Tingkatkan Elektrifikasi di Grobogan, PLN Beri Sambungan Gratis ke Warga Miskin
Petugas PLN UID Jateng-DIY saat memasang sambungan listrik di rumah warga kurang mampu di Grobogan, Kamis (28/11/2019). (Semarangpos.com-Humas PLN UID Jateng-DIY)

Solopos.com, SEMARANG — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayahnya. Salah satu upaya itu diwujudkan dengan memberikan sambungan listrik gratis kepada warga kurang mampu melalui program One Man One Hope.

Sasaran program itu kali merupakan warga kurang mampu di 22 kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jateng. Mereka mendapatkan sambungan listrik gratis dari PLN UID Jateng dan DIY, Kamis (28/11/2019).

“Gerakan ini [One Man One Hope] merupakan kegiatan sosial berupa donasi sukarela dari pegawai PLN untuk membantu pemasangan baru listrik bagi rumah tangga kurang mampu. 1 pegawai punya kewajiban membantu minimal 1 warga kurang mampu,” ujar Senior Manajer Niaga PLN UID Jateng-DIY, Eko Suharno, dalam keterangan resmi, Jumat (29/11/2019).

Eko menambahkan saat ini angka rasio elektrifikasi untuk Kabupaten Grobogan terus mengalami peningkatan. Rasio elektrifikasi Grobogan pada Agustus lalu berada di angka 95,42% dan naik menjadi 95,88% pada bulan Oktober.

Eko berharap program One Man One Hope bisa memberikan manfaat besar kepada masyarakat kurang mampu dan meningkatkan taraf hidup mereka.

Sementara itu, salah satu warga Desa Grayar, Simin, mengaku senang mendapat sambungan listrik gratis. Selama 42 tahun, Simin mengaku menantikan sambungan listrik di rumahnya dan baru terealisasi sekarang.

Kabag Humas Kabupaten Grobogan, Teguh Hardjokusumo, menyebutkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) persentase penduduk miskin di wilayahnya pada 2019 mencapai 12,7%. Pihaknya pun terus berupaya menekan angka tersebut dengan bantuan dari berbagai pihak, seperti dunia usaha dan stakeholder lain.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Grobogan, saya menyampaikan terima kasih kepada PLN. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat digunakan sebaik-baiknya. Kami menilai bantuan ini tepat sasaran. Warga yang dibantu memang pantas mendapatkannya,” kata Teguh.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom