Toko di Purwantoro Wonogiri Dibobol Maling, Pemilik Rugi Rp62 Juta
Ilustrasi Pencurian (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Toko Palapa Diesel di Jalan Raya Purwantoro-Ponorogo, Dusun Bangsri RT 001/RW 002, Desa Bangsri, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, dibobol maling, Rabu (25/3/2020) pukul 03.00 WIB.

Pemilik toko diesel yang dibobol maling tersebut, Miswadi, 66, yang tinggal di Dusun Pagersari RT 001/RW 010, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, mengalami kerugian hingga Rp62 juta.

Jenazah Ibu Presiden Jokowi Disalatkan di Masjid Baiturrahman

Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi dari saksi, pada Selasa (24/3/2020) pukul 16.00 WIB, karyawan dan pemilik toko meninggalkan toko. Sejak saat itu toko dalam kondisi kosong dan tidak ada penjaganya.

Diketahui Karyawan Saat Buka Toko

"Pada Rabu, pukul 07.00 WIB, saat dua karyawan hendak membuka toko, gembok pintu rolling dalam keadaan terbuka dengan bekas adanya perusakan," kata Kapolsek Purwantoro, AKP Aris Joko Narimo, kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

RSUD Bung Karno Semanggi Solo Disiapkan Jadi Pusat Perawatan Pasien Corona

Setelah dua karyawan tersebut masuk ke dalam toko dan mengecek barang-barang, beberapa barang di toko tempat mereka bekerja hilang. Barang yang hilang yakni empat genset, tiga engine Honda, 10 engine produk Tiongkok, tiga Chainsaw 070, dan empat Chainsaw New West.

Sadar toko tersebut di Purwantoro, Wonogiri, itu dibobol maling, karyawan melapor kepada pemilik toko. Pemilik toko lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purwantoro guna penanganan lebih lanjut.

Ribuan Pemudik ke Jateng, Ganjar Minta Protokol Kesehatan Diperketat

"Atas kejadian tersebut kerugian pemilik toko mencapai Rp62 juta," kata Aris.

Sebelumnya kawanan perampok bersenjata api (senpi) menyatroni gudang Usaha Dagang (UD) Bangkit di Jalan Wonogiri-Ngadirojo, Dusun Brubuh RT 003/RW 001, Desa Ngadirojo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Jumat (28/2/2020) pukul 12.00 WIB.

Naik Gunung Sejak Usia 9 Bulan, Bocah 13 Tahun Sudah Taklukan 31 Gunung

Gudang tersebut milik M. Sidiq, warga Pandeyan RT 002/RW 003, Desa Pandeyan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Saat kejadian, di gudang tersebut ada pegawai administrasi yang tengah bekerja.

Pegawai tersebut bernama Kunthi Suryo Asri, warga Bakalan Kulon RT 001/RW 002, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri. Kunthi diikat dan mulutnya dilakban serta diancam akan dibunuh.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho