Tutup Iklan
Tokopedia Digelontor Investasi Google Rp14,5 Triliun? Ini Kata Pimpinannya

Solopos.com, JAKARTA -- Google and Temasek Holdings Pte. dikabarkan melakukan negosiasi untuk menanamkan investasi di perusahaan unicorn Indonesia, Tokopedia.

Tak tanggung-tanggung, nilai pendanaan untuk startup e-commerce itu bernilai hingga Rp14,5 triliun.

Google and Temasek Holdings Pte. tengah melakukan negosiasi untuk ikut serta dalam putaran pendanaan senilai US$500 juta (setara Rp7,25 triliun) hingga US$1 miliar (setara Rp14,5 triliun) terhadap Tokopedia.

Wow! Pabrik Furnitur di Semarang Ini Pernah Layani Order Kim Kardashian

Seperti dikutip Bisnis.com dari Bloomberg, Jumat (3/7/2020), disebutkan Tokopedia yang didanai oleh Softbank Vision Fund juga tengah mengadakan pembicaraan dengan perusahaan lain.

Perusahaan dimaksud adalah perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat, seperti Facebook Inc., Microsoft Corp., dan Amazon.com Inc.

Namun, Google and Temasek dikatakan merupakan calon investor yang paling aktif dalam melakukan negosiasi itu. Pembicaraan terkait dengan rencana investasi ke Tokopedia tersebut akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.

6 Bulan, DBD Telan 47 Korban Jiwa di Jateng

Terkait Perlambatan Ekonomi di AS dan Eropa

Perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat memang tengah meningkatkan perhatiannya ke Asia. Hal itu seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi di negara itu dan Eropa.

Negara-negara dengan pertumbuhan penggunaan ponsel pintar tinggi seperti Indonesia pun menjadi sasaran.

Facebook sebelumnya menanamkan modal di salah satu platform digital di India, yakni Jio Platform. Sedangkan salah satu unit bisnisnya, yakni WhatsApp, belum lama ini juga mengucurkan dana kepada Gojek.

Nasabah Bank Ini Curhat Terganggu Debt Collector, Sehari Ditelepon 230 Kali

Pendanaan Tokopedia dikatakan telah mendekati tahap akhir untuk tahun ini. Sebelum akhirnya kasus pencurian data perusahaan terungkap ke publik.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, sekitar 90 juta data pengguna Tokopedia berhasil dicuri. Bahkan, peristiwa pencurian data tersebut menyeret perusahaan ke meja hijau atas gugatan yang dilancarkan oleh Komunitas Konsumen Indonesia (KKI).

Sementara itu, pihak Tokopedia enggan memberi komentar terkait dengan kabar rencana investasi dari Google and Temasek Holdings Pte. itu.

"Kami tidak berkomentar untuk spekulasi atau rumor pasar," ujar VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak kepada Bisnis.com, Jumat (3/7/2020).

Update Covid-19 Dunia: Kasus Positif di Amerika Serikat Hampir 3 Juta

Sumber: Bisnis.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho