Ilustrasi memasak. (Freepik)

Solopos.com, SINGAPURA – Seorang TKW Indonesia mendekam di penjara akibat ketahuan mencampur darah hingga urine ke dalam makanan yang dihidangkan kepada majikannya. TKW tersebut bekerja sebagai asisten rumah tangga untuk salah satu keluarga di Singapura.

Wanita bernama Diana tersebut mengaku sengaja mencampurkan beberapa cairan dari tubuhnya ketika memasak dan menghidangkan kepada majikannya. Dikutip dari Strait Times, Selasa (14/1/2020), Diana membubuhkan darah haid, ludah, hingga urine pada setiap makanan dan minuman yang dibuat.

Diana yakin cairan tubuh yang dicampur ke dalam makanan dan kemudian disantap itu membuatnya bebas dari amarah majikannya jika pekerjaannya tidak beres. Diana yang bekerja sejak 2017 di rumah tersebut mengaku mulai mencampurkan cairan tubuh ke makanan majikannya mulai 2019.

Selain mencampurkan cairan menjijikkan tersebut, wanita berusia 30 tahun itu juga mencuri dari rumah majikannya. Dia mengaku lima kali mencuri sepanjang 2017-2018 dengan total uang curian mencapai Rp131,9 juta. Pada akhir 2019 dia mencuri lagi dengan jumlah mencapai Rp42,6 juta.

Diana melakukan aksi pencurian setelah berhasil mengamati kombinasi angka brankas majikannya. Akibat kasus perusakan dan pencurian itu, Diana dijatuhi hukuman enam bulan dan tujuh pekan penjara oleh pemerintah Singapura.

Diana yang merasa sangat bersalah menyampaikan permohonan maaf kepada majikannya. Dia mengaku mencuri karena terdesak kondisi ekonomi.

“Saya ingin meminta maaf kepada keluarga majikan saya dari lubuk hati terdalam. Saya mencuri uang dari majikan saya, karena keluarga di Indonesia sedang membutuhkan uang. Saya merasa sangat bersalah,” terang Diana.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten