4 Tips Penting Sebelum Memilih Homeschooling untuk Anak
ilustrasi homeschooling (freepik)

Solopos.com, SOLO -- Sebelum memilih homeschooling yang cocok untuk anak, orang tua bisa membaca terlebih dahulu tips di bawah ini.

Tren homeschooling saat ini kembali marak mengingat siswa kini belajar di rumah imbas dari pandemi Covid-19.

Stres Ternyata Juga Bisa Bikin Perut Buncit, Kok Bisa?

Lalu, apa saja tips yang perlu diperhatikan sebelum memilih homeschooling untuk anak? Berikut empat yang harus diperhatikan seperti dilansir Okezone.com, Jumat (20/5/2016).

1. Peraturan Homeschooling

Sebelum memilih homeschooling yang tepat untuk anak, alangkah baiknya sebagai orang tua untuk mengetahui aturan yang ditetapkan pemerintah terkait homeschooling yang tertuang di Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudaayan (Permendikbud) Nomor 129/2014 tentang Sekolah Rumah.

Unduh Permendikbud 129/2014 di sini. 

Cara Mengatasi Anak Susah Makan, Nomor 8 Bisa Enggak?

2. Tujuan Homeschooling

Tips kedua sebelum memilih homeschooling untuk anak adalah mengetahui terlebih dahulu tujuan dari sekolah di rumah. Apa tujuan utama orang tua untuk pendidikan anak dan apakah nantinya akan berpengaruh terhadap prestasi anak.

3. Proses Belajar

Cari tahulah tentang proses belajar mengajar dengan prinsip homeschooling. Apakah sang anak bisa mengikutinya atau tidak.

Dampak Negatif Sering Membentak Anak, Nomor 3 Bahaya Banget

4. Cari Referensi

Bergabunglah dengan forum online untuk meyakinkan Anda untuk menerapkan homeschooling kepada anak.

Setelah Anda membaca tips memilih homeschooling untuk anak, orang tua juga perlu mengetahui apa saja kelebihan dari sistem belajar ini.

Kelebihan Homeschooling

Kunyit Diklaim Bisa Membunuh Virus Tertentu, Termasuk Corona?

Berikut lima kelebihan homeschooling untuk anak yang bersumber dari situs resmi Homeschoolingpena.sch.id

Pertama, anak mampu mengembangkan bakatnya. Metode pembelajaran homeschooling bisa membuat anak lebih bebas berkreativitas dan berkarya, karena lebih fokus tanpa gangguan siapa pun.

Cara Menghilangkan Komedo dengan Alami Tanpa Rasa Sakit

Bahkan, homeschooling bisa memfasilitasi kreativitas dan bakat anak, karenanya membuat anak lebih terarah. Selain itu, mereka juga lebih bebas mengekspresikan sesuatu yang terdapat dalam pikirannya.

Kedua, lebih mudah dipantau. Seperti kita ketahui, metode homeschooling lebih bersifat privat sehingga membuat perkembangan pada pendidikan anak menjadi lebih gampang dipantau.

Lebih Fleksibel hingga Terhindar dari Pergaulan Bebas

Kesurupan Bisa Menular Terutama pada Perempuan, Ini Cara Mencegahnya

Ketiga, waktu belajar fleksibel. Salah satu keunggulan terbesar dari metode homeschooling ialah waktu belajar lebih fleksibel.

Pengajar, anak dan orang tua bisa berdiskusi terlebih dulu mengenai waktu belajar yang tepat serta berapa lama aktivitas pembelajaran berlangsung dalam sehari.

Punya Layar Jumbo, 5 HP Ini Cocok untuk Menonton Film

Keempat, terhindar dari pergaulan bebas. Pengaruh pergaulan saat ini masih menjadi momok yang menakutkan untuk orang tua yang memiliki anak-anak di usia masih labil.

Karena itu, sistem homeschooling bisa meminimalkan pengaruh pergaulan bebas atau pergaulan buruk, seperti seks bebas, tawuran, obat-obatan terlarang, dan lain sebagainya.

Bikin Iri! Ini Momen Mesra Tante Ernie Pemersatu Bangsa Bareng Suami

Kelima, lebih mudah mencerna informasi. Hal ini dikarenakan sistem belajarnya bersifat privat, memungkinkan anak dapat mengajukan pertanyaan tanpa ragu kapan pun anak-anak mau.

Mereka juga dapat berdiskusi bersama pengajar karena anak-anak biasanya bisa belajar lebih fokus tanpa diganggu teman-temannya, berbeda dengan menempuh pendidikan formal.

Dianggap Berbahaya, Ternyata Kulit Ayam Juga Punya Manfaat Lho

Pengen Bisa Menyetir Mobil? Stop Belajar Sama Suami!

Tips Parenting Lainnya, Klik di Sini!



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom