tengah (Jateng) yang meliputi wilayah Karanganyar, Boyolali, dan Klaten.

Di Klaten, panjang jalan Tol Solo-Jogja mencapai 28 kilometer.

Pencinta Kuliner Gorengan Wajib Tahu! Ini Asal-Usul Tempe Mendoan

“Amdal harus sudah diselesaikan Maret atau April mendatang. Penlok jalan tol Solo-Jogja diharapkan April 2020. Selanjutnya, Agustus 2020 sudah dimulai pembangunan konstruksinya [proses pengerjaan berkisar 1,5 tahun-2 tahun],” kata Konsultan Amdal Jalan Solo-Jogja, Didin Sukma Rahmat, di sela-sela konsultasi publik di Hotel Tjokro Klaten.

Suporter: Persis Solo Butuh Pemain Berdaya Juang

Didin Sukma Rahmat mengatakan, pembangunan Tol Solo-Jogja di Jateng dilakukan dalam tiga tahap.

Nantinya, Tol Solo-Jogja di Jateng akan dilengkapi empat simpang susun.

Silent Stroke, Mematikan Tapi Nyaris Tanpa Gejala

“Di tahap I, simpang susun di Klaten ada di Karanganom, Klaten, dan Prambanan. Simpang susun ini merupakan jalur masuk dan keluarnya kendaraan. Di tahap II akan dibangun simpang susun di Manisrenggo. Di Klaten akan ada dua rest area bertipe A,” terang Didin Sukma Rahmat.

Hati-Hati, Ini Bahaya Minum Air Panas

Perwakilan PT Adhi Karya, Amin, mengatakan sosialisasi pembangunan Tol Solo-Jogja di Klaten berlangsung dalam dua pekan ke depan.

“Target Penlok sebelum Juni. Agustus sudah bisa konstruksi," katanya.

32.098 Rumah di Klaten Kosong, di Mana Penghuninya?

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Klaten, Srihadi, mengatakan pembahasan Amdal menjadi hal utama yang harus dirampungkan sebelum pembangunan Tol Solo-Jogja.

Hasil pembahasan Amdal akan berdampak ke tahap berikutnya.

Pendaftaran SNMPTN di Depan Mata, Ini Daftar Jurusan Kuliah Termurah

“Yang terpenting dalam pembahasan Amdal itu untuk mencegah terjadinya gejolak atau pun konflik sosial di tengah masyarakat. Dokumen Amdal ini juga digunakan menentukan trase jalan tol. Hari ini [kemarin], pembahasan Amdal kali pertama dibahas [melibatkan seluruh desa dan kecamatan terdampak pembangunan jalan tol Solo-Jogja],” katanya.

Lowongan Kerja Terbaru, Klik di Sini!

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho