Tutup Iklan

Tinggal 2 Bulan, Bupati Sukoharjo Optimsitis MPP Rampung Sesuai Target

Meski tinggal tersisa dua bulan waktu pengerjaan dengan progres baru 38%, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, optimistis pembangunan Mal Pelayanan Publik bisa rampung tepat waktu.

 Dua pekerja berjalan kaki di sekitar proyek pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Sukoharjo, Senin (18/10/2021). (Solopos.com/Bony Eko Wicaksono)

SOLOPOS.COM - Dua pekerja berjalan kaki di sekitar proyek pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Sukoharjo, Senin (18/10/2021). (Solopos.com/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO – Meski capaian masih 38%, Pemkab Sukoharjo optimistis proyek pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Sukoharjo bakal rampung tepat waktu, yakni 27 Desember 2021.

Komitmen pengerjaan proyek pembangunan MPP Sukoharjo direalisasikan dengan prosesi penutupan atap atau topping off, Senin (18/10/2021). Acara itu dihadiri oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani; Wabup Agus Santosa, Sekda Widodo, serta sejumlah pejabat di Pemkab Sukoharjo.

“Alhamdulillah, capaian pengerjaan proyek pembangunan MPP Sukoharjo berjalan lancar. Sekarang, capaian pengerjaan proyek sudah mencapai 38 persen. Saya optimis pembangunan MPP Sukoharjo rampung pada 27 Desember,” kata Bupati Etik Suryani, Senin.

Baca Juga: Tak Hanya Arca, Tim Arkeolog Juga Temukan Pagar Candi di Weru Sukoharjo

Bupati tak memungkiri waktu pengerjaan proyek pembangunan MPP Sukoharjo cukup mepet. Proyek pembangunan MPP Sukoharjo dikerjakan selama 153 hari mulai 28 Juli-27 Desember. Artinya, waktu pengerjaan proyek hanya tersisa sekitar dua bulan efektif. Padahal, tak lama lagi memasuki musim penghujan yang berpotensi menjadi kendala.

Instansi terkait dan pelaksana proyek harus menggenjot pengerjaan proyek agar bisa rampung tepat waktu. “Evaluasi capaian pengerjaan proyek harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui kekurangan sehingga bisa segera diperbaiki. Apalagi sebentar lagi memasuki musim penghujan,” ujar dia.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sukoharjo, Abdul Haris Widodo, selaku pengguna anggaran mengatakan evaluasi progres pengerjaan pembangunan konstruksi fisik dilakukan setiap pekan. Haris, sapaan akrabnya, selalu berkoordinasi dengan PT Pulung Manunggal Abadi selaku pelaksana proyek.

Baca Juga: 167 Desa Sukoharjo Berstatus Kampung KB, Pemdes Diminta Bantu Pendanaan

Tak hanya itu, Haris sering berkonsultasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo untuk menghindari kesalahan administrasi pembangunan proyek MPP Sukoharjo. “Lebih baik berkonsultasi untuk mencegah kesalahan administrasi,” papar dia.

MPP Sukoharjo diperkirakan beroperasi pada akhir 2022 atau awal 2023. Sistem MPP berkonsep integrasi pelayanan dari pemerintah pusat, provinsi, daerah serta lintas instansi. Beragam jenis perizinan bisa dilayani di MPP Sukoharjo tanpa harus mengurus rekomendari dari organisasi perangkat daerah (OPD) atau instansi terkait. Misalnya, Surat Izin Mengemudi (SIM), paspor hingga pajak.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

Kirim 9 Personel, IOF Jateng Dirikan Dapur Umum di Lereng Semeru

Kesembilan anggota IOF Jateng itu selama ini kerap berjibaku sebagai sukarelawan SAR di Soloraya dan Jawa Tengah.

Relawan SAR Soloraya: Pengungsi Butuh Pakaian dan Perlengkapan Bayi

Di kelurahan Sumber Wulung ada satu dusun yang masih tertimbun abu Semeru dan belum bisa dilakukan evakuasi akibat tebalnya material letusan.

Satu Dusun Tertimbun Abu Semeru, 22 Orang Dalam Pencarian

Dari data yang diperoleh Solopos.com, Minggu malam, ada 22 orang yang belum diketahui nasib mereka.

Kumandang Azan Satu Jam Sebelum Jembatan Putus Akibat Erupsi Semeru

Tampak di lokasi itu diguyur hujan deras dan kabut, sang sopir yang takut sambil mengendarai kendaraannya itu langsung dirinya mengumandangkan suara azan.

Ternyata, Siskaeee Rekam Aksi Tak Senonoh di Sejumlah Tempat di DIY

Siskaeee mengaku melakukan aksi tak senonoh di sejumlah tempat di D.I. Yogyakarta. 

Pamer Aurat di Mana-Mana, Siskaeee Menderita Gangguan Mental?

Eksibisionisme masuk dalam kategori Diagnositic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), salah satu gangguan mental, dan ini cukup membuat seseorang harus mendapatkan pertolongan.

Almarhumah NWR Pernah Laporkan Kasus Asusila ke Kampus

Agus Suman menyatakan Universitas Brawijaya (UB) mengapresiasi dan mendukung langkah Polri dalam menangani kasus bunuh diri NWR.

Ini 20 Ramalan Jayabaya Terjadi di Tahun 2022

Dalam ramalan Jayabaya disebutkan bahwa di tahun 2022 atau zaman kalasurata ini, akan terjadi kiamat kubra.

Ini Dia Mitos tentang Gunung Semeru yang Perlu Anda Tahu

Karena itulah tidak heran ada yang menghubungkan letusan Gunung Semeru ini dengan ramalan Jayabaya, yang menubuatkan bahwa Pulau Jawa akan terbelah.

Bertambah Lagi, Korsel Laporkan Virus Corona Omicron Jadi 12 Kasus

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) melaporkan tiga tambahan kasus virus corona Omicron sehingga menjadikan total kasus varian baru tersebut menjadi 12.

Media Asing Sebut Indonesia Batal Beli Jet Tempur Sukhoi Rusia

Media asing sektor militer pertahanan dan militer melaporkan bahwa Indonesia telah membatalkan pembelian jet tempur Rusia Sukhoi Su-35.

Duka Partai Golkar, Airlangga: Segera Bantu Warga Sekitar Semeru!

Airlangga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana DPP Partai Golkar segera membantu masyarakat yang terdampak dengan memenuhi kebutuhan dasar berupa sembako dan membagikan masker bagi para pengungsi.

+ PLUS Kedisiplinan Masyarakat Kunci Mencegah Ancaman Gelombang Ketiga

Komitmen pemerintah mengantisipasi ancaman lonjakan penularan Covid-19 memunculkan optimisme Indonesia bakal lolos dari potensi lonjakan gelombang ketiga penularan Covid-19.

Varian Omicron Menyebar ke 40 Negara, WHO: Jangan Panik, Tetap Waspada

Warga dunia diimbau tidak panik terkait varian baru Omicron Covid-19 yang telah menyebar ke 40 negara, tetapi harus tetap waspada.

Timbunan Abu Semeru di Kampung Renteng Nyaris Seatap Rumah

Early warning system berjalan dan jalur evakuasi namun awan panas guguran datang sangat cepat dan evakuasi di waktu yang sama sangat padat.