Ilustrasi pengereman (Solopos/Arif Fajar Setiadi)

Solopos.com, SOLO - Nasib nahas dialami seorang remaja yang baru saja mengikuti aksi tanam pohon di Bukit Mitis, Kelurahan Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar, beberapa waktu lalu. Gegara rem sepeda motor matik yang dikendarinya blong, perempuan berusia 15 tahun tersebut meninggal dunia.

Kejadian ini pun mengundang kekhawatiran pemilik sepeda motor matik, apalagi ketika harus melintasi jalan menurun. Apa yang sebenarnya terjadi ketika sepeda motor matik melaju di jalan menurun tiba-tiba rem blong. Berikut ini penjelasan Trainer dan Chief Mekanik Sejahtera Motor Gemilang, Diler Suzuki, Jajar, Solo, Sunarno, ketika berbincang dengan Solopos.com.

Selingkuh, Pria Pasuruan Dibacok Istri Saat Tidur

Ketika jalan menurun, pengendara sepeda motor matik ada kecenderungan menekan kedua rem secara bersamaan atau mengerem terus menerus. Pengendara berharap laju kendaraan akan melambat.

Namun, langkah ini justru menyebabkan disc brake (rem depan) dan tromol (rem belakang) menjadi panas karena terjadi gesekan kampas dan disc brake serta tromol. Hal ini menyebabkan kekentalan minyak/oli rem menjadi berkurang. “Akibatnya daya pengereman berkurang bahkan tidak berfungsi sama sekali, sehingga rem blong kendati kondisi rem baik.”

Hal lain yang harus diperhatikan selain menekan kedua rem secara terus menerus yang menyebabkan rem blong, adalah jangan menggunakan rem depan. Karena ketika rem depan digunakan untuk pengereman saat jalan menurun, ini bisa menyebabkan ban belakang terangkat. Tidak hanya itu jika jalan berpasir, kendaraan bisa slip dan pengendara celaka.

Sukses Bantu Turunkan 110 Kg Bobot Arya Permana, Ade Rai Disanjung

Lantas bagaimana sebaiknya ketika mengendarai sepeda motor matik melaju di jalan menurun. Agar perjalanan tetap aman dan tidak khawatir terjadi rem blong saat jalan menurun. Sunarno pun memberikan sejumlah tips:

Gunakan Rem Depan dan Belakang Bergantian
Agar tidak terjadi rem blong saat melaju di jalan menurun, sebaiknya gunakan rem secara bergantian. Pengendara harus peka, apakah daya pengereman mulai dirasakan berkurang atau tidak. Apabila dirasa mulai berkurang, sebaiknya segera berhenti.

Tujuannya agar panas yang ditimbulkan akibat gesekan kampas dengan disc brake dan tromol berkurang. Istirahat selama 5 menit hingga 10 menit akan membantu daya pengereman kembali normal.

Lakukan Perawatan dan Cek Kondisi Rem
Pemilik motor matik sebaiknya rutin melakukan perawatan rem, baik itu pergantian kamas hingga oli rem. Tujuannya agar daya pengereman tetap normal dan bekerja dengan baik. Cek kondisi rem ketika Anda merasakan rem, baik rem depan maupun rem belakang mulai berkurang daya pengeremannya. Motor tak langsung berhenti ketika dilakukan pengereman, sebaiknya segera ke bengkel untuk pengecekan dan perawatan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten