TIPS KESEHATAN : Awas! 5 Kombinasi Makanan Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan

TIPS KESEHATAN : Awas! 5 Kombinasi Makanan Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan

SOLOPOS.COM - Ilustrasi roti dan selai (Boldsky.com)

Tips kesehatan tentang lima kombinasi makanan yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan.

Solopos.com, SOLO – Makanan merupakan sumber energi yang sangat penting bagi tubuh. Tapi, Anda tetap harus memperhatikan jumlah makanan yang masuk ke tubuh dalam sehari jika tak ingin mengalami masalah berat badan. Selain jumlah, Anda juga harus lebih jeli memilih kombinasi makanan.

Alih-alih menyehatkan, kombinasi makanan yang tidak tepat akan menimbulkan masalah bagi tubuh. Ada beberapa makanan yang sebenarnya lebih baik dimakan sendiri. Tapi, kebanyakan orang biasanya malah mengombinasikannya dengan makanan lain yang berakibat buruk bagi kesehatan.

Mau tahu makanan apa saja yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan? Simak info yang dihimpun Solopos.com dari Boldsky, Rabu (6/9/2017) di bawah ini:

Roti dan selai

Roti dan selai merupakan makanan yang umum dikonsumsi baik saat sarapan atau sebagai camilan. Meski menambah kelezatan, ternyata membubuhkan selai pada roti tidak baik bagi kesehatan. Roti tawar putih terbuat dari tepung olahan yang kaya akan zat gula. Jika Anda menambahkan selai, maka kandungan gula dalam makanan akan meningkat yang membuat tubuh terasa lemas setelah mengonsumsinya.

Jika ingin menambahkan selai, sebaiknya pilihlah roti tawar berwarna cokelat yang tak mengandung ragi dan terbuat dari gandum utuh. Roti jenis ini memiliki kadar gula lebih rendah daripada yang berwarna putih.

Soda dan piza

Beberapa kedai biasanya menawarkan menu piza lengkap dengan minuman bersoda. Memakan piza dan minum soda memang terasa enak. Tapi, kombinasi makanan ini juga tidak baik bagi kesehatan. Piza mengandung karbohidrat dan protein yang sulit dicerna lambung.

Sementara soda mengandung zat yang memperlambat proses pencernaan. Alhasil, mengonsumsi makanan ini secara bersamaan justru akan membuat perut terasa sesak dan kembung. Selain itu, kadar gula darah akan meningkat hingga membuat tubuh terasa lemas.

Pasta dan keju

Keju dan tomat memang sering dijadikan bahan campuran pada olahan pasta. Rasa gurih dari keju serta tomat yang masam sangat cocok dipadukan dengan pasta. Tapi, ternyata keju dan tomat akan memperlambat proses pencernaan pasta dalam lambung. Sebaiknya, tambahkan sayuran hijau seperti bayam atau brokoli ke dalam olahan pasta agar lebih sehat dan bermanfaat bagi tubuh.

Susu dan cokelat

Susu cokelat merupakan minuman lezat yang digemari banyak orang. Tapi, mencampurkan bubuk cokelat ke dalam susu murni ternyata tidak baik bagi tubuh. Campuran

kakao dengan susu yang tinggi kalsium akan mengganggu kerja ginjal.

Percampuran kedua bahan itu membentuk kristal oksalat yang menyebabkan batu ginjal. Jika Anda penggemar cokelat, sebaiknya hindari mencampurnya dengan susu murni. Jika ingin menambahkan susu, pilihlah yang tidak mengandung lemak alias susu skim.

Jus jeruk dan sereal

Mengisi perut dengan semangkuk sereal ditambah segelas jus jeruk saat sarapan memang terasa nikmat. Makanan yang mudah disajikan ini pun menjadi andalan beberapa orang. Tapi, kedua bahan ini   bukan pasangan yang cocok untuk dikonsumsi. Kandungan vitamin C pada jus jeruk akan mengganggu proses pencernaan karbohidrat yang ada pada sereal. Alih-alih sehat, Anda justru bisa mengalami sembelit karena mengonsumsi makanan ini.

Berita Terkait

Berita Terkini

Melihat Dari Dekat Calon Kawasan Industri Terbesar di Jateng

Calon kawasan industri terbesar di Jateng yang berada d Batang ini juga punya area leisure dan edukasi yang bakal berada di kluster 3.

Biskuit Kokola Sajian Tepat Saat Berlebaran di Masa Pandemi

Biskuit Kokola Halal pas untuk keluarga saat momen Lebaran dan juga baik untuk imun.

Mobil Listrik KIA EV6 Langsung Jadi Rebutan di Inggris

Mobil listrik KIA yakni EV6 resmi mendarat di Inggris dan mobil listrik terbaru produsen otomotif Korea Selatan ini langsung diserbu konsumen.

Ngeri! 2 Ular Kobra Ditemukan di Rumah Warga Klaten, Sembunyi di Genting

Dua ular kobra ditemukan di rumah warga di Desa Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Klaten. Pemilik rumah sampai menjebol tembok untuk menangkap ular tersebut.

Bebas PPnBM, Penjualan Mobil di Malang Raya Naik 90 persen

Pemberlakuan bebas PPnBM pada mobil tertentu berdampak pada peningkatan penjualan mobil di Malang Raya mencapai 90 persen.

PT Delta Merlin Sragen Hanya Mampu Bayar THR 70% Gaji Dicicil, Mediasi Deadlock

Mediasi antara PT Delta Merlin Sandang Tekstil Sragen dengan karyawan terkait pembayaran THR Lebaran berakhir deadlock.

Warga Sragen Gagal Selundupkan 78 Anjing ke Solo

Aksi dua warga Sragen yang hendak melakukan penyelundupan anjing ke Kota Solo, digagalkan aparat Polres Kulon Progo.

Curi Start, 1.300 Pemudik Tiba Di Sukoharjo Sebelum Larangan Mudik

Pemudik Sukoharjo yang tiba lebih awal alias curi start sebelum larangan mudik berlaku wajib karantina mandiri selama 5 hingga 14 hari

Duh! Ditemukan Makanan Mengandung Formalin dan Boraks di Klaten

Tim gabungan meminta warga lebih jeli ketika membeli makanan atau kebutuhan pokok. Pasalnya, dari hasil pengujian sampel makanan di beberapa lokasi, ada makanan yang mengandung zat kimia berbahaya seperti formalin dan boraks.

Pemkot Salatiga Tak Izinkan Salat Idulfitri di Lapangan

Pemkot Salatiga melarang Salat Idulfitri di lapangan untuk menghindari kerumunan yang berpotensi memunculkan klaster baru penularan Covid-19.

Ikhtiar Sobat Ambyar dan Keluarga Lestarikan Karya Didi Kempot

Regenerasi Didi Kempot diteruskan sang anak laki-laki, Saka Praja Adil Prasetya, yang telah beberapa kali merilis lagu baru maupun kaver lagu sang ayah.

5 Kuliner Khas Solo Cocok untuk Bingkisan Lebaran dan Oleh-Oleh

Inilah lima jenis kuliner khas Solo yang cocok dijadikan bingkisan lebaran untuk kerabat maupun oleh-oleh.