Ilustrasi jas hujan. (Pinterest)

Solopos.com, SOLO – Jas hujan menjadi barang yang wajib dibawa pengendara sepeda motor di musim hujan. Jangan asal pilih, Anda harus memperhatikan jenis jas hujan agar nyaman saat dipakai berkendara saat hujan deras.

Sseperti diketahui, ada dua jenis jas hujan yang dijual di pasaran, yakni model ponco atau kelelawar dan potongan, celana dan atasan. Namun, keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lantas, tahukah Anda model jas hujan mana yang sebaiknya dipakai? Simak ulasan spesial Solopos.com yang dihimpun dari berbagai sumber, Sabtu (28/12/2019) berikut:

Jas hujan ponco

Jas hujan model ponco atau kelelawar ini sebenarnya lebih praktis dan tidak memakan banyak tempat saat disimpan dibagasi. Pemakaian jas hujan ini juga sangat simpel, bahkan bisa dipakai dua orang berboncengan.

Tapi, modelnya yang bersauap membuat jas hujan ini tidak begitu aman dipakai. Jas hujan ini tidak benar-benar mampu melindungi tubuh dari air hujan. Bagian sampingnya yang terbuka menjadi celah masuknya air. Bahkan, modelnya yang melebar ini seringkali menutupi bagian lampu belakang motor.

Selain itu, jas hujan ponco yang lebar juga dikhawatirkan membuat pengendara celaka. Sebab, jas hujan ini bisa saja terselip ke velg yang membuat pengendara tertarik hingga menyebabkan kematian.

Jas hujan potongan

Jas hujan model ini dianggap lebih mampu melindungi tubuh dari hujan. Jas hujan ini modelnya memang dibuat seperti baju dan celana agar lebih nyaman dipakai. Namun, jas hujan ini tidak bisa dilipat ringkas untuk disimpan di dalam bagasi sepeda motor yang kecil.

Semakin asal-asalan melipat, maka semakin besar pularuang penyimpanan yang dibutuhkan. Jas hujan ini juga tidak bisa langsung dipakai begitu saja. Butuh kesabaran untuk mengenakannya melindungi tubuh dari derasnya hujan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten