Toko Sepatu Bermerek Nike Palsu Digerebek Polisi, Ini Komentar Disdag Solo

Toko Sepatu Bermerek Nike Palsu Digerebek Polisi, Ini Komentar Disdag Solo

SOLOPOS.COM - Sejumlah kios perlengkapan alat-alat olahraga di Pasar Ngudi Rejeki, Gilingan, Banjarsari, Solo, tutup, Jumat (21/7/2017). (Muhammad Ismail/JIBI/Solopos)

Dinas Perdagangan Solo mengaku sudah berulang kali membina dan mengingatkan pedagang soal penjualan barang palsu.

Solopos.com, SOLO — Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo tak berkutik ihwal maraknya peredaran produk sepatu bermerek palsu atau KW di pasar-pasar Kota Bengawan.

Kepala Disdag Solo Subagiyo mengatakan tak memiliki kewenangan menindak para pedagang yang menjajakan barang KW. Kewenangan penindakan tersebut ranahnya kepolisian. (Baca juga: Sisir Toko di Solo, Polda Jateng Sita Ratusan Sepatu Nike Palsu)

“Kami hanya bisa sebatas melaporkan ke Pemerintah Provinsi,” kata Subagiyo saat ditanya Solopos.com ihwal penggerebekan toko olahraga yang menjual sepatu merek Nike palsu di sejumlah pasar di Kota Bengawan, Jumat (21/7/2017).

Disdag mendeteksi beberapa pasar tradisional diduga menjual produk-produk palsu, salah satunya di Pasar Ngudi Rezeki Gilingan. Hal ini telah dilaporkan ke Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Tengah.

Pemkot sudah berulang kali memberikan pembinaan dan peringatan kepada pedagang agar menjual barang dagangan sesuai aturan. Termasuk aturan mengenai barang yang diperjualbelikan bukan barang palsu.

“Tapi sekali lagi, kami tidak punya kewenangan untuk menindak. Jadi apa yang kami temukan, kami laporkan saja,” katanya.

Ihwal dampak bagi masyarakat yang membeli barang KW, Subagiyo menilai selama ini banyak masyarakat yang mengabaikanya. Nyatanya, barang KW justru banyak diminati pembeli.

Namun demikian, Subagiyo tetap meminta kepada pedagang agar menjual barang dagangan sesuai aturan. Bagi pembeli, Subagiyo mengimbau agar membeli barang orisinal. Perdagangan produk palsu melanggar Pasal 90 UU No. 15/2001 tentang Merek yang menyebutkan barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak menggunakan merek sama dengan merek yang terdaftar milik pihak lain dan diperdagangkan bisa dijatuhi pidana penjara lima tahun dan atau denda Rp1 miliar.

“Kami ingatkan pedagang agar menjual barang dagangan sesuai aturan. Malah sing apik nek duwe merek dewe [Bagusnya ya punya merek sendiri],” katanya.

Subagiyo terus memantau peredaran barang dagangan pedagang di pasar-pasar tradisional di Kota Bengawan. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi penjualan produk palsu di pasaran. “Kalau pun masih ada temuan, saya akan laporkan untuk dilakukan penindakan,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jajaran Subdit Ekonomi Khusus (Eksus) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng menyita ratusan produk merek Nike berupa sepatu, kaus, tas, celana, dan bola di sejumlah toko di wilayah Solo, Kamis (20/7/2017).

 

Berita Terkait

Berita Terkini

10 Berita Terpopuler : Viral Pemuda Nikah dengan 2 Wanita Sekaligus – Jalur Bawah Flyover Palur Ditutup

Ulasan tentang pemuda nikah dengan dua wanita hingga jalur bawah Flyover Palur ditutup masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Soal Gagal Tangani Covid-19, Luhut Malah Sindir Petinggi Parpol

Luhut Binsar Pandjaitan balik menyindir petinggi partai politik ketika Indonesia disebut negara gagal akibat gagal menangani Covid-19.

Nekat ke Indonesia, Warga Arab Saudi Terancam Hukuman

Arab Saudi mencegah warganya bepergian ke negara dengan penularan virus corona pemicu Covid-19 tinggi seperti Indonesia.

SBY Minta Tuhan Bimbing Pemerintah Hadapi Covid-19

Covid-19 di masa pemerintahan Presiden Jokowi membuat Presiden Ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY berdoa kepada Tuhan.

Pelanggar Aturan Covid-19 di Arab Saudi Diancam Hukuman 3 Tahun

Arab Saudi mengancam warga dengan hukuman tidak bepergian selama tiga tahun jika berkunjung ke negara pemicu penularan Covid-19 tinggi.

Ini 4 Tersangka Penganiayaan Pesilat di Tulungagung Saat Latihan

Polisi menetapkan empat tersangka dua diantaranya anak-anak dalam kasus tewasnya seorang pesilat di Tulungagung.

Terancam Virus Corona Varian Delta, Sydney Perpanjang Lockdown

Lockdown atau penguncian Sydney diperpanjang setidaknya empat pekan karena Australia gagal menahan penularan virus corona pemicu Covid-19.

Dada Dipukul Berulang Kali, Pesilat di Tulungagung Meninggal

Korban seorang pesilat di Tulungagung, Jawa Timur diduga mengalami penganiayaan berupa pukulan berulang kali di bagian dada saat latihan.

3 Negara Asia Cetak Rekor Harian Covid-19

Tiga negara di Asia, Jepang, Thailand, dan Korea Selatan, mencatat rekor kasus Covid-19 harian dalam dua hari terakhir.

Waduh, Banyak Bagian yang Rusak, Pemkot Perbaiki Alun-alun Madiun

Alun-alun Kota Madiun pada sisi utara memang perlu perbaikan karena banyak bagian pedestrian dan paving serta pagar ikon kota itu yang rusak.

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo 2020 Rabu 28 Juli: Tambah Perunggu, Indonesia Posisi 39

Tambahan perunggu yang disumbangkan Rahmat Erwin Abdullah pada kelas 73kg putra cabor angkat besi membuat Indonesia kini sudah mengumpulkan 1 perak dan 2 perunggu.

China Bangun 110 Silo Rudal di Timur Xinjiang

China membangun lebih dari 110 silo atau bangunan di bawah tanah tempat menyimpan peluru kendali atau rudal.