Tutup Iklan

TIPS HIDUP SEHAT : Awas, Makanan Ini Rusak Sistem Imun Anda!

TIPS HIDUP SEHAT : Awas, Makanan Ini Rusak Sistem Imun Anda!

SOLOPOS.COM - Kacang tanah (Northjersey.com)

Solopos.com, SOLO – Sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat menjadi sebuah masalah besar bagi kesehatan. Sistem imun yang yang buruk dapat mengakibatkan Anda mudah terkena virus yang dapat membuat Anda terserang flu maupun penyakit lainnya yang disebabkan karena virus.

Salah satu alasan lemahnya sistem kekebalan tubuh ternyata berasal dari makanan yang kita konsumsi. Berikut ini beberapa makanan yang dapat merusak sistem imun di tubuh Anda sebagaimana dilansir Boldsky, Rabu (1/10/2014):

Minuman Bersoda
Minuman bersoda yang tinggi akan kandungan gula yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh. Jauhilah minuman bersoda untuk membangun sistem imun di tubuh Anda. Minuman berbasis soda dingin bahkan akan merusak saluran usus dan menyebabkan kuman dengan mudah masuk ke tubuh Anda.

Kafein dan Alkohol
Anda mungkin berpendapat bahwa minuman yang mengandung kafein dan alkohol dibutuhkan membuat Anda tetap terjaga selama berjam-jam. Tapi Anda harus sadar apa yang terjadi ketika Anda mengkonsumsinya dalam jumlah tinggi. Tidak hanya mengganggu sistem di tubuh Anda, minuman ini juga berakibat menghancurkan sistem kekebalan tubuh.

Makanan Tinggi Asam
Hindari makanan yang mengandung kadar asam tinggi. Asam yang tinggi dalam makanan dapat menyebabkan kerusakan di sepanjang lapisan saluran pencernaan, sehingga menghancurkan sistem kekebalan tubuh Anda. Ingat, hal ini akan terjadi jika Anda mengkonsumsi dalam jumlah tinggi. Apa pun jika dikonsumsi secukupnya, termasuk satu buah tidak akan menyebabkan kerugian apapun.

Kacang
Konsumsilah kacang dalam jumlah sedang. Jika Anda mengonsumsi semangkuk kacang atau makan berlebihan, hal itu merusak sistem kekebalan tubuh Anda. konsumsilah kacang yang telah memiliki tingkat higienis yang tinggi untuk mencegah kuman masuk ke tubuh Anda.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Habis Lebaran, Siaga Covid-19 Klaster Keluarga

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penularan Covid-19 klaster keluarga setelah Lebaran.

Jangan Mendadak "Bagong"

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis, 6 Mei 2021. Esai ini karya Agung S.S. Raharjo, Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Badan Ketahanan Pangan Kementeria Pertanian.

Sandara Park Resmi Hengkang dari YG Entertainment

Pada Mei 2009, Sandara Park, dengan nama panggung Dara, memulai debutnya bersama 2NE1.

Sempat Dilanda Kebakaran, Kelenteng Sam Poo Kong Tetap Buka

Wisata Sam Poo Kong tetap buka. Bagi wisatawan yang mau berkunjung tetap mematuhi protokol kesehatan.

4 Jam Galang Dana Untuk Palestina, Sukarelawan Muhammadiyah Sragen Himpun Rp51,7 Juta

Sukarelawan Muhammadiyah Sragen berhasil mengumpulkan dana bantuan kemanusiaan lebih dari Rp51 juta yang akan dikirim ke Palestina.

Roro Mendut, Kisah Romansa Legendaris dari Pesisir Utara Jawa

Kota pesisir pantura, Pati, memang memiliki beragam kisah legenda dan mitologi, salah satunya adalah Roro Mendut.

Tak Boleh di Rumah, Warga Solo Positif Covid-19 Wajib Karantina di Asrama Haji Donohudan

Mulai Senin (17/5/2021) warga Solo yang positif Covid-19 dilarang karantina mandiri di rumah, tetapi wajib ke Asrama Haji Donohudan.

129 ASN Sragen Absen Kerja di Hari Pertama Masuk Setelah Lebaran 2021

Sebanyak 129 ASN di lingkungan Pemkab Sragen absen pada hari pertama masuk kerja setelah Lebaran 2021 karena izin dan cuti.

650 Personel TNI AU Disuntik Vaksin Astrazeneca Di RSAU Solo, Ada Efeknya?

RSAU Solo di Colomadu, Karanganyar, sudah menyuntikkan 1.300 dosis vaksin Covid-19 dari Astrazeneca kepada 650 personel TNI AU.

KUA Pondok Gede Tanggapi Isu Rencana Pernikahan Ayus dan Nissa Sabyan

Sebagaimana diketahui KUA Pondok Gede merupakan daerah domisili Nissa Sabyan.

Dies Natalis ke-21, FISKOM UKSW Bantu Mahasiswa NTT

Pandemi Covid-19 yang terjadi telah mendorong FISKOM UKSW Salatiga melakukan berbagai adaptasi.

Insiden Perahu Terbalik Kedungombo, Pemkab Boyolali: Posisi Kami Serba Repot

Pemkab Boyolali mengatakan dalam posisi serba repot terkait insiden perahu terbalik di Waduk Kedungombo yang menewaskan sembilan orang.